Faktor Risiko Penyebab Diabetes Gestasional

367 views

Faktor apa saja yang menyebabkan diabetes pada ibu hamil. Apa itu diabetes gestasional? Punya anak sehat adalah impian untuk pasangan yang baru menikah. Sangat bahagia perasaan suami ketika mendengar kabar bahwa tes urin istri menandakan kehamilan.

AKan tetapi, sebelum umur kandungan 9 bulan, Bidan mengisyaratkan bahwa kelahiran harus lakukan lebih awal melalui operasi cesar dengan alasan ukuran janin lebih besar dan harus dilahirkan prematur.

Betapa sedih perasaan kedua pasangan yang baru menikah, ada apakah yang terjadi ? Setelah mengonsultasikan berbagai permasalah ke Dokter, ternyata sang calon ibu pernah mengalami diabetes selama hamil.

Apa itu diabetes pada ibu hamil ?

Diabetes terjadi selama bumil dikenal istilah diabetes gestasional. Diabetes gestasional adalah diabetes yang terjadi pada usia kehamilan sekitar 24 minggu atau 6 bulan, dimana kadar gula darah ibu hamil pada posisi tinggi diatas ambang ginjal sehingga mempengaruhi perkembangan calon bayi.

Kadang, setelah kelahiran,  bayi lahir besar atau makrosomia disebabkan karena tingginya kadar glukosa darah pada calon ibu. Glukosa tersebut akan melewati plasenta dan masuk ke tubuh bayi sehingga secara otomatis pankreas bayi akan memproduksi insulin dalam jumlah besar sehingga bayi mengalami resistensi insulin dan hiperinsulinemia.

Insulin pada tubuh bayi akan mengubah glukosa masuk menjadi timbunan lemak sehngga bayi menjadi gemuk dalam kandungan. Secara umum, diabetes gestasional akan berakhir setelah kehamilan.

Namun, diabetes gestasional akan datang lagi pada kehamilan berikutnya dan sang ibu akan mengembangkan penyakit diabetes melitus tipe 2 jika mereka tidak segera melakukan pencegahan dengan mengontrol gula darah ketat, olah tubuh khusus ibu hamil, dan mengonsumsi vitamin pada pra-kehamilan dan selama kehamilan.

Baca: Tips Mencegah Diabetes Pada Ibu Hamil

Apa Saja Faktor Penyebab Diabetes Pada Ibu Hamil ?

Sebaiknya, calon ibu hamil memperhatikan faktor risiko diabetes gestasional.

Hal ini menjadi sangat penting agar mereka dapat mencegah kejadian tersebut dengan berkonsultasi ke dokter atau ahli penyakit diabetes melitus, mereka akan memberikan saran tepat untuk anda.

Berikut adalah 4 faktor penyebab diabetes untuk  ibu hamil yang paling berpotensi, yaitu

1. Obesitas.

Obesitas adalah agen utama dan faktor penyebab diabetes gestasional. Lemak sub kutan dan visceral pada tubuh ibu calon hamil dengan obesitas, akan menghasilkan hormon adipositokin yang melawan kerja insulin.

Di tambah lagi dengan kebiasaan ibu hamil, yang mengalami masa makan besar dan banyak karena menghidupi 2 tubuh. Baca: Tips Diet Selama Kehamilan

Kondisi ini akan menyebabkan percepatan kenaikan kadar glukosa darah sehingga ibu mengalami diabetes pada masa kehamilan atau diabetes gestasional.

2. Riwayat diabetes  pada keluarga.

Riwayat diabetes melitus pada salah satu keluarga adalah momen penting bagi calon ibu hamil yang baru menikah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko diabetes pada ibu hamil sehingga mereka dapat melakukan pencegahan lebih dini.

Diabetes adalah penyakit keturunan, jika ada salah satu famili Anda yang sedarah menderita diabetes,atau orang tua Anda berpredikat penyandang diabetes, maka Anda perlu melakukan sesuatu.

Namun, jika suami anda adalah penyandang diabetes, ini tidak mempengaruhi Anda dan janin jika Anda adalah calon ibu tidak mempunyai riwayat keluarga dengan diabetes.

Diabetes hanya dapat ditularkan melalui warisan genetik ( dominan autosomal ). Namun, bayi anda dapat berpotensi sebagai pengidap diabetes di masa mendatang karena memiliki gen diabetes dari ayah, meskipun ibu tidak.

3. Semasa bayi, ibu dilahirkan sebagai bayi makrosomia.

Jika anda pernah lahir prematur akibat mengalami makrosomia, maka anda berpeluang lebih besar untuk terkena faktor risiko diabetes pada ibu hamil.

Makrosomia adalah kondisi bayi yang lahir besar dengan bobot lebih dari 4 kg dan biasanya harus dilahirkan lebih awal melalui operasi cesar sehingga lahir sebagai bayi prematur.

Jika anda pernah mengalami bayi makrosomia, berarti ibu anda adalah penyandang diabetes yang tak terkontrol.

Dan jika anda adalah pernah menjadi bayi makrosomia, berarti Anda pernah mengalami resistensi insulin dan hiperinsulinemia semasa masih janin.

4. Sering mengalami infeksi saluran kemih berulang-ulang semasa kehamilan.

Ketika setelah trimester pertama kehamilan, nafsu makan menjadi meningkat karena Anda harus menghidupi 2 tubuh.

Karena anda mengalami resistensi insulin, maka tingkat kadar gula darah berada diatas ambang ginjal, yaitu diatas 180 mg/dl. Jika kadar glukosa darah melebihi ambang ginjal, maka sebagian glukosa yang menumpuk dalam aliran darah akan dibuang oleh ginjal melalui urin.

Karena kondisi ini, memungkinkan tumbuhnya jamur kandida atau bakteri yang menjadi penyebab infeksi kandung kemih.

Nah, setelah anda mengetahui beberapa faktor yang menyebabkan resiko diabetes gestasional, maka sebelum atau selama kehamilan, sebaiknya anda melakukan pencegahan lebih dini.

Biasanya, dengan melakukan kontrol gula darah secara ketat, diet ibu hamil, dan aktifitas fisik khusus kehamilan dapat menunda bahkan bisa mencegah resiko.

Untuk lebih jelas tentang diabetes pada ibu hamil, silakan kunjungi dokter atau ahli diabetes terdekat di kota Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Diabetes Dan Kehamilan #Kehamilan