Diabetes Tipe 2 Karena Penyakit Asma

364 views

Diabetes Tipe 2 Karena penyakit Asma. Asma adalah penyakit paru-paru yang menyebabkan menyempitkan pernapasan individu. Pada dasarnya, saluran pernafasan adalah bagian penting ketika udara masuk dan keluar dari paru-paru.

Diabetes adalah sekelompok penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi akibat tubuh tak bisa memproduksi dan / atau menggunakan insulin dengan benar. Bagaimana kedua penyakit dikaitkan?

Hubungan asma dengan diabetes tipe 2

Seseorang penderita penyakit asma dapat membuat situasi pernapasan sulit dan dapat menyebabkan mengi, batuk dan bahkan dada sesak setiap saat.

Jika kondisi ini tidak segera diobati pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar, maka ini bisa menjadi berbahaya dan meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

Menurut National Heart, Lung, dan Blood Institute, bahwa lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia menderita asma dan mereka juga hidup dengan diabetes tipe 2.

Apa artinya untuk Anda? Jika Anda penderita Asma atau seseorang yang peduli penyakit asma, Anda harus bekerjasama dengan dokter.

Minta uji klinis untuk diabetes dan kondisi lain. Meski tidak ada jaminan bahwa penderita asma akan mengembangkan diabetes. Tapi tiga studi berikut ini bisa memberi bukti bahwa diabetes mellitus dapat terjadi karena asma daripada mereka yang hidup tanpa asma.

Diabetes tipe 2 bisa menyebabkan asma

Penelitian pertama diterbitkan dalam jurnal resmi American Pediatrics. Dalam studi ini, peneliti mengambil 2.000 koresponden yang menderita diabetes berusia 3- 21 th. Mereka menemukan bahwa 11% menderita asma, dan 16 % mereka menderita diabetes plus Asma.

Penelitian ini menyimpulkan:

– Anak-anak dengan diabetes memiliki tingkat yang lebih tinggi untuk mengembangkan asma, dan beberapa orang pengidap asma juga menderita diabetes.

Dalam sebuah artikel yang dimuat oleh reuters, melaporkan : “Beberapa penelitian sebelumnya telah menemukan bahwa orang dengan diabetes yang kurang terkontrol lebih mungkin untuk menunjukkan disfungsi paru-paru dari waktu ke waktu daripada mereka dengan diabetes terkontrol dengan baik”

Diabetes Tipe 2  akibat penyakit asma

Pada penelitian kedua ini diikuti dua kelompok orang dari tahun 1964 ke tahun 1983. Kelompok pertama terdiri dari 2.392 orang dengan asma. Kelompok kedua terdiri dari 4.784 orang tanpa asma.

Selama 19 tahun, persentase penderita asma akan mengembangkan diabetes adalah lebih tinggi daripada mereka yang tidak menderita asma.

Kesimpulannya: “Orang-orang dengan penyakit asma berisiko lebih tinggi untuk mengembangkan diabetes tipe 2.”

Penelitian ini ketuai oleh Dr. Young dari Maiyo klinik. Penemuan ini dipresentasikan pada pertemuan tahunan pada American Academy of Allergy, Asthma & Immunology di San Francisco.

Tapi Juhn memperingatkan bahwa studi lebih lanjut diperlukan sebelum hubungan asma dengan diabetes bisa terbukti dengan valid.

Juhn juga mengatakan : “Meskipun penting untuk menyadari peningkatan risiko diabetes pada orang-orang dengan asma, temuan ini harus diambil sikap hati-hati untuk mereka penderita Asma.”

Hubungan penyakit asma dengan diabetes melitus

Susan McQuade, terapis pernapasan di  Medikal Senter menyatakan bahwa, hampir 11 persen dari hampir 2.000 anak-anak dan orang dewasa muda di bawah usia 21 dengan diabetes juga menderita asma.

“ Diabetes dan asma adalah bentuk peradangan, tetapi untuk waktu yang lama kami belum berpikir bahwa kedua penyakit tersebut saling terkait,” katanya. “Meskipun studi ini menunjukkan hubungan antara diabetes dengan asma, namun masih perlu penelitian lebih lanjut.”

“Jika Anda memiliki anak dengan asma yang dilakukan perawatan dengan terapi inhalansia, maka ini memiliki kecenderungan untuk menambah berat badan,” katanya. Menjadi perhatian ketika obat dalam pengobatan asma dapat meningkatkan kadar glukosa darah.

Setiap anak dengan kondisi asma memiliki potensi untuk berada dalam situasi yang mengancam jiwa. Sangat penting bagi orang tua dan anak untuk mencari tahu tentang efek obat-obatan yg diambil.” kata Susan

Tips mencegah penyakit asma dan diabetes

Salah satu cara terbaik untuk mengontrol asma adalah “mengetahui pemicu.” Pemicu asma seperti binatang, alergi, dan bahkan makanan yang anda makan dapat menyebabkan serangan asma.

Jika Anda memiliki diabetes dan asma, maka Anda perlu belajar cara untuk mengontrol dan menjalani kehidupan yang lebih baik.

Hal utama adalah untuk berkonsultasi dengan dokter dan membuat perawatan medis dengan tips yang terbukti sangat membantu untuk mengontrol asma dan diabetes seperti :

– Menjauhkan hewan peliharaan Anda di kejauhan karena dapat menyebabkan serangan asma.
– Makan banyak buah-buahan dan sayuran.
– Makan makanan dengan asam lemak omega-3 seperti salmon, tuna, dan sarden.
– Hindari lemak trans dan asam lemak omega-6. Lihatlah label untuk memastikan makanan yang Anda makan
– Menjaga berat badan yang sehat, sebab orang-orang yang kelebihan berat badan cenderung memiliki lebih banyak kesulitan mengendalikan asma.
– Makan makanan yang memiliki sedikit lemak dan garam.
– Makan makanan dengan lebih banyak serat seperti sereal, gandum, roti, nasi.
– Melakukan aktifitas fisik yang membuat Anda bergerak 30 sampai 60 menit setiap hari, seperti jalan cepat, aerobik dll.
– Belajar untuk mengatasi stres. Stres dapat meningkatkan glukosa darah. Meskipun sulit untuk menghilangkan stres dari hidup Anda, Anda dapat belajar untuk mengatasinya.
– Stop mer0kok.
– Mengambil obat-obatan yang diresepkan bahkan ketika Anda merasa baik.
– Pelihara gigi dengan menyikat gigi dan flossing setiap hari untuk menghindari masalah dengan mulut , gigi, atau gusi.
– Lakukan pengujian glukosa darah Anda satu kali atau lebih sehari.
– Memeriksa tekanan darah jika dokter berpikir bahwa Anda harus melakukannya.
– Melaporkan setiap perubahan penglihatan kepada tim kesehatan.

Setelah bekerjasama dengan dokter dan membuat rencana perawatan, Anda harus memperhatikan nasehat dan memperhatikan semua hal-hal yang menyebabkan asma menjadi diabetes. Untuk masa depan Anda. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya