Jenis Obat-Obatan Untuk Neuropati Diabetik

324 views

Nyeri saraf akibat diabetes dikenal sebagai neuropati diabetik, membuat sakit dan tidak nyaman, bahkan sulit diobati. Gejala neuropati diabetik yang paling umum ditandai kesemutan, mati rasa dan rasa nyeri.

Ada 2 kunci pokok pengobatan neuropati diabetik, yaitu

– Mengontrol gula darah
– Mengambil obat-obatan pereda nyeri saraf

Mengontrol Gula Darah

Jika Anda menderita diabetes dan neuropati perifer, bicarakan dengan dokter Anda tentang cara mengelola kadar gula darah Anda, termasuk diet, menu makan seimbang, olahraga, dan pengobatan – tanyakan kepada dokter tentang cara merawat rasa sakit untuk meredakan gejala lainnya.

Anda boleh mencoba membaca: tips menjaga kadar gula darah normal

Mengambil obat pereda nyeri saraf

Ada banyak obat untuk meredakan nyeri saraf akibat neuropati diabetik seperti tercantum dibawah ini:

NSAID

NSAID (obat anti-inflamasi nonsteroid) bisa mengobati neuropati diabetik dengan cara mengurangi peradangan dan mengurangi rasa sakit. Jenis obat NSAID termasuk aspirin, ibuprofen, dan naproxen.

Kemungkinan efek samping: NSAID bisa meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, iritasi lambung, dan kerusakan ginjal jika dikonsumsi dalam dosis tinggi jangka lama.

Acetaminophen

Acetaminophen bisa menghilangkan rasa sakit akibat neuropati diabetik. Obat-obat ini tidak menyebabkan iritasi lambung. tetapi bisa mengakibatkan efek samping seperti penyakit liver. Baca label dan tanyakan kepada apoteker Anda.

Capsaicin

Capsaicin secara alami ditemukan dalam cabai. Capsaicin bisa mengobati neuropati diabetik dengan cara mengontrol zat kimia yang disebut substansi P. Zat kimia ini bekerja sebagai penguat rasa sakit melalui saraf Anda.

Namun, substansi P ini berperan dalam penyembuhan luka, sehingga penggunaan jangka panjang tidak direkomendasikan karena menyebabkan luka sulit sembuh.

Lidocaine

Lidocaine adalah obat bius untuk mematikan rasa di area yang dioleskan. Ini tersedia dalam gel dan krim.

Antidepresan

Antidepresan dapat mengobati nyeri kronis. Obat antidepresan bekerja mempengaruhi kadar zat kimia otak norepinefrin dan serotonin sehingga bisa mengurangi rasa sakit. Tetapi, juga menyebabkan efek samping, seperti mengantuk, mulut kering, dan mata kering. Efek samping yang lain seperti: gangguan tekanan darah, masalah detak jantung, dan pusing.

Obat antiseizure

Obat antiseizure, obat ini biasanya digunakan untuk mencegah serangan epilepsi, juga dapat mengobati neuropati diabetik. Obat-obatan ini bekerja mengontrol sel-sel saraf di otak dan bagian lain dari tubuh Anda, seperti kaki dan tangan, dimana saraf ini berperan mengirimkan rasa sakit.

Tetapi Obat antiseizure memiliki efek samping, membuat Anda pusing atau mengantuk, terutama pada dosis tinggi.

Obat opioid.

Obat opioid (sejenis morfin) bekerja mempengaruhi serotonin dan norepinefrin, mirip dengan antidepresan, dan mengurangi rasa sakit karena neuropati diabetik Anda. Namun, ada beberapa efek samping obat opioid termasuk sembelit berat, dan kemungkinan Anda bisa kecanduan.

Jika Anda menderita sakit saraf karena diabetik neuropati, tanyakan pada dokter perihal obat-obatan pereda nyeri saraf di atas, guna mendapat informasi yang cukup terkait manfaat dan efek samping.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Diabetes Neuropati #Komplikasi Diabetes #Komplikasi Diabetes Tipe 1 #Komplikasi Diabetes Tipe 2 #Obat Diabetes