Menghindari Diabetes Pada Ibu Hamil Sejak Dini

341 views

Cara Mencegah dan Menghindari Diabetes Pada Ibu Hamil Sejak Dini. Tidak ada yang menjamin 100% ketika datang diabetes gestational dan anda berusaha mencegah.

Namun, kebiasaan sehat sebelum kehamilan bisa mencegah diabetes gestasional sejak dini. Jika Anda sudah memiliki diabetes gestational pada riwayat kehamilan sebelumnya, tanamkan kebiasaan sehat untuk mengurangi risiko di kehamilan berikutnya, serta mencegah pengembangan diabetes melitus tipe 2.

Ingat, meskipun beberapa kasus diabetes gestasional (DG) dapat dicegah, namun wanita yang memiliki gen atau warisan, risiko sulit untuk dicegah.

Tidak peduli seberapa keras usaha Anda (meskipun Anda meminimalkan kasus ). Riwayat keluarga dan genetik merupakan faktor kuat dalam mengembangkan DG. Hanya saja, Anda dapat menunda diabetes gestasional dengan perbaikan gaya hidup.

Ide terbaik adalah perubahan hidup menjadi lebih proaktif pada kebiasaan pola hidup sehat. Jika Anda positif menderita DG, setidaknya hidup sehat proaktif bisa meminimalkan efek komplikasi diabetes gestasional pada ibu dan bayi.

Meskipun semua wanita harus hidup sehat proaktif, namun yg PALING proaktif adalah wanita dengan PCOS (beberapa studi telah menemukan bahwa +/- 40% dari wanita dengan PCOS akan memiliki diabetes gestasional).

Baca : Hubungan PCOS dan Diabetes 

Namun, perlu diketahui bahwa tidak ada yang bisa memprediksi dengan akurasi 100% terhadap siapapun wanita yang akan berisiko DG.

Bahkan, ketika ada beberapa wanita pengidap diabetes gestasional tetapi mereka tidak memiliki catatan faktor risiko sama sekali! Jadi, untuk mengetahui gejala diabetes gestasional, seorang wanita harus menjalani tes skrining darah.

Menurut beberapa penelitian, hampir separuh perempuan memiliki DG namun tidak memiliki faktor risiko yang diidentifikasi sama sekali.

Dan, beberapa wanita yang memiliki faktor risiko diabetes gestasional tetapi mereka tak memiliki diabetes gestasional pada setiap kehamilannya.

Jadi, siapapun sulit untuk mengetahui dan memprediksi datangnya DG, kecuali ahli medis dengan tes akurasi mereka.

Namun, bukan tak masuk akal jika Anda melakukan perubahan hidup sehat proaktif untuk mencegah diabetes gestasional sedini mungkin.

Karena, gejala diabetes gestasional jarang memberikan tanda, dan diabetes gestasional parah dapat menyebabkan risiko untuk bayi dan Anda sendiri.

Bagaimana cara menghindari diabetes pada ibu hamil?

Berikut adalah beberapa tips untuk Anda dalam upaya menghindari risiko diabetes gestasional

1. Memahami faktor risiko

Kabar baiknya, diabetes gestasional dapat dicegah, atau risiko Anda untuk mengembangkan setidaknya diminimalkan. Tidak ada jaminan 100% pasti berhasil, tapi kebiasaan yang lebih sehat dapat anda terapkan sebelum dan selama kehamilan.

– Dapatkan riwayat keluarga.

Langkah pertama dalam mencegah diabetes gestasional adalah menentukan faktor risiko. Jika ternyata Anda berisiko tinggi, maka Anda dan dokter akan mengambil langkah-langkah meminimalisir risiko untuk menjaga Anda dan bayi lahir sehat.

Tanyakan pada kerabat langsung, adakah sejarah diabetes pada keluarga ANda. Risiko diabetes gestasional akan semakin tinggi jika salah satu keluarga Anda terkena diabetes.

– Memahami faktor penyebab lainnya

Menentukan faktor risiko lain seperti usia lebih 30 th, ada riwayat DG sebelumnya, apakah pernah memilki bayi besar (9 pounds atau lebih) atau kelahiran mati pada kehamilan sebelumnya, dan pernahkah Anda memiliki tes gula darah yang abnormal sebelumnya, termasuk glikosuria (gula dalam urin Anda).

2. Pastikan gula darah normal sebelum hamil.

Jika Anda belum hamil, rencanakan untuk memiliki glukosa darah normal melalui pengujian di layanan kesehatan setempat SEBELUM mencoba untuk hamil, sehingga Anda bisa mendapat informasi jelas dan menetapkan bahwa gula darah Anda terlebih dahulu normal untuk memulai kehamilan.

Jika gula darah Anda tidak normal pada pra-kehamilan, ini sangat bahaya karena gula darah tinggi pada saat pembuahan di trimester pertama sangat terkait dengan beberapa cacat lahir dan keguguran / bayi lahir mati (organ janin terbentuk dalam hitungan menit pada trimester pertama kehamilan).

Penelitian telah menunjukkan dengan sangat jelas bahwa program perawatan prakonsepsi dan kontrol gula darah yang ketat sangat menentukan hasil kehamilan.

3. Turunkan berat badan.

Jika Anda memiliki kelebihan berat badan, sebaiknya turunkan untuk mendapat berat ideal. Kelebihan berat badan tidak disarankan selama kehamilan. Berat badan berlebih merupakan faktor risiko diabetes gestasional, jadi menurunkan berat badan antara 5% sampai 7% dari berat tubuh Anda (jika Anda kelebihan berat badan) sebelum Anda mencoba untuk hamil.

4. Diet sehat

Fokus pada makan sehat. Tujuan utama dari diet adalah untuk menjaga gula darah Anda tetap stabil dan normal sepanjang hari.

– Makan lebih banyak serat minim 10 gram / hari.

Serat akan membantu Anda menstabilkan kadar gula termasuk biji-bijian, buah-buahan (terutama plum), dan sayuran (terutama sayuran berdaun hijau).

– Tingkatkan asupan protein.

Protein merupakan bagian penting dari diet yang sehat, dan menyediakan banyak vitamin B untuk membantu mencegah cacat lahir.

Daging tanpa lemak, seperti ayam, merupakan sumber protein yang baik dan aman bagi wanita hamil untuk mengkonsumsi. Hindari ikan kalengan karena tingkat merkuri yang tinggi dapat berbahaya bagi wanita hamil

– Nikmati buah segar secukupnya.

Buah segar baik untuk Anda, tapi hindari jus buah manis.

– Hindari tepung putih

Hindari tepung putih seperti gula, tepung kentang dan pasta. Jika ingin mengonsumsi, gunakan secara terbatas, jangan berlebihan.

– Perhatikan waktu dan berapa banyak jumlah makanan yg Anda makan.

Setiap makanan akan meningkatkan gula darah. Tubuh melepaskan insulin dalam menanggapi gula darah tinggi yang terjadi setelah Anda makan. Buat jadwal disiplin makan sesuai rencana diet.

5. Olah raga

Berolahraga sebelum dan selama kehamilan dapat membantu Anda mencegah diabetes gestasional. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang aktif secara fisik selama 4 jam seminggu atau 30 menit sehari, sebelum dan selama kehamilan dapat mengurangi risiko diabetes gestasional pada sekitar 70%.

Anda dapat menggabungkan beberapa kegiatan olahraga ringan untuk menjaga stres seperti mencuci baju, menyapu halaman, bersepeda ringan dll.

Pastikan memantau detak jantung Anda saat berolahraga dan tidak pernah melebihi detak jantung yang direkomendasikan untuk target usia dan berat badan.

6. Kunjungi dokter atau ahli medis secara disiplin

Menjadi pasien proaktif untuk berbagai informasi penting dari ahli medis dapat membantu dalam mencegah diabetes gestasional.

Konsultasikan semua daftar obat atau suplemen yang Anda konsumsi dan laporkan semua keluhan ANda. Tanyakan juga, apa rekomendasi diet atau olahraga yang sesuai bagi Anda. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya