Gula Darah Lebih 600 mg – Koma Hiperglikemik Hiperosmolar Nonketotik

485 views

Definisi

Koma hiperglikemik hiperosmolar non ketotik adalah salah satu komplikasi diabetes  sangat serius, dimana tingkat gula darah melebihi dari 600 mg/dl, dan sering terjadi pada penderita diabetes non-insulin atau tidak tergantung insulin.

Koma hiperglikemik ini bisa dapat terjadi pada orang dengan diabetes tipe 1 atau tipe 2 yang tidak terkontrol dengan baik, namun lebih sering dialami pada orang dengan diabetes tipe 2.

Koma hiperglikemik hiperosmolar nonketotik juga dikenal sebagai koma hyperosmolar hiperglikemia diabetes, atau koma hiposmolar nonketotik, atau hiperosmolar hyperglycemic state atau sindrom hiperosemolar hiperglycemic nonketotik.

Di kondisi ini, kadar gula darah meningkat biasanya lebih dari 600 mg per dl, dan tubuh Anda mencoba menyingkirkan kelebihan kadar gula dengan membuangnya bersama urin.

Gejala

Pada gejala awal, Anda merasa selalu ingin buang air kecil dan mengajak Anda untuk sering keluar masuk kamar kecil. Kadang, Anda juga ngompol karena merasa tidak sanggup menahan tekanan dari kemih.

Jika Anda merasa keadaan seperti ini, coba amati warna kencing akan kuning gelap karena bercampur glukosa yang dibuang oleh tubuh.

Ketika tubuh membuang banyak urin, ANda akan merasa sangat kehausan dan ingin minum banyak. Anda harus memperbanyak minum air putih untuk mengganti cairan terbuang agar tubuh tidak dehidrasi.

Jika tidak segera diobati, gejala akan memburuk menyebabkan penderita menjadi kejang-kejang, disebut kejang diabetes. Jika kondisi berlanjut, gejala akan meningkat menjadi koma, bahkan kematian.

Berikut adalah beberapa gejala-gejala yang patut Anda waspadai

– Kadar gula darah di atas 600 mg / dl
– Kering mulut
– Rasa haus ekstrem (meski hal ini bisa berangsur-angsur hilang)
– Kulit kering tidak berkeringat
– Demam tinggi (lebih dari 101 derajat Fahrenheit, misalnya)
– Kantuk atau kebingungan
– Gangguan penglihatan
– Halusinasi (melihat atau mendengar hal-hal yang tidak ada)
– Kelemahan pada satu sisi tubuh

Perkembangan gejala koma hiperglikemik hiperosmolar nonketotik mungkin butuh waktu berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu untuk berkembang, dan Anda punya kesempatan untuk membalikkan keadaan dengan perawatan medis yg tersedia di layanan kesehatan setempat.

Penyebab

Koma hiperglikemik disebabkan oleh kontrol diabetes yang buruk sehingga kadar glukosa darah pada level sangat tinggi, biasanya di atas 600 mg / dl.

Koma hiperglikemik ini sering terjadi pada orang tua dan biasanya dipicu oleh penyakit lain, seperti infeksi atau flu, atau terkadang kondisi kronis seperti gagal jantung kongestif atau gagal ginjal.

Dampak dan bahaya gula darah di atas 600 mg per dl

Koma hiperglikemik hiperosmolar nonketotik ditandai dengan tingkat gula darah lebih dari 600 mg/dl yang bisa mengakibatkan penderita diabetes mengalami:

– Kejang-kejang
– Serangan jantung mendadak
– Stroke
– Koma, hingga kematian

Jika Anda memiliki gejala di atas, hubungi seseorang di tim perawatan kesehatan Anda.

Cara mencegah

Koma hiperglikemik hiperosmolar non ketotik  atau gula darah lebih dari 600 mg/dl hanya terjadi bila diabetes tidak terkendali.

Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan memeriksa gula darah Anda secara teratur.

Banyak orang memeriksa gula darah mereka beberapa kali sehari, seperti sebelum atau sesudah makan. Bicarakan dengan tim perawatan kesehatan Anda kapan harus memeriksa dan berapa angka rata-rata pada gluko test.

Anda juga harus berbicara dengan tim perawatan kesehatan tentang kisaran target gula darah dan kapan harus memanggil tim darurat medis ketika datang gula darah yang terlalu tinggi, atau terlalu rendah, dalam konteks : gula darah tidak sesuai target yang direkomendasikan.

Baca : cara menurunkan gula darah dengan cepat

Saat Anda sakit, Anda harus cek gula darah Anda sendiri untuk lebih sering, dan minum segelas putih setiap jam. Bekerjasama dengan tim Anda untuk membuat rencana hidup sehat bagi Anda sendiri.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Komplikasi Diabetes