Kenapa Diabetes Menyebabkan Kurus Badan

492 views

Bagaimana diabetes menyebabkan kurus badan. Diabetes melitus adalah gangguan metabolisme dan salah satu dampaknya adalah diabetes menyebabkan kurus badan secara tiba-tiba tanpa dapat dapat dijelaskan.

Pasien diabetes yang tidak diobati dapat membuat mereka kehilangan berat badan meskipun mereka makan dan minum lebih banyak dari biasanya.

Ada beberapa alasan, mengapa komplikasi diabetes menyebabkan kurus badan, tetapi untuk lebih memahami keadaan tubuh yang terjadi, Anda perlu mengeksplorasi bagaimana diabetes mempengaruhi tubuh.

Mekanisme diabetes menyebabkan kurus badan

Dalam keadaan normal selama proses pencernaan, tubuh mengolah makanan menjadi gula. Gula memasuki aliran darah. Kemudian, pankreas melepaskan zat kimia yang dikenal sebagai insulin.

Insulin berperan membantu semua sel dalam tubuh untuk mengambil gula dari darah dan mengubahnya menjadi energi sebagai bahan bakar untuk setiap aktifitas.

Namun, apa yang terjadi pada penderita diabetes? Ternyata, sel-sel tubuh penderita diabetes tidak dapat memanfaatkan gula untuk energi.

Lalu, sel-sel mengirim sinyal ke otak bahwa mereka membutuhkan lebih banyak bahan bakar. Otak kemudian mengirim sinyal ke perut yang memicu respons untuk makan banyak (polifagia).

Namun, semakin Anda banyak makan, semakin banyak pula gula menumpuk dalam aliran darah, bukan diserap oleh sel-sel yang membutuhkan.

Di sisi lain, ginjal harus bekerja keras untuk membersihkan gula dari aliran darah yg disekresikan melalui urin, dan disaat yang sama, pankreas memproduksi insulin jumlah banyak (hiperinsulinemia).

Untuk mentralisir gula,  ginjal butuh banyak air sehingga menimbulkan rasa haus yang berlebihan (polidipsia).

Selain memicu rasa kelaparan dan akibat tak ada insulin untuk membantu glukosa memasuki sel, akhirnya otak memerintah tubuh untuk memecah lemak dari  jaringan otot/daging dalam upaya menyediakan energi untuk sel, karena tak ada glukosa untuk energi. Proses inilah yang menyebabkan pasien diabetes menjadi kurus.

Badan kurus pada diabetes tipe 1

Komplikasi Diabetes tipe 1 yang tidak diobati dapat menyebabkan badan kurus. Pada pasien diabetes tipe 1, tubuh berhenti memproduksi hormon insulin sehingga tubuh tidak ada proses pengubahan glukosa menjadi energi sama sekali sehingga butuh suntikan insulin.

Glukosa berasal dari makanan yang kita makan dan glukosa juga merupakan sumber utama energi yang dibutuhkan untuk bahan bakar fungsi tubuh.

Pada diabetes tipe 1, tubuh tidak dapat menggunakan glukosa sama sekali, sehingga glukosa dan kalori dikeluarkan dari tubuh melalui urin.

Akibatnya, anak-anak yang mengidap diabetes tipe 1 menjadi kurus walaupun memiliki nafsu makan yang normal atau meningkat. Setelah mereka diobati, berat badan mereka biasanya akan kembali normal.

Badan kurus pada diabetes tipe 2

Orang dengan diabetes tipe 2 memiliki kondisi yang disebut resistensi insulin. Mereka mampu membuat insulin tetapi tubuh mereka tidak dapat menggunakannya dengan benar untuk memindahkan glukosa ke dalam sel sehingga jumlah glukosa dalam darah meningkat.

Pankreas kemudian membuat lebih banyak insulin untuk mencoba untuk mengatasi masalah ini (hiperinsulinemia).

Seiring waktu berjalan, pankreas menjadi lemah dan mungkin tidak lagi mampu memproduksi insulin yang cukup untuk menjaga kadar glukosa darah dalam kisaran normal.

Dengan berkurangnya hormon insulin, maka tubuh tidak bisa menggunakan glukosa sebagai cadangan pati atau lemak. Akhirnya, jaringan tubuh dirusak untuk membentuk glukosa dan keton yang mengakibatkan hilangnya lemak dan cadangannya.

Pada diabetes tipe 2 yang tidak diobati, mereka dapat mengalami kehilangan kalori sekitar 500 gram glukosa tiap 24 jam atau setara dengan 2000 kalori yang hilang setiap hari. Tentu saja, masalah ini akan menyebabkan badan penderita diabetes tipe 2 menjadi kurus.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya