Manfaat Magnesium Sitrat Bagi Tubuh Diabetes

195 views

Magnesium merupakan mineral penting yang dibutuhkan tubuh penderita diabetes. Hypomagnesaemia atau kekurangan magnesium sering terlihat pada pasien diabetes sehingga mereka butuh tambahan suplementasi magnesium untuk melengkapi kebutuhan tubuh mereka.

Ada berbagai jenis suplemen magnesium. Namun, tubuh penderita diabetes lebih membutuhkan apa yang disebut magnesium sitrat, dan mineral ini dianggap obat alami terbaik untuk diabetes.

Mengapa tubuh diabetes butuh Magnesium?

Magnesium membantu pengangkutan glukosa melewati membran sel, sehingga membantu mengurangi resistensi insulin. Ini juga merupakan bagian integral dari sekresi insulin dan mendukung proses pengikatan.

Seperti diketahui, penderita diabetes melitus membuang lebih banyak magnesium dari tubuh mereka melalui urin, dibandingkan dengan individu yang sehat. Ini karena kadar gula darah tinggi membuat mereka buang air kecil lebih sering, apa yang disebut poliuria.

Bagaimana Memilih Suplemen Magnesium untuk Saya?

Mineral magnesium memiliki sifat yang berbeda berdasarkan pada dua hal, yaitu, zat penstabil ion magnesium, dan ukuran ion itu sendiri. Efek dari setiap jenis senyawa magnesium tergantung pada seberapa cepat diserap oleh tubuh dan tingkat efek sampingnya.

Partikel berukuran kecil, piko-ionik mudah diserap pada tingkat sel. Beberapa jenis magnesium yang tersedia sebagai suplemen adalah:

  • Magnesium hidroksida, bersifat tidak mudah diserap, tetapi cukup efektif sebagai pencahar.
  • Magnesium sulfat, Sulit untuk diserap tubuh karena bertindak sebagai pencahar kuat, namun bisa diserap dengan baik oleh kulit. Ini umumnya dikenal sebagai garam Epsom.
  • Magnesium malat, Efektif mengobati gejala fibromyalgia yang sering diderita oleh diabet.
  • Magnesium sitrat, Ini bisa diserap dengan cepat oleh sel tubuh dan kadang-kadang juga digunakan sebagai pencahar.

Mengapa Magnesium Sitrat Sangat Penting?

Magnesium sitrat adalah kombinasi magnesium dan asam sitrat, bersifat over-the-counter (perlindungan) dan bisa diserap lebih baik oleh sel-sel diabetesi daripada sebagian besar senyawa magnesium lainnya. Mineral ini memiliki efek pencahar ringan, tetapi dianggap aman atau sedikit efek samping yang diketahui.

Berapa Dosis Magnesium Untuk Diabetes?

Jawaban terbaik adalah dari dokter Anda karena mereka tahu kebutuhan magnesium berdasar kondisi tubuh Anda. Pedoman dari Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari National Institutes of Health, bahwa dosis magnesium bagi diabetes adalah.

  • Pria di atas usia 18 tahun mengonsumsi 400 mg magnesium sitrat per hari, dan wanita di atas 18 tahun dapat mengonsumsi 310 mg per hari.
  • Untuk diabetes ibu hamil , AKG adalah 350 mg per hari.
  • Untuk wanita menyusui, mengurangi dosis hingga 310 mg per hari akan menjadi pilihan yang lebih aman.

Dosis bisa meningkat atau menurun berdasarkan usia Anda dan sejauh mana Anda mengalami defisiensi magnesium.

Efek samping

Terlalu banyak magnesium dapat menjadi racun dan dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai hypermagnesemia. Gejala penyakit ini adalah tekanan darah rendah, mual, muntah, kemerahan pada wajah, retensi urin, depresi dan kelesuan.

Magnesium bisa menjadi kontraindikasi pada individu dengan masalah ginjal karena ginjal mengeluarkan kelebihan magnesium dari tubuh Anda. Mineral ini juga berinteraksi dengan sejumlah obat seperti bifosfonat, antibiotik, diuretik dan inhibitor pompa proton.


Sumber referensi:

http://www.umm.edu/health/medical/altmed/supplement/magnesium
https://ods.od.nih.gov/FactSheets/magnesium/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/22695027
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4549665/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4219896/
https://3ojyyf2632223ekuqd259a7e-wpengine.netdna-ssl.com/wp-content/uploads/2017/08/mg-for-diabetes-.jpg

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Pengobatan Alternatif #Pengobatan Diabetes