Cuka Apel Pengobatan Alternatif DM Tipe 2

453 views

Manfaat cuka apel untuk diabetes tipe 2 cukup menakjubkan, bahkan bisa memiliki manfaat sekelas 3 obat diabetes, yaitu acarbose, metformin, dan nateglinida.

Khasiat cuka apel bagi diabetes tipe 1 dan 2 adalah menurunkan glukosa postprandial (gula darah setelah makan) pada sekitar 30% sampai 70% dari nilai A1C.

Ini adalah alasan saya untuk menulis karena cuka apel sangat murah dan memberi manfaat banyak kesehatan.

Bagaimana cuka bisa memberi manfaat? Saya rasa itu ada hubungannya dengan kebiasaan sehat orang-orang dahulu.

Setiap kita makan karbohidrat dalam bentuk kompleks, usus butuh waktu lama untuk memecahnya.

Cuka apel memberi sinyal kepada pankreas untuk mempersiapkan diri memproduksi insulin.

Bagi penderita diabetes, karbohidrat kompleks bisa macet di pencernaan akibat tak ada atau tak cukup insulin untuk mengkonvertnya.

Minum sedikit cuka sebelum makan akan membantu memecahkan masalah.

Manfaat cuka apel untuk diabetes tipe 2

Dalam sebuah studi dari Arizona State University, beberapa orang minum 20 gram cuka sari apel , 40 gram air, dan 1 sendok teh sakarin dengan setiap makan. (Saya pikir pemanis stevia mungkin lebih baik dari sakarin, tetapi beda orang beda selera.)

Hasil penelitian, orang-orang yang menderita resistensi insulin (gejala diabetes tipe2) yang minum cuka sari apel, memiliki tingkat glukosa postprandial (setelah makan) pada 34% lebih rendah dibandingkan dengan kontrol.

Dengan demikian, cuka apel memberi manfaat:

1. Cuka sari apel memperlambat penyerapan glukosa dalam darah

Kinerja cuka apel pada glukosa postprandial telah ditemukan bahwa cuka bisa memperlambat penyerapan karbohidrat ke dalam darah, atau memperlambat perubahan pati menjadi gula. Cara kerja cuka sari apel meniru kerja obat seperti acarbose (nama merek Precose).

2. Cuka apel menurunkan tingkat glukosa setelah makan

Pada tahun 2004 studi juga melaporkan bahwa cuka mengurangi tingkat glukosa postprandial pada orang dengan resisten insulin parah dan menunjukkan bahwa cuka sari apel bisa meningkatkan sensitivitas insulin. Kinerja ini mirip dengan metformin.

3. Cuka apel mengurangi tingkat glukosa darah puasa

Sekarang, beberapa penelitian lain telah menemukan bahwa minum cuka apel pada sebelum tidur akan mengurangi tingkat glukosa darah puasa di pagi hari. Ini menunjukkan bahwa cuka sari apel juga bekerja meningkatkan produksi insulin, seperti cara kerja obat nateglinida (produk Starlix.)

4. Cuka apel dapat mengontrol dan menurunkan berat badan.

Cuka sari apel menghambat aktivitas metabolisme karbohidrat dan aktifitas enzim, termasuk amilase, sukrase, maltase, dan laktase. Akibatnya, beberapa gula dan pati tanpa dicerna sehingga menunda pengosongan makanan dari lambung.

Dari proses ini kita dapat menyimpulkan bahwa cuka sari apel bersifat mengurangi nafsu makan sehingga cocok untuk diet menurunkan berat badan.

5. Cuka sari apel untuk terapi pengobatan pre diabetes

Seperti paparan tulisan di atas, cuka apel secara signifikan mengurangi tingkat konsentrasi glukosa darah pada orang non-diabetes dan pada orang dengan diabetes, baik setelah makan dan setelah bangun di pagi hari.

Penurunan kadar glukosa darah ini menyimpulkan untuk beberapa penelitian bahwa cuka sari apel mendukung terapi pengobatan pada orang yang berisiko untuk diabetes tipe 2, termasuk mereka yang didiagnosis dengan prediabetes.

6. Cuka sari apel mendukung tingkat immunitas dan mencegah sembelit

GUnakan cuka sari apel tanpa disaring. Ada gumpalan seperti awan di dalam botol.

Gumpalan itu dikenal sebagai “ibu proven,” yang penuh probiotik dan bakteri menguntungkan lainnya, ini mendukung fungsi kekebalan tubuh untuk sebagian orang, bahkan membantu mencegah sembelit, dikutip dari kata Davis Michael Dansinger, MD, direktur Program Gaya Hidup dan Pembinaan Diabetes di Tufts University.

Mekanisme, bagaimana cuka apel dapat menurunkan gula darah

Mekanisme kerja dari cuka sari apel adalah mirip dengan obat diabetes, yaitu memblokir metabolisme pati.

Konstituen biologis aktif pada cuka sari apel adalah asam asetat. Asam asetat ini menghambat aktivitas beberapa enzim pencernaan, termasuk amilase, sukrase, maltase, dan laktase.

Akibatnya, gula dan pati melewati usus tanpa dicerna, sehingga menurunkan dampak kenaikan gula darah.

Obat diabetes tertentu dirancang untuk memblokir pencernaan gula dan pati. Dengan menghalangi pencernaan senyawa ini, obat-obat ini secara efektif dapat mencegah lonjakan gula darah, dan karena itu obat diabetes dapat membantu untuk mengatur kadar gula darah yang sehat.

Cuka sari apel  juga bekerja untuk memblokir kemampuan tubuh Anda untuk mencerna gula dan pati, yang berarti bahwa pengobatan alternatif ini mirip dalam tindakan beberapa obat diabetes tipe 2.

Efek samping cuka apel untuk diabetes tipe 2

Sudah menjadi hukum alam, bahwa setiap pengobatan pastiakan memiliki efek samping bagi orang-orang yang mengonsumsinya.

Begitu pula, meskipun banyak khasiat dari cuka sari apel bagi diabetes, namun juga memiliki efek negatif. Apa itu? Berikut keterangan singkatnya

1.  Cuka apel dapat mengikis enamel gigi

Asam asetat pada cuka apel dapat merusak enamel gigi dan dapat menyebabkan luka bakar pada jaringan sensitif di mulut dan tenggorokan, bagi orang-orang yang sensitif terhadap asam.

2. Cuka apel bahaya untuk penderita gastroparesis

Jika Anda memiliki gastroparesis terkait diabetes. lebih baik berfikir 3 kali ketika ingin minum cuka sari apel. Cuka dapat memperlambat pengosongan lambung, ini menunjukkan bahwa cuka sari apel dapat membuat masalah ini lebih buruk bagi mereka.

Bahkan, meskipun melalui pengenceran pun dikuatirkan itu akan meningkatkan asam dalam sistem pencernaan Anda, pada akhirnya akan mempengaruhi kesehatan ginjal dan tulang.

3. Cuka sari aple berbahaya bagi penyakit ginjal dan bisul

Mungkin, cuka sari apel dianggap aman untuk sebagian orang dengan diabetes. Namun, orang yang memiliki masalah ginjal atau borok harus menghindari mengonsumsi cuka apel.

Luka borok/bisul akan sulit diobati karena darah menjadi asam sehingga menjadikan tempat kondusif bagi bakteri.

Untuk lebih aman dalam rangka menghindari efek samping, konsultasikan masalah ini dengan dokter atau ahli medis ketika anda tertarik untuk mengonsumsi cuka apel.

Cara membuat resep cuka apel untuk diabetes tipe 2

Encerkan cuka apel dengan resep berikut, pilih salah satu yang Anda anggap cocok, konsumsi 2 kali sehari sebelum makan untuk hasil optimal dalam mengelola gula darah

1. Setengah segelas air dengan satu sendok makan cuka sari
2. Irisan mentimun dan cuka dingin dalam mangkuk
3. Dua sendok makan cuka dengan satu sendok makan madu
4. Cuka sari apel, minyak zaitun extra-virgin sebagai saus salad
5. Cuka sari apel dimasukkan dalam es teh plus lemon atau jeruk nipis dan madu
6. Satu sendok cuka sari apel, sesendok madu, dan segelas air penuh
7. Satu sendok makan cuka sari apel dalam 1 cangkir air, dengan beberapa tetes pemanis stevia
8. Cuka apel satu sendok makan, tambah minyak wijen, dan madu.

Meskipun banyak manfaat yang diambil dari cuka apel, namun obat, olahraga teratur, dan kebiasaan makan sehat adalah pilar utama dalam kontrol diabetes. Belum ada yang mengganti posisi ke tiga pengobatan tersebut.

American Diabetes Association tidak merekomendasikan penggunaan cuka apel karena belum cukup bukti bahwa itu aman bagi diabetes dan menyarankan hati-hati ketika ingin mengonsumsinya agar Anda bisa menghindari beberapa efek samping yang tidak diinginkan. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Pengobatan Alternatif #Pengobatan Diabetes