Apa Itu Resistensi Dan Sensitivitas Insulin?

402 views

Resistensi dan Sensitivitas Insulin. Resistensi insulin adalah lawan dari sensitivitas insulin dimana kedua topik utama tersebut terkait dengan kemunculan resiko pre-diabetes dan diabetes.

Jika seseorang mengenal dan memahami apa itu sensitivitas dan resistensi insulin kemudian mereka melakukan beberapa tindakan tepat, maka orang tersebut akan bisa mencegah resiko pre-diabetes hingga diabetes tipe 2, sebab resiko diabetes mellitus dapat terjadi karena rendahnya sensitivitas insulin dan resistensi insulin yang terus-menerus.

Cara kerja insulin

Sebelum membahas masalah resistensi dan sensitivitas insulin, lebih dahulu kita harus mengenal cara kerja insulin.

Insulin adalah hormon yang mengubah makanan yang kita makan menjadi energi yang dibutuhkan tubuh untuk berbagai aktifitas, baik aktifitas metabolisme dalam tubuh maupun segala aktifitas kita sehari-hari.

Setelah makanan dicerna oleh tubuh, maka kadar gula darah kita menjadi naik. Kemudian, pankreas melepas insulin melalui aliran darah bersama glukosa.

Lalu, glukosa diserap oleh tubuh seperti otot dan sel-sel hati dengan bantuan insulin yang kemudian dimetabolisme menjadi energi. Jika glukosa berlebihan, maka kelebihan glukosa tersebut disimpan di hati dan otot dalam bentuk glikogen, proses ini juga dikendalikan dengan bantuan insulin.

Selain membantu hati dan otot untuk mengubah glukosa menjadi glikogen, insulin juga bekerja ganda menurunkan kadar glukosa darah dengan mengurangi kelebihan glukosa di hati.

Sensitivitas dan resistensi insulin

Jika tubuh seseorang masih bisa merespon insulin secara normal, ini berarti orang tersebut mempunyai sensitivitas terhadap insulin.

Jadi, sensitivitas insulin adalah kemampuan tubuh dalam merespon insulin yang dilepaskan oleh pankreas untuk mengolah glukosa hingga diserap oleh sel-sel tubuh.

Seseorang dikatakan mempunyai sensitivitas insulin karena membutuhkan sedikit insulin untuk menurunkan kadar gula darah dan membantu pembentukan glikogen dan bahan bakar untuk aktifitas tubuh.

Akan tetapi, jika tubuh tidak bisa merespon insulin secara normal, maka dia mempunyai tingkat sensitivitas insulin yang rendah atau mengalami resistensi insulin.

Jika orang mempunyai resistensi insulin maka glukosa tidak diserap oleh tubuh secara maksimal dan akan menumpuk di dalam darah. Akibatnya, tubuh membutuhkan insulin dalam jumlah yang besar untuk membantu glukosa memasuki sel.

Akibat permintaan insulin dalam jumlah besar, pankreas mencoba meningkatnya aktifitasnya dengan memproduksi lebih banyak insulin.

Selama sel-sel beta pankreas masih mampu memproduksi insulin yang cukup untuk mengatasi resistensi insulin, kadar glukosa darah akan tetap dalam kisaran normal.

Prediabetes dan diabetes tipe 2

Seiring berjalannya waktu, resistensi insulin dapat menyebabkan pre-diabetes dan diabetes tipe 2 sebagai akibat sel-sel beta pankreas mengalami kegagalan saat memproduksi sejumlah insulin untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Tanpa cukup insulin, kelebihan glukosa akan menumpuk dalam aliran darah sehingga menyebabkan diabetes, pre-diabetes, dan gangguan kesehatan serius lainnya seperti penyakit jantung dan stroke.

Namun, gejala resistensi insulin dicegah lebih awal dengan aktifitas fisik. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa aktifitas fisik dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

Olahraga atau aktifitas fisik juga membantu otot menyerap lebih banyak glukosa tanpa perlu insulin. Semakin banyak otot tubuh, ini berarti semakin banyak pula glukosa yang dibakar oleh tubuh sehingga kadar gula darah dapat terkontrol.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

  • Bahaya Salah Suntik InsulinBahaya Salah Suntik Insulin Penting bagi pasien dengan penyakit diabetes melitus baik itu tipe 1 atau 2 untuk mempelajari cara penyuntikan mandiri dengan benar untuk menghindari beberapa bahaya yang timbul akibat […] Posted in Blog Diabetes Indonesia
  • Cara Menyuntik Insulin Yang BenarCara Menyuntik Insulin Yang Benar Mempertimbangkan tentang bagaimana cara menyuntik insulin yang benar akan menentukan keberhasilan Anda dalam merawat dan mengelola penyakit diabetes melitus. Secara teori, kesuksesan […] Posted in Blog Diabetes Indonesia
  • Overdosis InsulinOverdosis Insulin Overdosis insulin bisa terjadi pada diabetesi pengguna insulin yang sebagian besar disebabkan karena faktor lupa. Bahaya overdosis insulin mengarah kepada hipoglikemik ringan hingga berat, […] Posted in Blog Diabetes Indonesia
  • Diabetes Tipe 2 Karena Induksi ObatDiabetes Tipe 2 Karena Induksi Obat Penyebab DM Tipe 2 Karena Induksi Obat. DM tipe 2 dapat disebabkan oleh efek samping obat-obatan tertentu. Beberapa obat disinyalir telah meningkatkan kadar glukosa darah yang menyebabkan […] Posted in Diabetes Tipe 2

Tags: #Insulin