Mencegah Diabetes Pada Bayi Akan Lahir

316 views

Mencegah Diabetes Pada Bayi Akan Lahir. Mencegah diabetes melitus tipe 1 pada bayi dan anak secara alami atau natural harus dimulai sejak pra-kehamilan, selama kehamilan dan setelah kehamilan.

Jika anda terlambat menangani sejak dini, anda akan kesulitan dan merepotkan jika anak sudah mengalami resistensi insulin. Oleh sebab itu, pendidikan tentang diabetes melitus harus dimulai dan diperkenalkan sejak dini, untuk menjaga dan menyelamatkan bayi dan anak-anak dari resiko diabetes.

Bagaimana cara mencegah diabetes pada bayi? Persiapkan diri anda sebaik mungkin dengan beberapa perlakuan sebagai berikut :

Mencegah DM tipe 1 pada bayi sejak pra kehamilan dan selama kehamilan

Manajemen pra kehamilan dan selama kehamilan adalah point penting terhadap upaya pencegahan diabetes pada bayi. Pada masa awal kehamilan adalah proses pembelahan sel dan perkembangan sel telur menjadi janin.

Beberapa resiko kelainan bisa terjadi pada bayi anda seperti kelainan pada pankreas bayi.

Sebelum pra kehamilan, pastikan salah satu keluarga semisal : suami, istri, orang tua baik ayah atau ibu, nenek atau kakek, bahkan buyut anda sekalipun, tidak pernah ada riwayat diabetes melitus.

Jika salah satu dari mereka ada riwayat diabetes, anda harus melakukan sesuatu. Manajemen selama kehamilan juga merupakan masalah penting.

Selama kehamilan, anda perlu memperhatikan kadar gula darah terutama pada dan setelah tri mester pertama agar anda tidak mengalami gejala diabetes gestasional yang berdampak pada resistensi insulin pada bayi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah tetap konsisten dengan diet dan gaya hidup yang benar agar resiko diabetes pada bayi dapat dicegah lebih dini.

Berikut adalah tips dan cara mencegah diabetes pada bayi sejak pra kehamilan hingga selama kehamilan secara alami

1. Batasi makanan dan minuman tinggi kalori.

Batasi penggunaan gula pasir dalam minuman anda. Hindari minuman yang berpengawet dan berkarbon, atau minuman suplemen lainnya. Pilih makanan yang berindeks glikemik rendah. Hindari penggunaan MSG pada masakan anda.

2. Hindari mengonsumsi junk foods dan fast food.
3. Mengonsumsi asam folat.

Untuk anda yang tanpa diabetes, konsumsi asam folat sebanyak 400 ug. Namun, jika anda ibu dengan diabetes, mengonsumsi asam folat sebanyak lebih dari 5 gram per hari.

4. Tingkatkan aktifitas fisik.

Aktifitas fisik tidak harus olahraga. ANda bisa mengolah tubuh sendiri dengan berbagai kegiatan di rumah. Jangan banyak tidur atau sering duduk menonton televisi. Intinya, pergunakan otot-otot tubuh untuk berbagai kegiatan supaya terjadi pembakaran kalori yang berlebih.

5. Tingkatkan asupan sayuran dan buah.

Pilih sayuran dan buah yang indeks glikemik rendah seperti : brokoli, bunga kol, tomat, selada, buah ceri, plum, jeruk, apel, pir, aprikot, anggur, buah kiwi, stroberi, dll. Selain memberikan vitamin dan mineral, buah dan sayuran tersebut akan memberikan asam folat secara alami.

Mencegah DM tipe 1 pada bayi setelah kelahiran

Setelah bayi anda lahir, anda tetap memperhatikan asupan harian bayi anda sendiri. Berikut adalah beberapa larangan dan anjuran untuk anda dalam rangka mencegah diabetes pada bayi setelah kelahiran :

1. Konsisten menyusui bayi.

Jangan berikan susu formula pada bayi anda ketika mereka masih usia dibawah 2 tahun. Air susu ibu akan memberikan nutrisi komplit yang terbaik pada bayi anda.

Selain itu, air susu ibu akan memberikan efek imunisasi secara alami sehingga meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap gangguan dari luar semisal infeksi.

Tingginya kadar gula darah pada ibu tidak mempengaruhi bayi selama anda menyusui mereka.

2. Hati-hati saat memberikan bubur kemasan untuk bayi.

Perhatikan kadar kalori, gula, karbohidrat, lemak dan lain-lain pada label di kemasan agar tidak salah memberi makanan ekstra ke bayi anda.

Untuk informasi tentang produk makanan bayi, anda perlu berkonsultasi ke bidan atau perawat di rumah sakit. Anda akan mendapat informasi seputar diet untuk ibu menyusui dan diet untuk bayi sehingga mereka dapat terhindar dari resiko diabetes.

3. Berikan sayuran dan buah untuk bayi anda.

Pilih sayuran segar yang berindeks glikemik rendah. Pastikan sayuran bebas dari pestisida. Sayuran atau buah-buahan yang mengandung pestisida akan merusak hati dan pankreas bayi.

Lebih baik, menanam buah atau sayuran di pekarangan rumah sendiri. Jadi, rencanakan semua itu sejak dini untuk menyelamatkan bayi dan anak-anak dari bahaya diabetes maupun penyakit lain.

4. Latihan fisik.

Belikan permainan sehat untuk bayi anda agar mereka beraktifitas fisik. Biasanya, orang-orang dahulu suka mengikat bayi dalam kain dengan maksud agar bayi tidak jatuh dari tempat tidur.

Ini sangat buruk untuk bayi anda. Biarkan mereka bermain di lantai yang diberi tikar empuk. Berikan permainan yang mendidik otot-otot mereka.

Cara mencegah diabetes pada anak

Setelah bayi berkembang ke usia anak-anak, tetap perhatikan diet dan semua aktifitas anak-anak anda agar mereka terhindar dari kelebihan berat badan. Berikut adalah tips dan cara mencegah diabetes pada anak :

1. Beri pengetahuan tentang makanan yang baik dan kurang baik.

Dengan memberikan pemahaman kepada anak tentang makanan indeks glikemik rendah dan makanan yang berindeks glikemik tinggi sejak dini, maka anak-anak akan mulai mengerti makanan apa saja yang baik untuk dimakan.

Kadang, anak-anak sering bandel dan tak mengikuti arahan orang tua. Namun, anda harus memberikan hukuman yang mendidik.

Bagaimana jika anak menangis minta es krim ? Es krim adalah makanan favorit anak-anak.

Es krim mempunyai indeks glikemik yang rendah. Namun, di dalam es krim ada gula dan lemak yang ditambahkan sehingga meskipun es krim mempunyai indeks glikemik rendah namun tinggi kalori dan lemak.

Anda harus bijak menyikapi masalah ini. Jika anak anda menangis minta es krim dan anda tak mampu mencegahnya, belikan 1 cangkir es krim namun dibagi menjadi beberapa bagian.

Berikan sanksi, boleh makan es krim, tapi setelah makan es krim harus mengkonsumsi sayuran. Serat dalam sayuran akan membantu dalam metabolisme glukosa dan lemak di tubuh anak.

2. Latihan fisik anak.

Ketika anda punya waktu senggang, ajak anak anda jalan-jalan atau lari pagi. Anda bisa menentukan lokasi yang tepat untuk jalan-jalan atau lari pagi di lokasi yang disukai anak anda.

Atau, belikan dia sepeda agar anak-anak bisa beraktifitas untuk melatih otot-otot agar berkembang.

Dengan memberikan pelajaran diet dan olah fisik, berarti anda sudah melakukan cara mencegah diabetes pada anak secara alami.

Biarkan tubuh anak sendiri yang mencegah diabetes secara alami tanpa intervensi obat dari luar.

Dengan diet dan olahraga, maka tubuh anak akan meningkatkan sensitifitas insulin dan meningkatkan hormon glukagon.

Dengan olah tubuh yang aktif dan manajemen diet sehat, maka akan mencegah resiko kelebihan berat badan dan resistensi insulin. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya