Mengapa Diabetes Menyebabkan Mata Katarak

370 views

Komplikasi Diabetes Katarak. Bagaimana cara diabetes menyebabkan katarak? Bagaimana cara mencegah katarak pada pasien diabetes? Apa hubungan diabetes dan katarak?

Jika Anda memiliki penyakit diabetes melitus, ada banyak alasan penting yang memaksa Anda untuk mengikuti rekomendasi dokter atau ahli diabetes perihal diet dan kontrol gula darah.

Salah satu alasan tersebut adalah menghindari katarak. Sebab, orang dengan diabetes lebih mungkin dan rentan untuk mengembangkan katarak hingga kebutaan, dibanding orang normal non-diabetes.

Apa itu katarak?

Katarak adalah suatu kondisi dimana lensa alami pada mata menjadi keruh, atau buram. Cahaya tidak melewati lensa sebagaimana mestinya dan tidak tercermin dengan benar ke retina (jaringan peka cahaya yang melapisi bagian belakang mata). Akibatnya, visi menjadi berkabut dan terdistorsi (kabur).

Pada umumnya, katarak yang terkait dengan perubahan di mata terkait usia, meskipun banyak faktor-faktor lain, seperti obat-obatan, operasi, paparan sinar matahari dan penyakit dimana juga berperan dalam pengembangan katarak.

AKan tetapi, katarak dapat menimpa orang muda, jika mereka memiliki penyakit diabetes melitus, bak tipe 1 atau tipe 2.

Patofisiologi katarak pada diabetes

Lensa mata adalah struktur fisik yang unik yang tidak dapat diperbaiki atau diganti. Keunikan dan keindahan mata bisa hilang jika terakumulasi oleh kerusakan yang mungkin terjadi akibat perubahan dari waktu ke waktu.

Sekitar 90%, materi dalam lensa mata terdiri dari protein yang berbentuk benang panjang yang ditata sangat rapi, seperti serabut kabel yang memungkinkan transmisi cahaya hingga hampir sempurna. Namun, jika struktur yang indah ini rusak maka dapat menyebabkan katarak.

Katarak datang dalam berbagai jenis. Jenis yang paling umum adalah biasa disebut katarak senilis. Katarak senilis menjadi masalah pada penglihatan pada hampir secara eksklusif pada mereka yang berusia lebih dari 60, meskipun kerusakan awal yang mendasari dimulai pada dekade sebelumnya.

Katarak senilis biasanya ditandai awal dengan perubahan warna lensa, kemudian dibarengi dengan penglihatan berkurang akibat terjadi kerusakan struktural lokal, membentuk opacity yang berbeda.

Diabetes menjadi agen untuk mengembangkan katarak senilis pada sekitar 40%. Percepatan kerusakan lensa mata dikreasikan dalam lingkungan yang bergula darah tinggi.

Katarak juga terkait erat dengan kebocoran kalsium dan natrium melalui membran sel yang rusak, dan kerusakan oksidatif pada lensa.

Dari beberapa hal tersebut, penyakit diabetes melitus dengan diet buruk akan melemahkan pertahanan antioksidan yang dibutuhkan lensa untuk melindungi diri.

Jika gula darah baik di bawah kontrol, maka akan memperkuat pertahanan antioksidan dan melindungi membran sel lensa dari kebocoran.

Ada jenis katarak khusus untuk diabet yang disebut katarak gula ( sugar cataracts ), hanya ditemukan pada diabetes. Katarak jenis ini terjadi pada semua usia, tetapi yang paling mencolok terjadi pada orang muda di usia dua puluhan yang berada dalam kontrol diabetes tipe 1 yang buruk.

Katarak gula dapat tumbuh dengan cepat dan hilangnya penglihatan di mata bisa lengkap hanya dalam 3 hari. Kontrol gula darah yang buruk akan mengaktifkan jalur reduktase aldosa di mana glukosa diubah dalam satu langkah menjadi sorbitol.

Sorbitol yang rusak akan terakumulasi dalam lensa dan menarik begitu banyak air mata sehingga struktur yang indah dari lensa penglihatan menjadi rusak. Akhirnya katarak gula akan terbentuk.

Hubungan penyakit diabetes dan katarak

Seseorang dengan diabetes dapat mengembangkan katarak pada usia dini, dan kondisi ini akan berkembang lebih cepat pada penderita diabetes dibandingkan orang yang tidak memiliki diabetes.

Hal ini karena gula darah tinggi pada diabetes dapat menyebabkan perubahan di lensa mata, seperti pembengkakan atau kekeruhan lensa yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk melihat.

Professor Chee Soon Phaik, Konsultan Senior dan Kepala Layanan Katarak, di Singapore, mengatakan bahwa sebagian besar gejala katarak berkembang secara perlahan dan Anda mungkin tidak menyadarinya pada tahap awal kondisi. Namun, penglihatan Anda akan terpengaruh dan mengaburkan pandangan secara langsung.

Katarak sangat berbahaya untuk kesehatan mata jika kondisi lensa menjadi benar-benar putih. Kondisi ini, disebut katarak masak atau hypermature cataracts.

Situasi ini dapat menyebabkan peningkatan tekanan mata yang hadir secara tiba-tiba dengan ditandai kemerahan dan rasa nyeri pada mata, serta sakit kepala. Jika katarak menyebabkan peradangan dan tekanan mata menjadi tinggi, maka katarak harus segera dihilangkan.

Gejala diabetes katarak

Sebuah katarak umumnya tidak menyebabkan gejala semisal iritasi mata atau rasa sakit, tetapi dapat menyebabkan kebutaan paling umum di dunia.

Meskipun setiap orang bisa mendapatkan katarak, penderita diabetes sangat rentan untuk mendapatkan resiko itu dan kondisi gangguan mata lainnya seperti retinopati diabetes dan glaukoma .

Jika Anda memiliki diabetes, gejala pertama bahwa Anda mungkin memiliki katarak adalah penglihatan kabur atau redup yang tidak dapat dikoreksi dengan alat bantu visual korektif seperti kacamata.

Tanda dan gejala diabetes katarak lainnya meliputi:

– Kesulitan melihat pada malam hari, kemudian memburuk dengan seiring waktu berjalan
– Sensitivitas terhadap cahaya dan silau
– Seperti melihat halos di sekitar lampu
– Membutuhkan cahaya sangat terang ketika membaca
– Lensa memudar atau warna menguning
– Penglihatan ganda pada salah satu mata

Jika Anda mengalami beberapa gejala katarak seperti diatas, sebaiknya segera menghubungi layanan kesehatan setempat atau ahli diabetes yang menangani masalah diabetes Anda.

Pencegahan diabetes katarak

DM Tipe 1 dan Katarak merupakan salah satu penyebab utama dari kebutaan di dunia. Melakukan perawatan khusus yang ekstra pada mata Anda adalah yang paling penting.

Pastikan bahwa Anda mengikuti petunjuk dokter, dan check-up kesehatan mata secara reguler dapat membantu memantau perkembangan kondisi Anda.

Namun, Anda juga dituntut untuk aktif mengelola mata secara mandiri. Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah katarak

– Mengontrol tingkat gula darah Anda. Anda perlu untuk mendapatkan gula darah Anda kembali ke 90-130 miligram per desiliter atau mg / dL sebelum makan, dan kurang dari 180 mg / dL pada satu sampai dua jam setelah makan.
– Pemeriksaan mata secara teratur adalah kunci untuk deteksi dini dalam upaya mencegah katarak.  Periksakan mata Anda setiap tahun pada perawat mata profesional.
– Melindungi mata Anda dari sinar UV dengan memakai kacamata hitam secara disiplin
– Mempertahankan gaya hidup sehat dan makan diet seimbang.
– Berhenti mer*k0k dan jangan minum alk*h0l.

Diabetes Katarak adalah kondisi yang progresif. Para penyadang diabetes banyak mengembangkan kondisi ini dengan bertambahnya usia dan buruknya kontrol diabetes mereka.

Belajar untuk mengatasi keduanya,  diabetes dan katarak adalah suatu tantangan.

Pendidikan awal tentang semua yang terkait diabetes dapat membantu Anda memahami apa yang akan terjadi di masa depan sehingga Anda harus mempersiapkan diri dengan apa yang akan Anda kerjakan sekarang. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya