Apa Hubungan Diabetes Dengan Asam Urat?

404 views

Diabetes akibat asam urat. Bagaimana asam urat bisa menyebabkan diabetes? Apa hubungan asam urat dengan diabetes? Diabetes Terjadi Karena Asam Urat, Bagaimana Mencegahnya.

Banyak orang yang menderita gout arthritis / asam urat dan mengembangkan penyakit diabetes tipe 2, dan ini sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu.

Memiliki satu diantara kedua penyakit tersbut ( asam urat atau diabetes ) maka akan mengembangkan risiko penyakit yang lain.

Hal ini menjadi semakin jelas karena beberapa fakta menampakkan bahwa diabetes mellitus dapat terjadi karena penyakit asam urat terkait dengan obesitas, hipertensi dan tekanan darah tinggi.

Begitu pula dengan diabetes, adalah penyakit gula darah tinggi juga dikaitkan dengan obesitas, hipertensi, aktivitas fisik tidak cukup, dan tekanan darah tinggi.

Asam urat dan diabetes merupakan sebuah gangguan metabolisme dan jika Anda memiliki salah satu atau kedua penyakit , kemungkinan kuat penyakit tersebut akan membuat warisan genetik.

Hubungan diabetes dengan asam urat

Gout arthritis / asam urat adalah kondisi rematik yang disebabkan oleh penumpukan asam urat. Penyakit ini menyerang dengan tiba-tiba, serangan rasa nyeri yang ekstrem, pembengkakan, dan kemerahan.

Gout arthritis paling sering menyerang jempol kaki, tetapi juga dapat muncul pada bagian atas kaki, pergelangan kaki, lutut, tangan, dan pergelangan tangan.

Diabetes tipe 2 nerupakan penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula dalam darah, juga hasil dari pola hidup yang buruk, makan terlalu banyak namun jarang bergerak atau olah fisik.

Diabetes tipe 2 disebabkan oleh pankreas yang gagal memproduksi cukup insulin ketika tubuh membutuhkan untuk mengubah glukosa / gula dari makanan yang Anda makan untuk diubah menjadi energi.

Tetapi pankreas mereka – penderita diabetes tidak menghasilkan insulin atau menghasilkan sangat sedikit yang menyebabkan kadar glukosa / gula menumpuk di aliran darah, menyebabkan gangguan sirkulasi darah.

Yang penting dari pokok masalah, kedua penyakit tersebut sangat erat kaitannya dengan gangguan sirkulasi darah yang buruk (terutama anggota badan), dan resistensi insulin pada diabetesi memainkan peran dalam pengembangan potensi gout arthritis ( asam urat). Kedua penyakit saling terkait untuk masalah ini.

Sirkulasi darah yang buruk, ini adalah alasan yang paling mungkin dan penting mengapa risiko asam urat adalah relatif tinggi pada penderita untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Sirkulasi darah yang buruk berarti memungkinkan Anda memiliki kadar asam urat yang lebih tinggi, suatu kondisi yang membuat ginjal bekerja lambat dan tidak efisien ketika melepaskan limbah ke urin. Selain itu, darah dikondisikan terlalu asam dan tingkat pH menjadi tak seimbang.

Sebuah studi khusus yang diketuai oleh Dr Hyon Choi, dokter spesialis alergi dan imunologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston, melaporkan bahwa Gout arthritis bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 , khususnya pada wanita.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa wanita dengan asam urat lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2 pada 71 % dibandingkan dengan wanta tanpa asam urat.

Sedangkan untuk pria, peningkatan risiko hanya 22 %. Dalam penelitian, Asam urat menampakkan kontribusinya terhadap risiko diabetes secara independen daripada faktor risiko penyebab diabetes lainnya, semisal obesitas.

Faktor risiko asam urat

Ciri khas dari gout arthritis atau asam urat adalah adanya tingkat tinggi asam urat atau purin dalam darah, dimana itu adalah produk hasil pemecahan metabolisme protein.

Asam urat juga berhubungan dengan sindrom metabolik, yang bisa meningkatkan risiko kardiovaskular dan kematian dini.

Kelebihan mengonsumsi alk0hol juga meningkatkan risiko gout arthritis pada individu yang rentan secara genetik.

Selain itu, faktor risiko lain juga termasuk dehidrasi dan kondisi darah yang asam, atau hasil dari infeksi serius, operasi, dan mungkin efek samping dari diet ketogenik untuk penurunan berat badan (seperti diet Atkins).

Gejala asam urat

Gejala gout arthritis atau asam urat ditandai dengan pembengkakan sendi, biasanya menyerang sendi di pangkal jempol kaki. Lebih dari satu sendi dapat dipengaruhi oleh gout, ini terjadi pada beberapa orang.

Gejala asam urat bisa datang dengan cepat, diiringi munculnya pembengkakan yang terjadi dalam beberapa jam. Bengkak pada sendi ini bisa sangat menyakitkan dan sensitif terhadap sentuhan.

Selama bengkak, kulit yang menutupi sendi mungkin biasanya berubah menjadi merah dan mengkilap. Pembengkakan dan gejala dapat terjadi selama beberapa hari jika tidak diobati. Setelah peradangan mereda, kulit pada sendi dapat menjadi gatal dan bersisik.

Penyebab asam urat

Penyebab Gout arthritis terjadi jika kadar asam urat menumpuk dalam darah yang menyebabkan pembentukan kristal natrium di dalam dan sekitar sendi.

Jika kristal ini menyebar ke dalam ruang sendi, ini dapat menyebabkan sendi menjadi meradang. Sebaiknya, Anda jangan coba-coba masuk ke wilayah ini.

Tingginya kadar asam urat dan sumbatan arus aliran darah lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe 2 jika Anda memiliki faktor risiko berikut:

– Anda punya riwayat keluarga yang menyandang gout arthritis
– Anda memiliki obesitas
– Anda memiliki kondisi medis yang menyebabkan peningkatan kadar asam urat, seperti hipoparatiroidisme, leukemia, nefrolitiasis dan gagal ginjal.
– Anda menyukai makanan tinggi purin – yaitu senyawa yang dipecah menjadi asam urat, seperti : jeroan terutama hati dan ginjal, sarden, teri, roti manis dan saus. Makanan lain yang relatif tinggi purin termasuk daging merah , ikan berminyak, bayam, asparagus, kacang-kacangan, lentil, oatmeal dan tepung gandum.

Pencegahan diabetes akibat asam urat

Diabetes mellitus dapat terjadi karena asam urat atau gout arthritis, jika orang-orang dengan gout arthritis tidak melakukan pencegahan sejak dini.

Berikut adalah beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi resiko diabetes, untuk Anda yang memiliki asam urat:

– Turunkan berat badan

Jika Anda mengalami obesitas atau kelebihan berat badan , pastikan untuk menurunkan berat badan ke berat badan ideal. Perhatikan BMI Anda dan pantau berat badan Anda lebih sering.

– Berolahraga secara teratur.

Kegiatan ini jelas akan membantu mengontrol berat badan Anda, meningkatkan intoleransi glukosa darah Anda sehingga mencegah resistensi insulin.

– Kontrol diabetes Anda

KOntrol tekanan darah Anda di tingkat normal, kondisi ini akan menurunkan kadar asam urat dan membantu Anda menghindari dampak lain dari serangan asam urat tingkat hebat.

– Tingkatkan gaya hidup

Hindari alk0hol, karena kadar asam urat selalu naik ketika Anda minum minuman beralk0hol, ini penting bagi Anda untuk jauh dari risiko diabetes tipe 2.

– Tingkatkan diet sehat

Diet sehat yang terdiri dari 80% karbohidrat (makanan IG rendah yang bersumber dari semua yang tumbuh dari tanah) 10% protein dan 10% lemak untuk harian metabolisme Anda. Itu adalah kunci untuk menurunkan kadar asam urat dan mengurangi risiko menjadi diabetes.

– Batasi karbohidrat sederhana

Batasi gula dan menghindari minuman instan seperti sirup, atau suplemen energi yang tinggi taurine.

– Batasi purin

Batasi makanan tinggi purin untuk menghindari peningkatan serangan asam urat dan risiko diabetes berkembang.

– Minum banyak air putih.

Jika Anda sebagai penderita asam urat cobalah minum air putih setidaknya 12 gelas air sehari.

Banyak faktor risiko asam urat/gout arthritis untuk mengembangkan diabetes tipe 2. Dengan mengubah semua faktor-faktor risiko maka Anda dapat membantu mencegah atau melawan balik kedua penyakit.

Informasi lebih lengkap dan detail, kunjungi dokter dan ahli layanan kesehatan profesional agar Anda dapat melakukan apa yang harus Anda kerjakan. Semoga Bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya