Komplikasi Diabetes Dan Batu Ginjal

343 views

Komplikasi Diabetes Dan Batu Ginjal. Apakah komplikasi diabetes tipe 2 menyebabkan batu ginjal? Batu ginjal dapat terbentuk dari beberapa mineral, dua kategori utama adalah batu kalsium dan batu asam urat.

Pasien diabetes memiliki tingkat lebih tinggi dari batu kalsium, dan tingkat yang lebih tinggi untuk jenis asam urat, karena itu urin mereka cenderung lebih asam, ini menjadi dasar hubungan diabetes dan batu ginjal.

Batu ginjal adalah potongan grit terbentuk dari mineral dalam urin. Batu kerikil tersebut bisa menjadi sangat menyakitkan, memblokir aliran urin, dan merusak ginjal. Komplikasi diabetes merupakan faktor risiko utama untuk batu ginjal.

Batu ginjal berupa butiran pasir, kadang menimbulkan sakit sementara dan hilang sendiri.

Tetapi, ketika betu ginjal mulai membesar hingga diameter sekitar 4 milimeter (sekitar 0,2 inci), ini bisa terjebak dan menyumbat saluran ureter (saluran urin).

Kondisi ini sangat menyakitkan, menyebabkan infeksi, dan memblokir urin dalam ginjal. Ini adalah komplikasi yang sangat serius.

Bagaimana diabetes tipe 2 menyebabkan batu ginjal?

Para ilmuwan belum meneliti dengan pasti, mengapa urin penderita diabetes menjadi lebih asam. American Society of Nephrology mengatakan, hubungan diabetes dengan batu ginjal dan urin asam dikaitkan dengan resistensi insulin dan obesitas.

Tingginya kadar insulin dalam darah berhubungan dengan urin asam. Tubuh normal membuat larutan buffer seperti ammonium untuk menetralkan asam. Namun, resistensi insulin tampaknya menurunkan produksi amonium.

Obesitas memainkan peran yang sangat besar dalam pembentukan batu ginjal. Obesitas dikaitkan dengan resistensi insulin dan hiperinsulinemia sehingga terjadi ketidakseimbangan metabolik yang menyebabkan pembentukan batu kalsium (komponen batu ginjal).

Hiperinsulinemia (produksi insulin berlebihan) dapat berkontribusi pada pengembangan batu kalsium dengan meningkatkan ekskresi kalsium.

Obesitas juga dapat mengakibatkan peningkatan ekskresi asam urat dan oksalat, faktor risiko batu ginjal. Masalah terbesar adalah obesitas cenderung memiliki lebih banyak garam dan protein hewani dalam diet mereka, dan ini memengaruhi untuk pembentukan batu.

Para peneliti di Maiyo Klinik menyimpulkan bahwa orang-orang dengan diabetes berisiko 40% lebih batu asam urat di ginjal dibandingkan orang sehat non-diabetes.

Orang dengan diabetes tipe 2 memiliki urine sangat asam, dan fitur metabolik ini membantu untuk menjelaskan risiko lebih besar untuk batu asam urat di ginjal.

Obesitas dan diet kaya protein hewani terkait dengan urine asam dimana mereka lebih berisiko untuk ini.

Gejala dan ciri-ciri batu ginjal

– Sering mengeluh sakit di punggung atau perut
– Mual dan muntah
– Sakit ketika buang air kecil
– Urin terasa asam

Jika Anda mengalami gejala berat dari batu ginjal, Dokter mungkin menduga batu ginjal berdasarkan gejala Anda. Diagnosa batu ginjal berupa urinalisis, tes darah, dan tes imaging mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi bahwa Anda positif dengan batu ginjal.

Faktor risiko dan penyebab batu ginjal

Siapapun dapat menderita batu ginjal, meskipun tanpa diabetes. Selain diabetes, faktor risiko dan penyebab lain untuk batu ginjal meliputi:

– Kegemukan
– Gemar makan tinggi protein hewani
– Ada riwayat medis keluarga dengan batu ginjal
– Anda berada di kondisi yang mempengaruhi ginjal yang mempengaruhi jumlah kalsium dan asam urat tertentu dalam tubuh Anda
– Ada riwayat gangguan saluran kemih atau peradangan usus kronis

Apakah obat bisa menyebabkan batu ginjal? Beberapa obat-obat bisa menyebabkan risiko tinggi batu ginjal. Diantaranya adalah:

– Diur3tik
– Antasida tinggi kalsium
– Supl3men tinggi kalsium
– Topir4mate, obat anti-kejang
– Obat yang digunakan dalam mengobati infeksi HIV

Pengobatan batu ginjal

Batu ginjal kecil tidak selalu memerlukan pengobatan. Anda mungkin akan disarankan untuk minum air putih yang banyak untuk membantu melarutkan batu ginjal keluar melalui urin.

Jika urin gelap berarti Anda kurang minum. JIka air urin berwarna bening, pucat dan banyak, berarti Anda cukup minum.

Jika batu ginjal besar mungkin Anda butuh obat penghilang rasa sakit. Salah satu perawatan yang umum digunakan adalah extracorporeal shock wave lithotripsy, sebuah gelombang kejut untuk memecah batu.

Jika batu ginjal kecil menyumbat di ureter, ahli medis mungkin dapat memecahkannya dengan sebuah alat yang disebut ureteroscope. Jika batu Anda sangat besar, Anda mungkin memerlukan pembedahan.

Tips mencegah batu ginjal untuk diabetes dan non-diabetes

Setelah Anda memiliki gejala batu ginjal, Anda dapat mengurangi risiko secara keseluruhan dengan menjaga pola makan bergizi dan mengelola berat badan. Selain itu, minum air putih yang banyak setiap hari. Berikut adalah beberapa tips untuk Anda

1. Pastikan Anda cukup minum air

Untuk mendapat banyak cairan setiap hari. Minum sekitar delapan ons air atau minuman non-kalori sehari. Anda juga dapat menambahkan jus jeruk 1 kali sehari untuk mambantu melarutkan kalsium di ginjal.

Anda harus minum cukup cairan tanpa pemanis (air terbaik) yang menghasilkan setidaknya dua liter urin per hari. Ini juga penting terutama jika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan, karena penurunan berat badan dengan air detoks dapat melarutkan asam.

2. Diet sehat harian mencegah batu ginjal

Jika Anda sudah memiliki batu ginjal dan ingin mencoba untuk mencegah perkembangan batu ginjal supaya tidak parah, Anda harus mengetahui apa-apa yang menyebabkan batu-batu ginjal berkembang.

Analisis laboratorium dapat membantu Anda untuk menentukan tingkat keparahan dan jenis batu ginjal. Jenis dan tingkat batu ginjal akan membantu ahli medis untuk memutuskan perubahan diet apa yang harus Anda kerjakan.

Beberapa batu ginjal terbentuk dari kalsium oksalat, tapi itu tidak berarti Anda harus menghindari kalsium. Terlalu sedikit kalsium membuat tingkat oksalat meningkat.

Hal terbaik untuk mendapatkan kalsium harian Anda dari makanan. Anda juga akan membutuhkan jumlah yang tepat dari vitamin D untuk menyerap kalsium.

– Kelebihan natrium/sodium dapat meningkatkan kalsium dalam urin Anda. Pangkas makanan asin dalam diet harian Anda
– Terlalu banyak protein hewani dapat meningkatkan asam urat dan mempromosikan pembentukan batu ginjal.
– HIndari makanan lain yang menyebabkan batu ginjal tumbuh. Batasi makan cokelat, teh, dan soda.
– Mengurangi produk hewani sebanyak mungkin.
– Batasi penggunaan sodium (garam), sedikit gula, dan jangan minum alk0hol.
– Makan makanan mengandung kalsium dalam batas normal, sebab Anda juga butuh kalsium yang seimbang.
– Hindari diet ketat. Produk limbah dapat membentuk batu.
– Diet magnesium plus vitamin B6, dan inositol (IP-6) dapat mencegah pembentukan batu ginjal.
– Cuka sari apel dicampur jus ceri hitam disarankan oleh beberapa herbalis.

3. Gunakan metode diet DASH untuk mencegah dan mengobati batu ginjal.

Apa itu diet DASH? Diet DASH adalah metode diet untuk menurunkan tekanan darah. Diet ini terdiri dari makanan rendah lemak jenuh, lemak total, kolesterol, dan sodium. Diet ini dapat mencegah batu ginjal. Pada diet DASH, anda ditekan untuk mengonsumsi

– Sayuran
– Buah-buahan
– Produk susu rendah lemak
– Biji-bijian, kacang-kacangan,
– Ikan dan unggas

Anda akan makan dalam jumlah kecil atau membatasi:

– Pembatasan sodium (garam)
– Batsai gula dan permen
– HIndari lemak jenuh
– Batasi daging merah

Kontrol porsi juga merupakan komponen penting dari DASH. Tanyakan kepada dokter atau ahli gizi untuk informasi lebih lanjut tentang diet DASH.

4. Minum jus jeruk

Mungkin bagi Anda ini adalah berita mengejutkan, sebab jeruk adalah asam. Apa tidak menimbulkan masalah dengan asam tubuh?

Spesialis batu ginjal, Dr. Allan  dari Universitas Wisconsin menjelaskan bahwa “Asam sitrat dari jeruk ketika berada di dalam urin dapat mencegah kalsium mengikat dengan konstituen senyawa lain yang menyebabkan batu ginjal.

Juga, beberapa bukti lain menunjukkan bahwa asam sitrat dapat mencegah kristal kalsium yang terbentuk , sehingga mencegah batu ginjal membesar.

Minum jus jeruk lemon untuk mendapat manfaat tanpa menaikkan gula darah Anda. Tapi, penggunaan jus ini harus melalui rekomendasi dokter yang Anda percaya.

5. Turunkan berat badan

Jika Anda punya berat badan berlebih, turunkan dengan diet dan olahraga. Anda bisa menerapkan diet DASH. Juga Anda bisa menerapkan diet detoks air untuk membuang semua limbah dalam tubuh Anda.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya