Komplikasi Diabetes Menyebabkan Hilang Ingatan

387 views

Diabetes hilang ingatan. Diabetes tipe 2 dapat menyebabkan kehilangan memori (amnesia). Kehilangan memori diakibatkan oleh diabetes yang kurang terkontrol.

Diabetes dan hilang ingatan sangat terkait erat, otak bekerja butuh glukosa, tetapi penyimpanan glukosa di otak menjadi terbatas.

Untuk menjaga fungsi otak normal, penderita diabetes membutuhkan pasokan glukosa stabil dari darah mereka.

Kehilangan memori dan fungsi otak dapat terjadi selama periode glukosa darah rendah (hipoglikemia) dan glukosa darah tinggi (hiperglikemia).

Kedua kondisi ini dapat mempengaruhi memori dalam jangka panjang bagi penderita diabetes tipe 2.

Bagaimana diabetes menyebabkan hilang ingatan?

Neurotransmisi adalah satu dari beberapa bagian sel saraf di otak yang berperan sebagai sinyal, melalui bahan kimia atau sinyal-sinyal listrik.

Sebagai contoh, ketika Anda mempelajari informasi baru maka informasi tersebut disimpan ke memori, itulah peran penting dari neurotransmisi. Untuk berfungsi dengan baik, sel saraf tersebut membutuhkan tingkat metabolisme yang tinggi di otak dan pasokan glukosa stabil.

Untuk penderita diabetes, risiko gagal neurotransmisi terjadi hampir setiap hari, tidak peduli apakah mereka memiliki tipe 1, tipe 2 atau Gestational Diabetes.

Anda mungkin berpikir bahwa kadar glukosa yang tinggi bisa mempercepat fungsi otak Anda, tetapi ini hanya akan merusak seperti kadar glukosa rendah.

HIperglikemik dan hipoglikemik yang ekstrem akan menyebabkan kerusakan hippocampus sehingga mengakibatkan konsentrasi yang buruk, kehilangan memori jangka pendek, dan ketidakmampuan untuk mengambil informasi baru ke memori untuk disimpan dalam jangka panjang.

Diabetes dengan hiperglikemik dimana kadar glukosa darah yang tinggi yang terus menerus diketahui merusak saraf dan otak tidak kebal terhadap efek ini.

Apakah diabetes menyebabkan alzheimer?

Diabetes tipe 2 membawa risiko penyakit Alzheimer yang dua kali lebih tinggi daripada orang non-diabetes.

Risiko menjadi lebih tinggi jika diabetes tak terkontrol dengan baik, sehingga manajemen diabetes yang benar dapat membantu untuk mencegah Alzheimer.

Dalam jangka pendek, hiperglikemia telah terbukti menimbulkan disfungsi kognitif ( pengurangan kemampuan untuk berpikir).

Hipoglikemia adalah keadaan penyandang diabetes yang memiliki lebih rendah pada kadar glukosa darah.

Ketika kadar gula darah yang rendah, otak kekurangan glukosa yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi dengan benar dan mengakibatkan alzheimer serta gangguan jangka pendek lainnya.

Namun, para peneliti belum menemukan bukti kuat bahwa hipoglikemia memiliki efek negatif pada memori dalam jangka panjang.

Hubungan diabetes dengan hilangnya ingatan

Orang dengan penyakit diabetes melitus tipe 2 sangat rentan kehilangan kekuatan otak dimana salah satu fungsi otak sebagai kemampuan untuk mengatur setiap tetes aliran darah.

Sebuah penelitian oleh para ahli di Harvard Medical School menunjukkan bahwa dampak tersebut telah diuji pada tes memori dan kognisi pasien diabetes.

Peningkatan dramatis penyakit diabetes melitus hilang memori, mempengaruhi seper enam belas orang dewasa yang terkait dengan tingkat obesitas dan minimnya olahraga.

Sebuah studi baru oleh para ilmuwan di Harvard telah menemukan orang-orang dengan diabetes tipe 2 mengalami kehilangan kekuatan otak sebagai kemampuan untuk mengatur darah sehingga kadar gula darah menjadi drop, yang mengakibatkan hilangnya memori dan penurunan fungsi kognitif

Para peneliti di AS, diketuai oleh Dr Vera Novak juga menemukan penurunan yang signifikan pada daya kognitif otak pada 40 orang diabetesi tipe 2, yang berdampak kemampuan mereka untuk memasak hingga mandi sendiri.

Penelitian ini menjelaskan mengapa orang dengan diabetes memiliki peningkatan risiko demensia.

Dr  Novak, yang karyanya diterbitkan dalam jurnal Neurology, mengatakan: regulasi aliran darah normal memungkinkan otak untuk bekerja mendistribusikan darah ke area otak.

Deteksi dini dan pemantauan regulasi aliran darah mungkin merupakan prediktor penting dari perubahan dalam keterampilan kognitif dan pengambilan keputusan.

