10 Cara Terapi Kesemutan Pada Penderita Diabetes

587 views

Terapi Kesemutan Pada Diabetes. Kenapa diabetes menyebabkan kesemutan? Apa hubungan diabetes dengan kesemutan? Bagaimana cara mencegah dan mengobati kesemutan akibat diabetes?

Penyebab kesemutan pada diabetes

Kesemutan pada diabetes dihubungkan dengan kerusakan saraf. Jika Anda didiagnosis diabetes, lalu Anda sering merasa kesemutan, ini berarti Anda menderita komplikasi yang disebut diabetes neuropati perifer.

Tak hanya kesemutan yang Anda rasakan, tetapi juga muncul rasa nyeri, dan kadang mati rasa, terutama di tangan dan kaki.

Rasa ketidaknyamanan ini dapat mempengaruhi suasana hati, menciptakan gangguan tidur, dan menurunkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Obat-obatan yang telah diresepkan bisa membantu. Namun penelitian menunjukkan bahwa obat-obatan ini hanya mengurangi rasa sakit sekitar 30% sampai 50%.

Lalu, bagaimana Anda bisa menjembatani kehidupan ketika Anda harus bersahabat dengan diabetes? Pelajari bagaimana Anda bisa mendapatkan terapi pengobatan sekarang  dan cara mencegah agar kondisi tidak memburuk ketika Anda berada di perjalanan.

Cara menghilangkan kesemutan penderita diabetes

Ada beberapa terapi pengobatan dan Anda bisa mencoba salah satu dari beberapa pilihan dibawah ini:

1. Dapatkan Gula Darah Anda di Bawah Kontrol

Jika Anda tidak mengelola diabetes dengan benar, kadar glukosa darah Anda menjadi terlalu tinggi. Seiring waktu, kelebihan gula darah bisa merusak saraf perifer.

Saraf perifer menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang Anda ke bagian tubuh lainnya. Jika saraf perifer mengalami kerusakan, akan berkontribusi pada komplikasi neuropati diabetes.

Usahakan gula darah Anda ke kisaran sehat. A1C hemoglobin 7% atau lebih rendah akan mengurangi risiko kerusakan saraf sebesar 60%.

“Tingkat gula darah yang sehat dapat memperlambat proses kerusakan dan mengurangi rasa sakit pada neuropati diabetes,” kata Aaron I. Vinik, MD, PhD, direktur unit penelitian dan neuroendokrin di Eastern Virginia Medical School.

Namun menjadi catatan bahwa penurunan gula darah secara cepat bisa membuat Anda menjadi sakit parah.

Dokter menyarankan perubahan gula darah tinggi ke rendah dilakukan secara perlahan karena akan membawa Anda ke zona lebih sehat.

Lakukan penurunan gula darah secara bertahap dengan

– Konsumsilah buah-buahan, sayuran, susu rendah lemak, dan biji-bijian. Tambahkan protein dari ikan, unggas, kacang, dan kacang dalam jumlah sedang. Batasi mengkonsumsi daging merah.
– Pertahankan berat badan yang sehat.
– Mengelola tingkat stres Anda.
– Olahraga minimal 30 menit, 5 hari seminggu.
– Jika dokter Anda meresepkan obat gula darah, ambillah sesuai anjuran.

2. Ambil obat anti nyeri

Acetaminophen, aspirin, ibuprofen, atau naproxen dapat meringankan rasa nyeri dan kesemutan yang disebabkan oleh kerusakan saraf diabetes.

Tapi bicaralah dengan dokter Anda jika Anda ingin mengonsumsi secara reguler, karena beberapa obat ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, atau kerusakan ginjal.

3, Dapatkan Vitamin D yang cukup

Kulit Anda akan menghasilkan vit D sebagai respons terhadap sinar matahari. Ini bisa melindungi Anda dari rasa sakit saraf.

Sebuah peneliti dari Universitas Sheffield di Inggris mempelajari orang dengan neuropati diabetes, studi menemukan beberapa penderita diabetes yang memiliki kadar vitamin D lebih rendah, mereka akan mengalami lebih banyak rasa sakit.

Jika Anda sulit mendapatkan 600 sampai 800 IU vitamin D dari makanan yang Anda konsumsi, mungkin Anda mungkin perlu mengambil suplemen.

Faktanya, beberapa studi menemukan bahwa orang dengan neuropati diabetes yang mengkonsumsi suplemen seminggu sekali memiliki sedikit gejala nyeri dan kesemutan setelah dua bulan.

4. Buang jauh kebiasaan buruk

Mer0kok menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengganggu sirkulasi darah. Ini berarti saraf perifer Anda mungkin mendapatkan lebih sedikit nutrisi yang dapat menyebabkan rasa kesemutan.

5. Cobalah Vitamin B Kompleks

Vit B kompleks memainkan peran penting dalam kesehatan saraf Anda. Jika Anda tidak mendapatkan cukup vitamin B12 bisa menyebabkan kerusakan saraf.

Vitamin B6 penting karena membantu otak untuk memproduksi bahan kimia tertentu yang mengirimkan informasi melalui tubuh kita. Tingkat rendah zat kimia ini bisa memperburuk dan meningkatkan rasa sakit.

Kebanyakan orang mendapatkan cukup vitamin B melalui makanan. Tapi tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda harus minum suplemen.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen vit B dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan gejala kesemutan.

6. Rendam di air hangat.

Tidak hanya membuat saraf menjadi rileks, tapi air hangat suam-suam kuku juga bisa meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh Anda. Ini bisa memberi rileksasi untuk saraf Anda.

Tapi ingat, karena komplikasi diabetes neuropati bisa mengakibatkan hilangnya sensasi, pastikan airnya tidak terlalu panas sebelum Anda merendam kaki atau tangan.

7. Ambil Suplemen Asam Alfa-Lipoat

Asam alfa lipoat adalah sejenis antioksidan, dan tubuh Anda secara alami menghasilkan jumlah kecil antioksidan ini.

Anda bisa mengambil suplemen ini karena  bisa membantu mengatur kadar gula darah dan mengurangi rasa sakit pada saraf.

Satu studi menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi 600 miligram setiap hari memiliki 19% dari perbaikan gejala neuropati diabetes setelah 5 minggu.

Selama pemakaian jangka panjang, alpha-lipoic dapat melindungi kerusakan saraf lebih lanjut.

8. Aktifitas fisik

Olahraga memerangi rasa sakit dengan beberapa cara yang berbeda. Ini membantu menjaga kadar gula dalam darah, yang dapat memperlambat kerusakan saraf.

Latihan teratur juga meningkatkan aliran darah ke lengan dan kaki, meningkatkan mood Anda dan memberi relaksasi, jadi Anda lebih mampu mengatasi ketidaknyamanan ini.

Satu studi dari University of Kansas Medical Center menemukan bahwa orang dengan neuropati diabetes yang berolahraga secara teratur bisa mengurangi rasa sakit dan kesemutan sehingga tidak menghalangi aktivitas sehari-hari.

9. Gunakan Krim Capsaicin

Capsaicin lombok bisa membuat mulut terasa sensasi terbakar, namun bahan aktifnya – capsaicin – bisa mengurangi sedikit rasa nyeri dan kesemutan akibat kerusakan saraf.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa memakai krim capsaicin 8% mengurangi tingkat kesemutan hingga 30% setelah 2 minggu.

Jika Anda ingin menggunakan dosis tinggi,pertimbangkan dengan pendapat dokter.

Tapi penelitian menunjukkan bahwa krim dosis rendah sekitar 0,1% capsaicin bisa mengurangi intensitas kesemutan.

10. Teknik Relaksasi

Neuropati diabetik dikaitkan dengan kecemasan dan depresi, dan kedua kondisi ini bisa membuat rasa nyeri  semakin parah. Pijat relaksasi bisa membuat Anda lebih fresh.

Anda bisa mendapatkan teknik relaksasi, seperti visualisasi, latihan pernapasan, meditasi, pijat, atauyoga

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Komplikasi Diabetes