Hati-Hati, Infeksi Bisa Pertanda Gejala Diabetes Untuk Wanita

382 views

Apa saja gejala diabetes pada wanita? Bagaimana rawan infeksi menjadi salah satu tanda-tanda diabetes pada wanita? Bagaimana cara mencegah kemungkinan gejala diabetes pada wanita? Bagaimana mencegah infeksi ketika wanita ingin hamil?

Efek gejala diabetes terutama infeksi bisa terjadi pada siapa saja, baik wanita atau pria. Namun, infeksi sebagai gejala paling sering terjadi adalah pada wanita dengan diabetes tipe 2, dan wanita lebih cenderung mengalami komplikasi ini – Kata Melanie Jay, MD, seorang profesor kedokteran di Universitas New York.

Gula darah tinggi membuat wanita diabetes lebih mungkin terkena infeksi. Hiperglikemik berulang mungkin merupakan tanda-tanda bagi wanita untuk  memulai antisipasi terhadap kemungkinan datangnya diabetes dan infeksi.

Berikut adalah beberapa jenis infeksi dari persoalan diabetes pada wanita berisiko…

1. Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih merupakan bagian dari gejala diabetes yang terjadi saat bakteri tumbuh lebih mudah di lapisan kandung kemih, air seni yang manis menjadi tempat singgah nyaman bagi bakteri dan jamur. Infeksi saluran kemih biasanya dapat diobati dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter Anda.

2. Infeksi ragi

Infeksi ragi pada miss V sering menyertai gejala diabetes tipe 2 pada wanita. Infeksi ragi sering disebut candida. Infeksi candida dapat hidup di seluruh tubuh kita dan tumbuh subur di daerah yang hangat dan lembab.

Jika gula darah Anda sering terlalu tinggi, wanita bisa mengalami infeksi candida yang menyebabkan infeksi. Infeksi ragi atau cancida dapat tumbuh di bagian lain tubuh terutama lipatan kulit, seperti di ketiak atau di bawah p4yudara.

3. Perubahan tubuh selama menopause

Fluktuasi gula darah dapat menyebabkan beberapa gejala tidak menyenangkan yang terjadi pada masa menopause, seperti perubahan mood, kelelahan, dan hot flashes.

Gejala diabetes pada wanita juga bisa memperburuk masalah s3ksual yang bisa terjadi saat menopause, seperti kekeringan di miss V dan s3ks yang menyakitkan.

4. Gejala diabetes pada wanita lainnya

– Haus dan sering buang air kecil
– Kehilangan berat badan
– Gatal di sekitar alat genital
– Penglihatan kabur
– Kelelahan, atau selalu merasa lelah.
– Makan berlebihan (polifagia).
– Luka sulit sembuh.
– Perubahan mental.

Baca selengkapnya di: gejala diabetes untuk wanita dan pria

 Pencegahan

Pandai mengelola diabetes berarti menjadi baik untuk diri Anda sendiri.

“Diabetes membutuhkan perawatan diri untuk perubahan ke arah lebih baik,” kata Robin Goland, MD, direktur penelitian diabetes di New York-Presbyterian Hospital. “Sementara banyak wanita merasa nyaman merawat orang lain, namun mereka sulit ketika mengurus diri mereka sendiri.”

Garis pertahanan pertama dalam rangka mencegah gejala diabetes berkembang lebih parah adalah rencana diet dan olahraga yang sehat, jadi bicarakan dengan dokter Anda tentang membuat rencana, mencakup:

Aktifitas fisik

Wanita mendapat setidaknya 30 menit aktivitas fisik hampir setiap hari. Apa pun yang membuat detak jantung Anda naik dan apapun yang membuat Anda berkeringat akan memberi banyak manfaat.

Pola makan yang sehat

Makan makanan yang sehat akan menjaga kadar gula darah Anda tetap terkendali. Itu berarti Anda memilih makanan berserat tinggi, mengganti makanan bertepung putih dengan biji-bijian utuh, menaruh banyak sayuran di piring Anda, dan menghindasi minuman manis, termasuk jus buah.

Lindungi jantung Anda

Memiliki diabetes berarti Anda sedikit lagi melangkah ke penyakit jantung. Itulah alasan mengapa Anda harus mengikuti panduan dokter tentang diet dan olahraga. Menjaga kadar kolesterol sesuai rekomendasi akan membantu melindungi kesehatan jantung Anda.

Jika Anda Berencana untuk Hamil

Banyak wanita dengan diabetes tipe 2 selama tahun-tahun bisa melahirkan dengan sehat, meskipun dibutuhkan perawatan ekstra. Jika Anda berencana untuk hamil, temui dokter Anda terlebih dahulu.

Anda memerlukan rencana untuk menjaga tingkat gula darah yang terkendali baik sebelum dan selama kehamilan, untuk mendapat kehamilan normal dan bayi yang sehat.

Dokter Anda akan memeriksa obat diabetes selama kehamilan karena ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi selama kehamilan. Dampaknya, Anda mungkin perlu mengkonsumsi insulin.

Saat Anda hamil, Anda mungkin juga perlu memeriksa gula darah Anda lebih sering – sampai delapan kali sehari – untuk memantau lonjakan kadar gula darah.

Baca: target gula darah normal bagi bumil

Dan tentu saja diet sehat dan olah raga ibu hamil adalah suatu keharusan untuk membantu mengendalikan gula darah.

Begitu Anda melahirkan bayi, Anda bisa menyusui, ini adalah pilihan sehat. Perawatan diabetes yang benar bisa membantu bayi Anda mencapai berat badan yang sehat.

Setelah kehamilan, cara kontrol gula darah Anda akan berubah. Anda mungkin memerlukan sedikit insulin dan dokter akan menentukan perubahan obat diabetes dan dosis nya.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Gejala Diabetes Tipe 1 #Gejala Diabetes Tipe 2