Dr Laura Phipps dari Alzheimer Research UK juga mengatakan bahwa munculnya peradangan di otak terlibat dalam penyakit Alzheimer dan berdampak pada penurunan kemampuan otak untuk mengalirkan aliran darah.

Studi ini melibatkan lebih banyak orang yang diuji selama waktu yang cukup lama sehingga gambaran lebih jelas tentang hubungan antara diabetes dan kehilangan memori dapat muncul.

Gejala diabetes hilang ingatan

Gejala kehilangan memori pada diabetesi mencakup:

– Penurunan kemampuan untuk mengingat peristiwa penting dalam hidup Anda
– Mudah lupa untuk mengingat terhadap apa yang baru saja Anda lakukan
– Lupa terhadap kebiasaan harian di rumah, seperti cara mandi, hingga cara menggunakan baju dengan benar.
– Melupakan nama-nama orang yang dekat dengan Anda

Penyebab diabetes hilang ingatan

Kehilangan memori pada diabetesi dapat disebabkan atau diperparah oleh salah satu dari berikut:

– Riwayat penyakit Alzheimer
– Sering mengalami depresi
– Mendapat tekanan di hati dan pikiran
– Pernah cedera kepala atau gegar otak
– Ada riwayat stroke atau serangan iskemik transient (mini-stroke)
– Tiroid kurang aktif, hipotiroid
– Kekurangan thiamine (B1 vitamin)
– Peristiwa traumatis menyebabkan amnesia psikogenik
– Penggunaan obat-obatan tertentu – seperti obat penenang atau obat untuk penyakit Parkinson
– Penyalahgunaan alk0h0l
– Kadar glukosa darah tinggi selama jangka waktu yang panjang
– Faktor usia. Kehilangan memori cenderung menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia.
– Penggunaan M3tformin (MF). Menurut penelitian baru dari Australia, obat oral diabetes MF terkait dengan intervensi fungsi otak, tetapi suplementasi dengan vitamin B12 dapat mengurangi beberapa efek kognitif akibat MF.

Pencegahan

Manajemen diabetes dan pemeliharaan tingkat gula darah yang tepat sangat penting dalam melindungi diri dari kehilangan memori. Pastikan bahwa tekanan darah Anda terkontrol dengan baik.

Beberapa manajemen tersebut harus dikombinasi dengan berbagai kegiatan dan perilaku yang dapat meningkatkan kognisi dan mencegah diabetes hilang ingatan, seperti

1. Tidur yang cukup.

Hubungan antara tidur dan diabetes tidak boleh diabaikan. Para peneliti telah menegaskan bahwa gula darah tinggi dapat menyebabkan insomnia dan gelisah.

Kebiasaan tidur yang buruk juga dapat meningkatkan resistensi insulin, dimana tubuh gagal untuk mengenali dan menanggapi kehadiran insulin.

Tidur juga telah terbukti positif mempengaruhi memori, sebagai waktu istirahat otak akibat banyak informasi yang direkam.

Mempertahankan siklus tidur yang stabil antara 7 – 9 jam setiap hari adalah tugas penting Anda untuk kesehatan memori dan mengendalikan diabetes.

2. Senam otak.

Senam otak atau latihan mental adalah suatu kegiatan positif untuk otak karena merangsang pikiran Anda. Senam otak dapat seperti game memori online, atau mengisi teka-teki silang. Kegiatan ini dapat membangun otot-otot mental Anda.

3. Olahraga dan diet yang terprogram.

Latihan fisik juga baik untuk otak. Selama olahraga akan terjadi pelepasan endorfin dan peningkatan suasana hati untuk lebih mood.

Studi terbaru menunjukkan bahwa olahraga fisik mampu menciptakan neuron baru dalam bagian otak yang bertanggung jawab untuk memori dan belajar.

Gabungkan olahraga dengan diet rendah lemak, perbanyak makan ikan ( salmon, tuna), daging tanpa lemak, sayuran segar dan buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan. Makanan ini menyehatkan otak dan menjaga kadar glukosa untuk lebih stabil.

4. Mengelola Tingkat Stres

Tingkat stres tinggi sangat kontra-produktif ketika Anda ingin mengelola diabetes dan gula darah. Ketika dihadapkan dengan situasi stres, tubuh akan menyimpan kalori ekstra yang tidak dibakar dan disiimpan sebagai timbunan lemak, yang akan mengurangi sensitivitas insulin.

Peningkatan gula darah dikombinasikan dengan penurunan sensitivitas insulin akan memacu kehilangan memori, penyakit jantung, masalah ginjal dan sejumlah komplikasi diabetes lain.

Apa pun yang Anda dapat lakukan untuk mengurangi tingkat stres Anda akan membantu Anda mengelola diabetes Anda dan meningkatkan memori Anda.

Untuk lebih memahami semua efek diabeets yang mengakibatkan kehilangan memori Anda, kunjungi ahli kesehatan setempat guna mendapat informasi lebih detail sehingga Anda bisa mencegah kehadiran dini dari beberapa penyakit terkait diabetes. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya