Dahsyatnya Air Putih Turunkan Gula Darah Pekat

545 views

Air putih, minuman penurun gula darah. Apakah air putih bisa menurunkan kadar glukosa darah pada orang berisiko diabetes? Ya, benar sekali.

Setiap kali gula darah yang tinggi, tubuh kita butuh banyak air untuk mengeluarkannya melalui ginjal. Gula darah tinggi sangat identik dengan hidrasi.

Minum sekitar empat gelas atau lebih, sekitar 8 ons air sehari dapat melindungi Anda dari kenaikan gula darah tinggi (hiperglikemia)

Menurut sebuah penelitian di Perancis, bahwa orang minum lebih dari 34 ons air sehari, lebih rendah risiko untuk mengembangkan diabetes daripada mereka yang minum kurang dari 16 ons air.

Bagaimana air putih bisa menurunkan gula darah

Gula darah tinggi membuat darah lebih kental dan lengket. Darah lengket dapat meningkatkan resistensi insulin sehingga menghambat metabolisme glukosa untuk bergerak melalui pembuluh darah kecil ke sel-sel di seluruh tubuh.

Air dapat membantu glukosa masuk ke dalam sel dengan membuat darah lebih encer. Dehidrasi meningkatkan kekentalan darah, risiko resistensi insulin menjadi tinggi. Resistensi insulin dikaitkan sebagai penyebab diabetes.

Menurut sebuah artikel di The New York Times, jika Anda mengalami kekeringan atau dehidrasi, maka tubuh akan melepaskan hormon vasopressin.

Hormon vasopresin memberitahu ginjal untuk menahan air dan memberitahu hati untuk melepas gula darah yang disimpan. Kondisi ini akan meningkatkan tekanan darah Anda.

Selain itu, timbunan glukosa dalam darah harus dikeluarkan dari tubuh melalui urin. Tetapi, jika kurang air dan terlalu banyak vasopressin di sistem anda, ginjal tidak bisa membuat urin.

Akhirnya, glukosa menumpuk dalam darah sehingga Anda mengalami hiperglikemik. Anda butuh banyak air untuk menetralisir dan mengganti cairan.

Berapa jumlah air yang dibutuhkan?

Dr. F. Batmanghelidj, MD, menulis di situsnya, “The Water Cure” mengatakan, “Melalui aktifitas hidup sehari-hari, rata-rata orang kehilangan sekitar 3-4 liter (sekitar 10-15 cangkir) cairan dalam sehari. Cairan hilang dari dalam tubuh melalui keringat, urine, dihembus udara, dan buang air besar.

Semua cairan yang hilang harus diganti dengan cairan yang kita minum dan makanan yang kita makan. Kita kehilangan sekitar 1-2 liter air dalam sehari hanya untuk bernapas. ”

Sepuluh sampai 15 cangkir sehari adalah ukuran pas untuk kita minum, mungkin dianggap jumlah yang tinggi. Aktivitas fisik, cuaca panas, dataran tinggi, atau udara kering meningkatkan kebutuhan kita akan air. Begitu juga demam, diare, asupan serat yang tinggi, dan gula darah tinggi, semua butuh air banyak.

Gula darah tinggi dapat menghambat aliran glukosa untuk bergerak melalui pembuluh darah kecil, sehingga minum air banyak dapat membantu glukosa masuk ke dalam sel sehingga menurunkan gula darah Anda.

Tanda-tanda dehidrasi

Anda dapat mengetahui bahwa Anda membutuhkan air melalui gejala yang Anda rasakan seperti

• Rasa haus.

Biasanya ketika tubuh Anda membutuhkan air, otak akan memberitahu tubuh Anda dengan rasa haus. Tapi itu tidak semua, terutama saat usia Anda menjelang 50 an

Orang dengan diabetes mungkin terbiasa menjadi haus dan tidak merasa haus, atau merasa lapar. Orang lain mungkin merasa haus tapi mengabaikannya, ini adalah kesalahan besar.

Jika Anda memiliki diabetes, Anda tidak bisa mengandalkan rasa haus untuk kontrol diri dari gejala hidrasi dengan baik. Jika Anda menunggu sampai Anda merasa kehausan untuk minum air, itu berarti Anda sangat terlambat untuk minum.

• Urine gelap.

Urin warna gelap bisa berarti tubuh rendah di atas jumlah cairan dan itu menggambarkan tubuh sedang berusaha untuk menghemat pasokan air.

• Cubitan di kulit sulit kembali.

Cubit kulit Anda dan lepaskan. Jika terlambat untuk kembali, ini berarti Anda mengalami dehidrasi. Segera minum air.

• Cepat lelah

Jika Anda berkeringat saat berolahraga, atau bernyanyi atau Anda mudah terengah-engah, Anda akan kehilangan air dan perlu menggantinya.

Efek samping banyak minum air

Banyak minum air tidak ada efek samping bagi kesehatan ANda. Dengan minum air banyak, Anda akan lebih sehat

Namun, Ketika Anda membuang banyak cairan melalui urin, berkeringat, dll, Anda juga akan kehilangan garam. Anda harus mendapatkan sedikit garam. Minum terlalu banyak air tanpa asupan garam dapat menyebabkan kadar natrium tubuh menjadi rendah.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Gula Darah Normal #Gula Darah Rendah #Gula Darah Tinggi