Overdosis Insulin

401 views

Overdosis insulin bisa terjadi pada diabetesi pengguna insulin yang sebagian besar disebabkan karena faktor lupa. Bahaya overdosis insulin mengarah kepada hipoglikemik ringan hingga berat, bahkan pasien bisa mengalami kematian.

Hipoglikemik terjadi akibat gula darah yang turun secara ekstrem akibat suntikan insulin yang melebihi aturan. Namun dengan cara untuk penanganan overdosis insulin yang cepat dan tepat, gejala dan bahaya overdosis insulin bisa diatasi

Kenali bahaya akibat overdosis insulin.

Dalam mengelola dan merawat, diabetesi juga butuh glukosa sebagai bahan bakar.

Tanpa glukosa, ibarat mobil tak ada bensin. Untuk merubah glukosa menjadi bahan bakar, dibutuhkan insulin dalam jumlah yang tepat dan perlu waktu secara alami untuk mengkonvertnya.

Akan tetapi, jika ukuran dosis insulin berlebihan, tentu saja berakibat fatal. Berikut adalah beberapa bahaya yang disebabkan overdosis insulin

1. Hipoglikemia.

Overdosis insulin dalam aliran darah menyebabkan sel-sel dalam tubuh Anda menyerap lebih banyak glukosa dari darah Anda. Hati juga menghasilkan glukosa, namun dalam jumlah yang terbatas. Jika kadar glukosa anda lebih rendah dari 70 mg / dl maka anda akan mengalami hipoglikemik.

Hipoglikemik adalah bahaya paling umum terjadi yang berkaitan dengan insulin, orang menyebut sebagai reaksi insulin. Jika dosis insulin Anda terlalu tinggi atau disuntikkan dengan cara salah ( insulin diserap lebih cepat ), maka akan menyebabkan gula darah rendah sehingga dapat mengganggu fungsi otak.

Tanda dan gejala hipoglikemia akibat overdosis insulin antara lain seperti : pandangan kabur, pusing, ngantuk, lelah, lapar, pikiran kacau, mudah marah, mual, gagap, pucat, berkeringat dingin, lemah, letih dan loyo. Jika kondisi ini dibiarkan dan tidak segera dilakukan penanganan maka bahaya akan meningkat menjadi insulin shock.

2. Insulin Shock.

Insulin shock atau kejutan diabetes terjadi akibat hipoglikemik yang parah. Insulin shock ditandai dengan gejala-gejala seperti pikiran kacau, ketidaksadaran hingga pingsan, kejang-kejang, bahkan hingga kematian.

3. Kematian.

Menurut banyak penelitian, kematian akibat overdosis insulin disebabkan faktor kesengajaan. Faktor ini biasanya timbul akibat pasien mengalami gangguan mental seperti setress dan depresi berat sehingga dia mencoba usaha bunuh diri dengan menyuntikkan insulin dalam jumlah banyak.

Penyebab overdosis insulin

Overdosis insulin dapat terjadi disebabkan sejumlah alasan. Beberapa alasan umum tercantum di bawah ini:

1. Salah hitung kandungan karbohidrat makanan yang dimakan sehingga pasien diabetes merasakan gejala hiperglikemik dan kemudian menyuntikkan insulin dalam jumlah banyak.
2. Keliru saat menyuntikkan insulin tanpa membaca tulisan di kemasan, misalnya menggunakan dosis insulin makan malam di saat sarapan pagi, menyuntikkan insulin reaksi cepat padahal ia butuh insulin reaksi panjang.
3. Salah baca nomor ukuran pada spuit atau pena insulin.
4. Menyuntikkan insulin 2 kali dalam 1 waktu, biasanya ini akibat faktor lupa.
5. Meniru dosis insulin diabetesi lain tanpa mempertimbangkan ke dokter.
6. Faktor kesengajaan dan ingin mengakhiri hidupnya.

Penanganan overdosis insulin.

Penanganan overdosis insulin dilakukan dengan cepat dan tepat dengan memperhatikan gejala-gejala dan tanda-tanda yang muncul.

Diabetesi pengguna insulin harus bisa mengkalkulasi karbohidrat dan memonitor gula darah mereka untuk menghindari berbagai resiko akibat komplikasi.Berikut adalah tips dan trik untuk penanganan cepat ketika Anda atau teman anda mengalami overdosis insulin

1. Pengobatan hipoglikemik ringan

Jika anda mendapatkan gejala-gejala overdosis insulin dan mendapatkan hipoglikemik, segera lakukan beberapa hal dibawah ini

– Periksa gula darah Anda.
– Makan atau minum sesuatu yang mengandung glukosa yang mudah diserap seperti : soda biasa atau jus buah manis, atau makan tablet glukosa
– Luruskan kaki anda, dan istirahatlah
– Periksa kembali tingkat gula darajh anda setelah 15 atau 20 menit. Jika masih rendah dibawah 70 mg/dl, ambil makanan lain seperti gula pasir sebanyak 10 sampai 15 gram. Jika tidak ada gula, tambahkan camilan atau makanan manis apapun.
– Jika kadar gula Anda tetap rendah setelah 1.5 jam, cari bantuan medis terdekat.

2. Penanganan insulin shock

Sebaiknya, Anda memberitahu kepada teman bahwa anda memiliki diabetes melitus 1 atau 2 dimana disuatu saat Anda akan mengalami hipoglikemik yang berpotensi bisa hilang kesadaran.

Beritahu teman anda tentang gejala-gejala yang muncul agar mereka bisa melakukan pengobatan untuk menolong jiwa anda.

Beritahu juga teman bahwa anda mempunyai persediaan bekal yang anda simpan di dalam tas seperti : tablet glukosa, suntikan, insulin, glukagon, serta peralatan lainnya.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam rangka penanganan insulin shock akibat overdosis

1. Ukur gula darah
2. Konsumsi tablet glukosa atau sirup, atau makanan apapun yang mengandung glukosa mudah diserap.
3. Jika pasien dalam keadaan tidak sadar, segera suntikkan glukagon dengan dosis tertentu. Glukagon adalah lawan dari insulin. Jangan memberikan makanan pada orang yang tidak sadar.
4. Jika tak ada glukagon, segera bawa pasien ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan dini.

Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Insulin