Apakah Penyakit Diabetes Melitus Bisa Disembuhkan?

356 views

Tujuan utama dalam pengobatan diabetes utk tipe 1 dan tipe 2 adalah untuk mengontrol kadar gula darah dalam kisaran normal, Diabetes tipe 1 diobati dengan: insulin, olahraga dan diet. Sedangkan Diabetes tipe 2 diobati dengan

– Tahap pertama: penurunan berat badan, diet diabetes dan olahraga
– Tahap ke dua: Obat oral diresepkan jika Anda gagal mengelola diabetes di tahap pertama.
– Tahap ke tiga: Anda butuh insulin jika obat oral tidak efektif menurunkan gula darah.

Serangkaian pengobatan diabetes baik tipe 1 dan tipe 2 terfokus pada mengontrol kadar gula darah, adalah tujuan utama pengobatan diabetes, untuk mencegah komplikasi penyakit.

Adakah dokter spesialis yang menangani penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2? Endokrinologi atau ahli endokrin adalah dokter spesialis yang menangani gangguan endokrin termasuk diabetes

Pengobatan diabetes tipe 2

Pilihan obat untuk pasien diabetes tipe 2 bersifat individual, biasanya mereka mempertimbangkan:

– Efektivitas obat dan efek samping dari masing-masing obat,
– Status kesehatan pasien yang mendasarinya,
– masalah dan komplain
– biaya.

Obat diabetes tipe 2 dapat bekerja mengurangi kadar glukosa darah dengan cara berbeda. Cara kerja obat diabetes, antara lain:

– meningkatkan sensitivitas insulin,
– meningkatkan ekskresi glukosa,
– menurunkan absorpsi karbohidrat dari saluran pencernaan

Obat untuk diabetes tipe 2 sering dikombinasi dengan insulin. Metode pemberian insulin yang berbeda tergantung alat-alat suntik insulin, termasuk:

– Suntikan spuit
– Pena insulin
– pompa insulin.

Makan sehat

Tidak ada diet diabetes khusus. Namun, diet untuk diabetes tipe 2 terfokus pada makanan berserat tinggi dan rendah lemak, yaitu:

-Buah-buahan
– Sayuran
– Biji-bijian utuh
– Minimalkan produk hewani dan karbohidrat olahan.
– Memilih makanan indeks glikemik rendah.

Ahli diet terdaftar dapat membantu Anda menyusun rencana makan yang sesuai kesehatan dan gaya hidup.

Aktivitas fisik

Pilih olahraga diabetes yang Anda sukai, seperti berjalan, berenang, dan bersepeda. Yang paling penting adalah menjadikan aktivitas fisik sebagai bagian dari rutinitas harian Anda. Usahakan setidaknya 30 menit latihan aerobik per lima hari dalam seminggu.

Pemantauan gula darah

Anda mungkin perlu memeriksa dan mencatat kadar gula darah Anda setiap kali. Jika Anda menggunakan insulin, tanyakan kepada dokter seberapa sering Anda memeriksa gula darah agar tetap dalam kisaran target.

Untuk mengetahui, berapa target gula darah bagi diabetes tipe 2, silakan kunjungi: Target gula darah normal untuk diabetes

Obat-obatan dan insulin

Contoh obat-obatan untuk diabetes tipe 2 meliputi:

Metformin

Obat ini bekerja dengan meningkatkan sensitivitas insulin sehingga tubuh Anda bisa menggunakan insulin lebih efektif. Contoh obat metformin: Glucophage, Glumetza, dan lainnya.

Sulfonylureas.

Obat-obatan ini membantu tubuh Anda mengeluarkan lebih banyak insulin. Contoh obat Sulfonylureas: glyburide (DiaBeta, Glynase), glipizide (Glucotrol) dan glimepiride (Amaryl).

Meglitinides.

Obat-obatan ini bekerja seperti sulfonylureas dengan merangsang pankreas untuk mengeluarkan lebih banyak insulin, tetapi mereka bertindak lebih cepat, dengan efek durasi lebih pendek. Contoh obat Meglitinides: repaglinide (Prandin) dan nateglinide (Starlix).

Thiazolidinediones.

Seperti metformin, obat-obatan ini membuat jaringan tubuh lebih sensitif terhadap insulin. Contoh jenis obat Thiazolidinediones: Rosiglitazone (Avandia) dan pioglitazone (Actos)

DPP 4 inhibitor.

Obat-obatan ini membantu mengurangi kadar gula darah, tidak menyebabkan kenaikan berat badan. Contoh dari obat-obat ini adalah sitagliptin (Januvia), saxagliptin (Onglyza) dan linagliptin (Tradjenta).

Agonis reseptor GLP-1.

Obat-obatan ini memperlambat pencernaan dan membantu menurunkan kadar gula darah, meskipun lebih sedikit dari sulfonilurea. Contoh obat ini: Exenatide (Byetta) dan liraglutide (Victoza) adalah contoh agonis reseptor GLP-1.

Inhibitor SGLT2.

Ini adalah obat diabetes terbaru di pasaran, bekerja mencegah ginjal menyerap kembali gula ke dalam darah. Selanjutnya, gula dibuang dalam urin. Contoh obat Inhibitor SGLT2: canagliflozin (Invokana) dan dapagliflozin (Farxiga).

Terapi insulin.

Beberapa penderita diabetes tipe 2 membutuhkan terapi insulin juga. Di masa lalu, terapi insulin digunakan sebagai upaya terakhir, tetapi hari ini sering diresepkan lebih cepat karena manfaatnya.

Ada banyak jenis insulin, dan masing-masing bekerja dengan cara yang berbeda. Pilihan termasuk:

– Insulin glulisine (Apidra)
– Insulin lispro (Humalog)
– Insulin aspart (Novolog)
– Insulin glargine (Lantus)
– Insulin detemir (Levemir)
– Insulin isophane (Humulin N, Novolin N)

Diskusikan dengan dokter Anda untuk memutuskan obat mana yang terbaik setelah mempertimbangkan banyak faktor, termasuk biaya dan tingkat kesehatan Anda.

Pengobatan diabetes tipe 1

Tujuan pengobatan adalah untuk menjaga kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Pengobatan untuk diabetes tipe 1 meliputi:

– Mengambil insulin
– Diet dengan menghitung karbohidrat, lemak dan protein
– Pemantauan gula darah rutin
– Berolahraga secara teratur dan menjaga berat badan sehat

Untuk diabetes tipe 1, target kadar gula darah normal sebelum makan siang antara 80 dan 130 mg / dL ; atau 4,44 hingga 7,2 mmol / L.

Sedangkan kAdar gula darah 2 jam setelah makan tidak lebih dari 180 mg / dL (10 mmol / L).

Pengobatan diabetes dengan Insulin

Siapa pun yang memiliki diabetes tipe 1 membutuhkan terapi insulin seumur hidup. Jenis- Jenis insulin secara umum:

– Insulin reguler. Contoh: Humulin R dan Novolin R
– Insulin kerja cepat. Contoh: insulin glulisine (Apidra), insulin lispro (Humalog) dan insulin aspart (Novolog)
– Insulin kerja menengah (NPH), contoh: Novolin N, Humulin N
– Insulin kerja panjang, contoh: glargine (Lantus, Toujeo Solostar), detemir insulin (Levemir) dan insulin degludec (Tresiba)

Obat-obatan lainnya

Obat tambahan lain diresepkan untuk diabetes tipe 1, seperti:

– Obat tekanan darah tinggi.

Dokter meresepkan inhibitor angiotensin-converting enzyme (ACE) atau penghambat reseptor angiotensin II (ARB) untuk menjaga ginjal Anda tetap sehat. Obat-obat ini direkomendasikan untuk penderita diabetes yang memiliki tekanan darah di atas 140/90 mm Hg.

– Aspirin.

Dokter menyarankan Anda meminum aspirin rutin untuk melindungi jantung Anda.

– Penurun kolesterol.

The American Diabetes Association merekomendasikan bahwa Anda haru punya target – kolesterol jahat (LDL) harus di bawah 100 mg / dL (2,6 mmol / L).

Sedangkan kolesterol baik (HDL) harus

– Untuk wanita: HDL harus lebih dari 50 mg / dL (1,3 mmol / L)
– Untuk Pria: HDL harus lebih dari 40 mg / dL (1 mmol / L)

Untuk Trigliserida, tingkat ideal adalah kurang dari 150 mg / dL (1,7 mmol / L).

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Obat Diabetes #Pengobatan Diabetes