Komplikasi Diabetes Sindrom Mata Kering

341 views

Jika Anda adalah seorang penderita diabetes, terutama tipe 2, ada sekitar 50 persen kemungkinan bahwa Anda akan memiliki sindrom mata kering.

Apa itu sindrom mata kering bagi diabetes? Sindrom mata kering adalah salah satu komplikasi diabetes yang mempengaruhi mata (diabetes retinopati) akibat menurunnya produksi air mata atau terjadi peningkatan penguapan air mata yang menyebabkan mata kering, memperngaruhi sekitar 14% dari penderita diabetes terutama mereka yang berusia diatas 40 th.

Jika Anda memiliki mata kering dan diabetes, Anda tidak sendirian, banyak penderita diabetes merasakan ini. Sekarang, tersedia pengobatan yang dapat meningkatkan kesehatan dan kenyamanan di area mata Anda, kunjungi ahli kesehatan untuk mendapat informasi lebih lengkap.

Penyebab diabetes mata kering

1, Diabetes tak terkontrol

Diabetes yang tidak terkontrol menempatkan kesempatan Anda untuk peningkatan komplikasi okular.

Anda mungkin sudah mempelajari bagaimana gula darah tinggi dapat mempengaruhi pembuluh darah di belakang mata, menyebabkan Anda kehilangan penglihatan.

Simak pembahasan detailnya di artikel bagaimana cara diabetes merusak mata.

Oleh beberapa penelitian telah melaporkan bahwa diabetes tak terkendali berkaitan erat dengan sindrom mata kering.

2. Komplikasi neuropati perifer

Sebuah studi penting mencatat bahwa pengurangan densitas saraf kornea (saraf memasok penutup depan mata) merupakan indikasi dari risiko neuropati perifer.

Jika saraf tidak berfungsi dengan benar, maka mata akan memiliki kesulitan untuk regenerasi sehingga terjadi pengikisan kornea mata, dikenal istilah erosi kornea mata, berhujung pada kekeringan mata.

3. Penyebab lainnya

Penggunaan jangka panjang atau kontak dengan lensa (seperti lama di depan komputer, ponsel, kacamata, lama nonton TV, dll), operasi mata LASIK, infeksi virus tertentu di kornea, dan diabetes semua dapat menyebabkan penurunan sensasi kornea yang menyebabkan penurunan produksi air mata dan iritasi.

Gejala dan tanda-tanda

Sindrom diabetes mata kering ditandai dengan kornea mata kekeringan, sensasi rasa terbakar, mata sangat lelah, atau rasa pedih seperti ada banyak pasir melapisi mata. Keadaan ini akan semakin buruk dari hari ke hari jika tidak segera diobati.

Hubungan diabetes dengan sindrom mata kering

Pertama, diabetes yang tidak terkontrol menyebabkan kerusakan saraf di belakang mata. Saraf kornea sangat mendukung kemampuan permukaan depan mata untuk regenerasi.

Jika saraf itu tidak berfungsi dengan benar, bagian depan mata ini akan memiliki waktu lama dan sulit untuk regenerasi yang menempatkan pasien pada risiko kekeringan di permukaan kornea.

Tanpa penyembuhan epitel yang tepat, permukaan mata akan terkikis (Erosi kornea). Hal ini juga masuk akal bahwa jika kornea tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri, kekeringan dapat terus menjadi beban karena ketidakmampuan untuk menumbuhkan sel-sel baru.

Bukti juga menunjukkan bahwa diabetes dapat membuat lebih sulit bagi orang untuk menghasilkan cukup air mata yang berkualitas baik untuk melumasi bola mata.

Yang kedua, air mata pada permukaan mata mengandung larutan garam. Permukaan mata membutuhkan air mata karena sel-sel mata juga butuh hidup. Jika permukaan mata tidak memiliki pasokan cairan, maka sel-sel akan mengambil darah sebagai gantinya.

Lapisan berair ini sangat penting bahwa itu ditutupi oleh lapisan minyak yang diproduksi oleh kelenjar minyak di kelopak mata yang melindungi mereka dari penguapan.

Penguapan cairan mata menyebabkan mata terlalu asin dan kekeringan. Garam itu sendiri akan meningkatkan rasa sensasi terbakar, perih dan sangat menyengat.

Pengobatan

Jika Anda memiliki sindrom mata kering dan diabetes, Anda tidak sendirian. Ada banyak pengobatan tersedia yang dapat menambah kesehatan dan kenyamanan mata Anda.

1. Hindari obat

Diabetes mata kering yang telah memiliki obat mereka saat ini, telah terevaluasi berpotensi untuk memperburuk gejala mata kering (misalnya, penggunaan antihistamin atau diuretik). Konsultasikan dengan dokter Anda untuk masalah ini.

2. Hindari kebiasaan buruk

Merok0k atau terpapar asap r0kok harus dihindari karena efek negatif pada film lipid di lapisan air mata pra-kornea.

3. Menjaga kelembaban ruangan

Lingkungan yang rendah kelembaban udara berpotensi meningkatkan gejala mata kering. Anda harus memiliki humidifier di tempat kerja dan rumah, terutama selama musim kemarau.

3. Hindari berlama-lama di layar kaca

Untuk membantu mengatasi gejala mata kering akibat menggunakan komputer atau membaca, langkah-langkah sederhana yang dapat membantu termasuk menurunkan tingkat kecerahan di layar komputer, istirahat secara teratur dan meningkatkan frekuensi berkedip.

4. Mengonsumsi asam lemak esensial

Omega-3 dapat membantu meringankan gejala diabetes mata kering dalam tiga cara.

– Pertama, omega-3 meningkatkan kenyamanan mata dengan menekan peradangan.
– Kedua, meningkatkan kelenjar minyak di kelopak mata untuk memproduksi lapisan minyak dari film air mata pra-kornea.
– Ketiga, omega-3 membuat lapisan pelindung yang sehat dari minyak yang melapisi film air mata dan membuat mata kering merasa lebih baik.

5. Gunakan obat tetes mata.

Banyak penderita diabetes mata kering memilih obat tetes mata untuk pereda kemerahan atau penurunan alergi yang biasa di jual di apotik. Iniadalah jenis pilihan yang salah yang tidak memberikan bantuan sama sekali.

Obat tetes mata yang dimaksud adalah obat yang diresepkan dokter untuk pengobatan khusus diabetes mata kering. Obat ini khusus dirancang untuk mengobati gejala. Tanyakan hal tersebut ke dokter Anda.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya