Khasiat Lidah Buaya Untuk Diabetes

391 views

Khasiat lidah buaya untuk diabetes. Lidah buaya diduga bisa menyembuhkan penyakit diabetes tipe 2. Bagaimana cara mengolah lidah buaya untuk obat diabetes? Berapa dosis lidah buaya untuk pengobatan? Apa efek samping lidah buaya bagi tubuh diabetes?

Khasiat lidah buaya bagi tubuh diabetes

Lidah buaya telah lama digunakan sebagai obat alternatif untuk berbagai perawatan kecantikan, terutama karena efek yang menenangkan dan menyegarkan kulit, yang membuat tanaman lidah buaya menjadi produk untuk perawatan kulit yang baik.

Namun pada akhir-akhir periode ini ditemukan manfaat lain dari lidah buaya, studi terbaru menunjukkan bahwa kandungan lidah buaya juga bisa digunakan untuk pengobatan alternatif diabetes tipe 2.

Penyakit diabetes melitus adalah suatu penyakit dimana tubuh pasien memiliki terlalu banyak gula atau glukosa di dalam darah yang disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh untuk mengatur insulin.

Orang yang mengalami penyakit diabetes, akan meningkatkan resiko ganda. Serangan jantung, stroke, kerusakan saraf, gangguan peredaran darah, luka tak segera sembuh, kebutaan dan meningkatkan risiko infeksi, mengancam mereka yang didiagnosis diabetes.

Tanaman lidah buaya telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati berbagai luka, baik luka baru maupun luka bakar.

Namun tak hanya itu ternyata, beberapa bukti menunjukkan bahwa kandungan lidah buaya dapat memberi manfaat menurunkan kadar gula darah juga, untuk penderita penyakit diabetes melitus.

Kemudian, apa sih manfaat dan peran dari kandungan lidah buaya untuk diabetes?

Jika Anda tertarik, mungkin Anda perlu mencoba khasiat kandungan lidah buaya untuk meringankan gejala diabetes.

Jurnal lidah buaya untuk diabetes

Menurut jurnal yang dilaporkan oleh University of Maryland Medical Center, sebuah studi menunjukkan bahwa gel lidah buaya mempunyai efek anti-inflamasi lebih tinggi daripada krim hidrokortison 1 %.

Selain itu, sifat antimikroba pada lidah buaya dapat mengurangi kemungkinan infeksi dimana penderita diabetes rentan dengan kondisi ini.

Pada sekitar 1995 di Thailand, pernah diadakan studi klinis tentang manfaat dari kandungan lidah buaya untuk diabetes, yang mengikutsertakan sejumlah 39 peserta penderita penyakit diabetes.

Ke 39 pasien diabetes diinstruksikan mengambil 1 sendok makan jus lidah buaya sebanyak dua kali sehari selama dua minggu. Hasil penelitian memberi bukti bahwa kadar glukosa darah mereka turun secara signifikan pada akhir periode percobaan.

Kemudian percobaan diulang. Percobaan kali ini dengan mencampur antara jus lidah buaya dengan glibenklamid. Glibenklamid adalah obat untuk gejala awal diabetes.

Tujuan percobaan, untuk mengetahui tingkat percepatan penurunan gula darah.

Ketika semua peserta mengambil dosis yang sama dari jus lidah buaya yang dicampur dengan 10 mg glib3nklamid, hasil percepatan penurunan gula darah tetap dalam kurun 2 minggu.

Ini berarti, lidah buaya menghalangi penyerapan glib3nclamide oleh tubuh.

Lalu, bagaimana kandungan lidah buaya dalam mengobati dan mencegah diabetes? Mudah-mudahan artikel ini akan menambah wawasan kita tentang manfaat lidah buaya.

Kandungan lidah buaya

Kandungan lidah buaya untuk DM Tipe 2 sudah diteliti dari beberapa penelitian. Menurut studi tersebut bahwa jika digunakan dengan cara yang tepat, lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa darah dalam tubuh penderita penyakit diabetes melitus.

Kandungan lidah buaya yang berperan untuk diabetes adalah glukomanan.

Glukomanan ini ada di dalam gel lidah buaya. Glukomanan merupakan serat makanan yaitu polisakarida yang bersifat mudah larut dalam air. Kita tahu, serat makanan yang diasup oleh tubuh akan berperan dalam mengurangi jumlah glukosa.

Singkatnya, komponen hemiselulosa pada gel lidah buaya ini dapat bekerja sebagai zat hipoglikemik dan anti hiperglikemik, efeknya adalah menurunkan tingkat gula darah pada diabetes tipe 2  secara efektif.

Kandungan lidah buaya untuk diabetes yang lain adalah, senyawa antrakuinon (berupa fenol organik dengan aroma tertentu) dan lektin (protein yang mengikat karbohidrat bersama-sama).

Kedua senyawa tersebut juga bekerja membantu dalam mengurangi kehadiran glukosa dalam darah kita serta menjaga kondisi gula darah untuk lebih stabil.

Dengan mengonsumsi gel lidah buaya, ini akan dapat menurunkan tingkat gula darah sebanyak 50% hanya dalam beberapa bulan.

Selain itu, kandungan aktif dalam gel lidah buaya juga bersifat detoktif, yaitu mendetoksifikasi tubuh dengan membantu dalam menghilangkan kelebihan glukosa dari aliran darah.

Kandungan dari gel lidah buaya yang lain adalah sifat antioksidan yang luar biasa serta sifat anti-inflamasi, yang membuat kita terhindar dari berbagai masalah lain, seperti bisul, luka, infeksi, dll yang berhubungan dengan diabetes.

Semua itu akan membantu tubuh diabetesi dalam meningkatkan sekresi insulin, sehingga lidah buaya sangat bagus untuk obat pencegah prediabetes, atau gejala diabetes tipe 2.

2 Cara membuat jus lidah buaya untuk diabetes

Ketika digunakan dengan benar, lidah buaya dapat menurunkan glukosa darah. Tak hanya itu, ANda bisa mengambil manfaat dari lidah buaya untuk mengobati luka diabetes.

Berikut adalah beberapa cara menggunakan jus lidah buaya untuk terapi diabetes Anda

Cara 1 :

Ambil 1 sendok makan jus lidah murni, dimakan dua kali sehari. Khasiat : untuk membantu mengatur aliran insulin dan kadar glukosa darah secara alami.

Selain itu, khasiat jus ini juga membantu membuka pembuluh darah yang tersumbat. Kandungan mannose pada lidah buaya berperan dalam melancarkan aliran darah yang memfasilitasi pengiriman oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Cara 2 :

Lidah buaya untuk mengobati luka diabetes, Oleskan gel lidah buaya murni untuk bisul. Khasiat : mengurangi peradangan dan iritasi.

Dosis lidah buaya untuk diabetes

Pada tahap awal dari pengobatan, dosis lidah buaya untuk pengobatan diabetes yaitu satu sendok teh setiap hari.

Setelah tubuh Anda menyesuaikan, tingkatkan jumlah hingga 3 sendok teh per hari.

Namun, jika Anda tidak suka rasa pahitnya, tambahkan sedikit madu atau pemanis lain sebelum Anda mengkonsumsinya.

Takaran dosis lidah buaya yang umum adalah, Anda bisa ambil antara 5 atau 15 ml per hari.

Efek samping lidah buaya pada diabetes

Meskipun banyak manfaat yang bisa diambil dari kandungan lidah buaya untuk diabetes, tetapi Anda perlu mempertimbangkan efek samping yang didapat.

Beberapa efek samping akibat mengonsumsi lidah buaya bagi diabetes adalah sebagai berikut

1. Lidah buaya mempunyai efek pencahar.

Menurut berita yang disunting MedlinePlus, lidah buaya memiliki efek pencahar.

Mengkonsumsi lidah buaya dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan kram perut yang menyakitkan, mencret dan diare.

Orang dengan diabetes yang mengalami jenis diare dapat mengembangkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit, terutama jika mereka memiliki penyakit ginjal.

2. Detak jantung tidak teratur.

Akibat ketidakseimbangan kadar elektrolit, terutama kadar kalium rendah pada diabetesi dapat menyebabkan kelemahan otot dan irama jantung yang tidak teratur.

3. Menurunkan penyerapan obat.

Jus lidah buaya juga dapat menurunkan penyerapan banyak obat, ini sudah dibuktikan ketika obat glibenklamid kehilangan fungsinya.

4. Meningkatkan resiko kanker usus besar.

Mengkonsumsi produk-produk lidah buaya selama lebih dari satu tahun dapat meningkatkan risiko kanker usus besar.

5. Iritasi kulit

Meskipun lidah buaya bisa digunakan pengobatan alternatif secara topikal untuk menyembuhkan penyakit kulit tertentu, namun juga dapat menyebabkan iritasi kulit.

Luka bedah menjadi lebih lambat untuk sembuh setelah penerapan lidah buaya. Selain itu, menerapkan lidah ke wajah juga dapat menyebabkan kemerahan dan sensasi rasa terbakar (dermabrasi).

6. Reaksi alergi

Beberapa orang alergi terhadap lidah buaya.Tanda-tanda reaksi alergi termasuk ruam kulit atau gatal-gatal, bengkak, kesulitan bernafas, sesak di tenggorokan atau dada, dan rasa nyeri di dada.

Reaksi alergi terhadap jus lidah buaya harus dianggap sebagai keadaan darurat medis. Bentuk ruam kulit akibat alergi lidah buaya hampir mirip dengan bentuk psoriasis.

Peringatan

Jangan menggunakan lidah buaya jika Anda mengalami alergi ketika menggunakan gel lidah buaya.

Jangan mengambil lidah buaya ketika Anda sedang hamil, atau berencana untuk menjadi hamil, atau menyusui. Jangan mengonsumsi lidah buaya ketika Anda sedang dalam perawatan obat medis.

Tanyakan pada dokter Anda tentang interaksi obat ketika Anda ingin menggunakan gel lidah buaya. Atau, tanyakan tentang dosis lidah buaya yang cocok untuk diabetes Anda. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Pengobatan Alternatif #Pengobatan Diabetes