Mengenal Jenis Dan Durasi Kerja Insulin

557 views

Hampir semua pasien diabetes usia muda ( tipe 1 ) membutuhkan insulin setelah didiagnosis. Namun, diabetes pada orang dewasa ( tipe 2 ) bisa dikendalikan oleh pengobatan alternatif.

Meski begitu, beberapa dari mereka masih butuh insulin tambahan untuk menambah pasokan insulin yang kurang. Insulin sintetik mempunyai durasi waktu tertentu sehingga pasien diabetes butuh pengaturan waktu yang tergantung pada tipe atau jenis insulin yang digunakan.

Berikut adalah mengenal durasi kerja insulin berdasar rentang waktu yang diperlukan dan dibagi menjadi 3 kategori besar, yaitu

1. Insulin kerja cepat

Insulin kerja cepat adalah jenis insulin pertama kali dibuat dengan warna yang jernih dan mudah larut dalam darah. Insulin kerja cepat disuntikkan ke bawah kulit dan mulai bekerja pada 30 menit setelah disuntikan.

Insulin kerja cepat mempunyai durasi waktu kerja 4- 8 jam dan reaksi akan menghilang setelah 6 – 8 jam sehingga pasien diabetes harus menyuntikkan insulin tipe ini dalam beberapa kali untuk sehari.

Berbagai modifikasi telah dilakukan supaya insulin kerja cepat dapat bekerja dan bertahan lama. Dengan penambahan protamin atau seng, insulin kerja cepat bisa bertahan hingga 12 – 36 jam.

Akan tetapi, banyak pasien diabetes mengeluhkan alergi akibat penambahan zat aditif tersebut sehingga modifikasi ini dianggap kurang baik ketika mereka mengendalikan variasi kadar gula darah pada siang hari.

Saat ini, ada beberapa jenis insulin kerja cepat diantaranya adalah lispro ( humalog ), aspart ( novorapid ), actrapid. Semua insulin tersebut merupakan serangkaian dari pembaharuan dari insulin jenis lama dan dikemas sebagai insulin analog.

Insulin kerja cepat seperti humalog dan novorapid memberikan keuntungan untuk diabetesi yaitu tidak perlu disuntikkan hingga saat tiba waktu makan dan sistem kerjanya cocok dengan pencernaan makanan.

Misalnya, ketika anda menyuntikkan insulin dari humalog atau novorapid pada sebelum sarapan pagi, maka anda cenderung tidak mengalami hipoglikemik sebelum saat makan siang tiba, karena efeknya hilang lebih cepat.

Hasil kontrol kenaikan gula darah juga lebih baik karena insulin tipe ini mengikuti sistem pencernaan dan penyerapan makanan secara alami dengan menurunkan konsentrasi glukosa puncak.

Insulin actrapid termasuk insulin kerja cepat yang mempunyai rentang durasi kerja yang agak lebih lama ketimbang novorapid ataupun humalog dan bisa bertahan dari waktu makan ke waktu makan selanjutnya.

Akan tetapi, insulin actrapid memiliki kelemahan yaitu menimbulkan resiko hipoglikemik karena jeda waktu makan yang nanggung sehingga pasien harus mengonsumsi camilan sebelum waktu makan.

2. Insulin kerja lama ( long time )

Ada beberapa jenis insulin kerja lama yang dapat bertahan dengan durasi kerja hingga 24 jam seperti jenis insulin detemir ( levemir ) dan glargine ( Lantus ).

Ke dua insulin ini termasuk insulin analog yang dikembangkan dan dirancang untuk kerja yang lebih lama ketimbang humalog ataupun novorapid.

Insulin detemir / levemir mempunyai durasi kerja waktu yang lebih pendek ketimbang insulin glargine / lantus, tetapi insulin detemir mempunyai daya kerja yang lebih konsisten.

Mungkin, anda butuh 2 kali suntikkan ketika ingin menggunakan insulin detemir yaitu pada sebelum sarapan dan pada sebelum tidur malam.

Insulin glargine mempunyai rentang durasi kerja lebih lama ketimbang detemir akan tetapi insulin ini mempunyai kelemahan yaitu menimbulkan rasa nyeri ketika disuntikkan pada kulit karena insulin glargine mengandung asam.

Akan tetapi, jenis insulin kerja lama ini memang dirancang untuk memasuki aliran darah secara perlahan sehingga dapat bertahan untuk 24 jam ke depan meski menimbulkan sensasi rasa seperti sengatan lebah.

3. Insulin kerja menengah.

Beberapa jenis insulin kerja menengah seperti, humulin, hypurin bovine isophane dan hypurin porcine isophane mempunyai durasi waktu kerja 12 – 16 jam dan memiliki pola penyerapan bervariasi jika digunakan pada 2 malam berturut-turut.

Jenis insulin ini mulai bekerja pada aliran darah 1 – 1,5 jam setelah disuntikkan ke kulit. Insulin kerja menengah biasanya digunakan pada waktu sebelum sarapan dan menjelang sore. Kebanyakan, orang-orang pengguna isophane beralih ke insulin kerja lama yaitu detemir atau glargine.

Durasi kerja tiap jenis insulin tergantung dari kemampuan tubuh pasien dalam merespon. Selain itu, pemilihan jenis insulin juga tergantung pada tingkat aktifitas harian yang memengaruhi tingkat konsentrasi gula darah dari masing-masing pasien diabetesi.

Oleh karena itu, kunjungi dokter anda untuk menentukan jenis, durasi kerja, dan dosis insulin yang akan digunakan sesuai tingkat metabolisme tubuh setiap harinya.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Insulin