Amazing! 14 Tanaman Paling Ampuh Untuk Menurunkan Gula Darah

345 views

Apa saja tanaman paling ampuh untuk diabetes? Bagaimana cara tanaman-tanaman ini bisa menurunkan kadar gula darah diabetesi? Saat obat medis semakin mahal, pengobatan alternatif seperti tanaman herbal menjadi pengganti. Tanaman-tanaman di bawah ini telah diselidiki para ahli, dan terbukti mampu menurunkan gula darah bagi penderita diabetes.

Kontrol kadar gula darah normal diperlukan untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kadar gula darah tidak terkontrol mempengaruhi kemampuan tubuh untuk berfungsi secara normal dan bahkan menyebabkan komplikasi jika dibiarkan.

Namun, tugas penting bagi Anda adalah melakukan perubahan gaya hidup dan perbaikan pola makan, karena inilah pengobatan diabetes yang sebenarnya. Tanaman obat hanya membantu menstabilkan dan menurunkan kadar gula darah Anda.

Inilah, 14 daftar tanaman paling ampuh untuk diabetes, Anda dapat memeriksa sumber artikel dan semua referensi yang tersedia di bagian akhir artikel.

1. Daun Gurmar (Gymnema Sylvestre)

Ekstrak daun Gurmar dapat membantu memperbaiki dan meregenerasi sel beta pankreas, tempat produsen insulin. Daun Gurmar bisa menurunkan gula darah dengan cara meningkatkan pemanfaatan glukosa dalam sel sehingga menurunkan kebutuhan insulin.

Daun Gurmar, Tanaman Paling Ampuh Untuk Diabetes

Daun Gurmar

Daun Gurmar juga mencegah hati melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah, menurunkan kolesterol dan trigliserida. Banyak orang menganggap bahwa Daun Gurmar adalah salah satu tanaman paling ampuh untuk diabetes, baik tipe 1 dan 2. Tanaman ini juga membantu meremajakan sel beta di pankreas sehingga bisa memperbaiki kerusakan pankreas.

Gymnema Sylvestre adalah tanaman asli di India Selatan yang digunakan dalam pengobatan tradisional India sejak abad ke-6 SM, daun tanaman ini mengandung ‘asam gymnemic’ yang memiliki kemampuan luar biasa untuk memperlambat glukosa dari usus ke aliran darah. Beberapa ilmuwan bahkan percaya bahwa ekstrak Gurmar dapat meregenerasi sel beta pankreas.

Jurnal penelitian daun gurmar

Ada uji klinis yang dilakukan di Departemen Biokimia, Institut Pascasarjana Ilmu Kedokteran Dasar Madras, India; telah mempelajari 22 pasien dengan diabetes tipe 2.

Hasil penelitian melaporkan bahwa suplementasi tubuh dengan 400 mg ekstrak daun gurmar setiap hari bisa menurunkan kadar glukosa darah, kadar hemoglobin A1c dan glikosilasi plasma.

Dampak akhir, para peserta mampu mengurangi dosis obat diabetes mereka. Lima orang benar-benar tidak minum obat karena kadar gula darah yang stabil dengan suplementasi Gymnema Sylvestre saja.

2. Kayu manis

Menurut sebuah penelitian, kayu manis memiliki efek positif pada kontrol glikemik dan profil lipid pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Hal ini karena kayu manis mengandung 18% polifenol dalam berat kering.

Baca: cara mengobati diabetes dengan kayu manis

Jurnal penelitian kayu manis

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal Of The American Board of Family Medicine, “kayu manis menurunkan HbA1C sebesar 0,83% dibandingkan dengan obat standar saja yang hanya menurunkan HbA1C 0,37%. Mengambil kayu manis bisa berguna untuk menurunkan serum HbA1C pada penderita diabetes tipe 2 dengan HbA1C> 7.0 ”

3. Cengkeh

Cengkeh menawarkan manfaat anti-inflamasi, analgesik dan pencernaan bagi penderita diabetes. Cengkeh melindungi jantung, hati dan lensa mata tikus diabetes, menurut penelitian.

Cengkeh ini mengandung 30% fenol antioksidan dalam berat kering, bersama antioksidan anthocyanin dan quercetin. Akibatnya, cengkeh memiliki sifat antiseptik dan kuman.

Ini juga menawarkan manfaat kesehatan anti-inflamasi, analgesik dan pencernaan bagi penderita diabetes.

Studi lain dilakukan dengan 36 penderita diabetes, dibagi menjadi empat kelompok 0, 1, 2 atau 3 g cengkeh / hari selama 30 hari diikuti dengan periode pencucian 10 hari memiliki hasil sebagai berikut.

  • Glukosa serum menurun dari 225 ± 67 menjadi 150 ± 46 mg / dL
  • Trigliserida menurun dari 235 ± 63 mg / dL menjadi 203 ± 86 mg / dL
  • Serum kolesterol total menurun dari 273 ± 78 mg / dL menjadi 239 ± 47 mg / dL
  • LDL menurun dari 175 ± 73 mg / dL menjadi 145 ± 44 mg / dL

4. Tanaman Rosemary (Rosmarinus officinalis)

Rosemary juga membantu menormalkan kadar gula darah secara alami. Ini mempromosikan penurunan berat badan juga, yang merupakan anugerah ganda bagi banyak penderita diabetes yang berjuang dengan masalah berat badan.

Daun Rosemari, Tanaman Paling Ampuh Untuk Diabetes

Daun Rosemari

Jurnal penelitian tanaman rosemary

Sebuah penelitian yang dilakukan di Yordania untuk mempelajari efek rosemary pada profil lipid pada tikus diabetes membuktikan bahwa rosemary tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kadar glukosa serum dan profil lipid tikus normal.

Tapi ketika ekstrak rosemary diberikan kepada tikus diabetes selama 4 minggu, kadar gula darah mereka berkurang sebesar 20%, kadar kolesterol sebesar 22%, kadar trigliserida sebesar 24%, dan LDL sebesar 27% sementara HDL meningkat masing-masing sebesar 18%. Studi ini dipublikasikan di African Journal of Plant Science Vol. 6 tahun 2012.

5. Tanaman Oregano (Origanum vulgare)

Oregano sangat populer bagi koki di Italia, Spanyol dan Mediterania, oregano dianggap sebagai salah satu herbal terbaik untuk menurunkan kadar gula darah.

daun oregano, Tanaman Paling Ampuh Untuk Diabetes

daun oregano

Jurnal penelitian Oregano

Sebuah studi di Meksiko tentang “Inhibition of Advanced Glycation End-Product Formation by Origanum majorana L. In Vitro and in Streptozotocin-Induced Diabetic Rats” mengungkapkan bahwa oregano meringankan stres oksidatif pada diabetes melalui penghambatan peroksidasi lipid. Oregano juga dapat mencegah dan / atau menunda timbulnya kerusakan ginjal.

6. Tanaman Sage (Salvia officinalis)

Sage dianggap sebagai salah satu herbal terbaik untuk menurunkan kadar gula darah. Sage dapat memiliki efek seperti metformin, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition.

tanaman sage, Tanaman Paling Ampuh Untuk Diabetes

tanaman sage

Sage telah digunakan pada obat tradisional selama berabad-abad, sebagai salah satu ramuan penting untuk mengurangi gula darah. Peringatan – mengambil sumplemen sage bersama dengan obat diabetes dapat menyebabkan gula darah Anda menjadi terlalu rendah, disebut hipoglikemia. Jadi, pantau gula darah Anda dengan cermat selama penggunaan.

7. Daun kari (Murraya koenigii)

Daun kari dikenal juga sebagai daun salam koja, bisa membantu menstabilkan kadar glukosa darah dan menghambat metabolisme karbohidrat. Daun kari membantu kontrol diabetes dan memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga menurunkan kebutuhan akan insulin.

daun kari, Tanaman Paling Ampuh Untuk Diabetes

daun kari

Jurnal penelitian daun kari

Sebuah studi di India yang diterbitkan dalam International Journal of Development Research mempelajari secara rinci efek daun kari pada diabetes tipe 2.

Menurut data penelitian, daun kari mengandung phytochemical yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah puasa pada pasien Diabetes tipe 2 dan kadar gula darah setelah makan (postprandial).

Tikus diabetes diberi dosis daun kari sekitar 12 gm / hari selama sebulan, daun kari dapat mengobati diabetes dengan mempengaruhi metabolisme karbohidrat dan meningkatkan fungsi hati dan ginjal. Selain itu, sifat antioksidan daun kari yang luar biasa dapat meningkatkan produksi sel pankreas, sehingga meningkatkan fungsi insulin.

8. Bawang putih (Allium sativum)

Bawang putih membantu mengurangi tingkat kolesterol tinggi. Sebuah studi 2005 tentang efek anti-diabetes bawang putih pada tikus diinduksi diabetes oleh laboratorium, diterbitkan dalam jurnal Phytomedicine, menemukan bahwa pemberian oral secara signifikan menurunkan glukosa serum, kolesterol total, trigliserida, urea, asam urat, tingkat kreatinin, AST dan ALT.

Sementara itu garlic juga meningkatkan insulin serum pada tikus diabetes. Disimpulkan bahwa bawang putih dianggap sebagai kandidat untuk studi manusia diabetes mellitus di masa depan. Manfaat lain, bawang putih juga membantu mengurangi kadar kolesterol tinggi, satu bentuk komplikasi penderita diabetes.

Baca: Khasiat Mantap Bawang Lanang

9. Jahe (Zingiber officinale)

Ginger juga memiliki kemampuan untuk menormalkan kadar gula darah. Beberapa penelitian yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa ekstrak jahe dapat memiliki efek anti-hiperglikemik signifikan, menurunkan kolesterol total serum, trigliserida dan meningkatkan kadar kolesterol HDL.

Diabetes juga merupakan gangguan pencernaan. Penderita diabetes sering menghadapi masalah dengan refluks asam. Jahe menenangkan seluruh saluran pencernaan, memberi penderita diabetes alasan lain untuk menambahkan jahe ke rejimen mereka.

10. Kunyit (Curcuma longa)

Kunyit memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi dan antioksidan, semuanya bersatu untuk membantu penderita diabetes mengelola kadar gula darah lebih stabil.

Kunyit juga membantu meningkatkan kekebalan dan mencegah infeksi dimana penderita diabetes sering rentan dengannya.

Studi yang dilakukan pada tikus membuktikan bahwa kurkumin, bahan aktif dalam kunyit, efektif dalam mengurangi kadar glukosa plasma dan HbA1C serta memperbaiki profil lipid.

Banyak penderita diabetes juga menderita radang sendi, karena gula tinggi meningkatkan peradangan dan sakit sendi. Kunyit, dengan kemampuan anti-radangnya, juga membantu mengatasi nyeri sendi ini.

11. Cabai rawit ( Capsicum annuum)

Tambahkan sedikit cabe rawit ke dalam masakan rumahan Anda untuk menstabilkan kadar gula darah Anda secara alami. Karbohidrat akan terurai menjadi glukosa di usus kecil yang kemudian diserap ke dalam aliran darah.

Lombok bisa merangsang penyerapan glukosa dari usus kecil, menurut sebuah studi Hongaria yang diterbitkan dalam jurnal, edisi 18 Maret 2006 “European Journal of Pharmacology”.

Tambahkan sedikit cabe rawit ke dalam masakan rumahan Anda untuk menstabilkan kadar gula darah. Seluruh keluarga lada – termasuk paprika, cabe, dikenal melawan peradangan. Gunakan cabe dengan bijak untuk mendapatkan manfaat anti-inflamasinya.

Simak juga: efek samping cabe

12. Marjoram (Majorana hortensis)

Marjoram merupakan sejenis tanaman yang biasanya dibuat untuk permen. Namun, marjoram juga dikenal bisa menurunkan gula darah. Marjoram, tanaman tinggi polifenol, bisa membantu pankreas mensekresi sedikit insulin.

daun marjoram, Tanaman Paling Ampuh Untuk Diabetes

daun marjoram

Jurnal penelitian marjoram

Sebuah studi 2012 di Journal of Providence Based Alternative and Complementary Medicine menemukan bahwa Marjoram mengurangi pembentukan produk Advanced Glycation End (AGE).

AGE bertanggung jawab atas banyak komplikasi penderita diabetes, seperti kerusakan pada arteri dan mata. Cobalah taburkan marjoram pada makan malam Anda untuk menambah variasi rasa. Atau, sebagai pengganti oregano dalam memasak dan membawa rasa gurih masakan.

13. Fenugreek (Trigonella foenum)

Fenugreek dikenal juga sebagai tanaman kelabat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa biji Fenugreek membantu menurunkan gula darah dengan memperlambat proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat di usus kecil. Tindakan ini mirip dengan obat diabetes Acarbose.

Lihat selengkapnya: Cara mengolah fenugreek untuk diabetes

14. Ginseng ( Panax Aralioideae)

Sebuah review tentang ginseng pada hewan dan manusia tahun 2012 menemukan bahwa ginseng tidak hanya mengurangi resistensi insulin, tetapi juga menurunkan kadar HbA1C. Para ilmuwan juga meneliti hubungan antara diabetes dan Alzhiemer. Panax Ginseng adalah sejenis ginseng yang mampu membantu diabetes dan Alzheimer, mencegah gangguan neuron otak penderita diabetes.

Referensi artikel:

  1. Anti-diabetic effect of a leaf extract from Gymnema sylvestre in non-insulin-dependent diabetes mellitus patients 

  2. Possible regeneration of the islets of langerhans in streptozotocin-diabetic rats given gymnema sylvestre leaf extracts 

  3. Effects of a cinnamon extract on plasma glucose, HbA1c, and serum lipids in diabetes mellitus type 2

  4. Effectiveness of Cinnamon for Lowering Hemoglobin A1C in Patients with Type 2 Diabetes: A Randomized, Controlled Trial 

  5. Cloves protect the heart, liver and lens of diabetic rats 

  6. Cloves improve glucose, cholesterol and triglycerides of people with type 2 diabetes mellitus 

  7. Effects of rosemary on lipid profile in diabetic rats 

  8. Inhibition of Advanced Glycation End-Product Formation by Origanum majorana L. In Vitro and in Streptozotocin-Induced Diabetic Rats  

  9. Evaluation of clonal herbs of Lamiaceae species for management of diabetes and hypertension 

  10. Metformin-like effect of Salvia officinalis (common sage): is it useful in diabetes prevention?  

  11. Antidiabetic effect of garlic (Allium sativum L.) in normal and streptozotocin-induced diabetic rats  

  12. Antiglycation Properties of Aged Garlic Extract: Possible Role in Prevention of Diabetic Complications 

  13. Effect of ethanolic extract of Zingiber officinale on dyslipidaemia in diabetic rats  

  14. Effect of Ginger Extract Consumption on levels of blood Glucose, Lipid Profile and Kidney Functions in Alloxan Induced-Diabetic Rats  

  15. Efficacy of turmeric on blood sugar and polyol pathway in diabetic albino rats 

  16. Hypolipidemic action of curcumin, the active principle of turmeric (Curcuma longa) in streptozotocin induced diabetic rats 

  17. A REVIEW ON ROLE OF MURRAYA KOENIGII (CURRY LEAF) IN (DIABETES MELLITUS – TYPE II) PRAMEHA  

  18. Capsaicin and glucose absorption and utilization in healthy human subjects 

  19. Inhibition of Advanced Glycation End-Product Formation by Origanum majorana L. In Vitro and in Streptozotocin-Induced Diabetic Rats 

  20. Use of Fenuqreek seed powder in the management of non-insulin dependent diabetes mellitus  

  21. Ginseng and Diabetes: The Evidences from In Vitro, Animal and Human Studies  

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Pengobatan Alternatif #Pengobatan Diabetes