Tips Saat Wisata Luar Kota

314 views

Perawatan DM Tipe 1 Saat Wisata Luar Kota. Seperti halnya orang normal, orang dengan penyakit diabetes mellitus yang tergantung insulin pada suatu saat juga punya kepentingan untuk melakukan perjalanan wisata ke luar kota, bahkan kadang punya rencana untuk bepergian jauh ke luar negeri dengan berbagai urusan yang diinginkan seperti menikmati liburan, urusan pekerjaan, menikmati musim dingin, berjemur atau mengunjungi keluarga.

Hal penting dalam perawatan diabetes, sebelum Anda melakukan perjalanan jauh, menyiapkan semua peralatan seperti laporan kondisi medis, dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan baik selama perjalanan maupun selama diabetesi berada di luar kota, adalah sesuatu kegiatan yang harus dilakukan agar diabetes dapat dikontrol dengan maksimal.

Karena, hipoglikemik dan hiperglikemik sering muncul ketika diabetesi dalam perjalanan jauh. Maka dari itu, cek gula darah harus sering dilakukan setidaknya 4 – 5 kali per jam.

Hal ini mungkin membuat Anda tidak nyaman dan ribet. Akan tetapi, selama perjalanan sering timbul kejadian yang tak terduga dan apa pun mungkin terjadi. Satu-satunya cara untuk aman adalah sering melakukan tes darah meskipun Anda tak biasa rutin melakukannya.

Mempersiapkan laporan tentang kondisi medis

Sebelum Anda pergi, Anda harus meminta rujukan dari dokter yang menangani kasus diabetes untuk membuat laporan lengkap tentang kondisi medis dan laporan lengkap tentang semua yang terkait dengan kepentingan Anda, baik itu selama perjalanan ataupun setelah berada di kota tujuan.

Laporan ini mencakup hal-hal berikut:

1. Rincian mengenai jenis insulin dan alat injeksi yang digunakan
2. Strip tes glukosa darah yang akan digunakan
3. Hasil pengukuran tekanan darah yang terbaru
4. Obat lain yang sedang digunakan
5. Hasil tes darah terbaru (HbA1c, kreatinin, dan kolesterol)
6. Hasil tes mikro-albuminuria terbaru
7. Hasil pemeriksaan dari retina mata terbaru – jika ada kelainan, mintalah rekaman fotografi via email atau CD, karena hasil laporan tidak bisa diminta dalam waktu singkat.
8. Hasil pemeriksaan kaki terbaru.
9. Laporan tentang rincian komplikasi diabetes yang ada.

Mempersiapkan peralatan sebelum melakukan perjalanan

Orang dengan diabetes mellitus memiliki aturan khusus jika ingin bepergian ke luar negeri atau keluar kota. Anda harus membawa beberapa persiapan khusus dalam tas Anda meliputi:

1. Insulin
2. Jarum suntik, pena insulin dan jarum.
3. Strip tes, glukotest, tusuk jari, dan lanset.
4. Tablet glukosa, atau snack
5. Glucogel (Hypostop)
6. Glukagon
7. Karbohidrat (makanan bertepung), hanya digunakan saat darurat dalam kasus jika makan tertunda.
8. Obat-obatan pribadi.
9. Gelang, kalung atau kartu identifikasi diabetes
10. Asuransi Kesehatan
11. Surat rekomendasi dari dokter yang menyatakan kebutuhan Anda untuk membawa peralatan injeksi dan tes darah.

Siapkan semua item dan pastikan itu dimasukkan dalam tas Anda. Jangan lupa untuk berdoa kepada Tuhan bahwa Anda diberikan kemudahan dan keamanan.

Tips sebelum terbang melintasi zona waktu

Terbang melintasi zona waktu dapat membingungkan bagi siapa saja saat bepergian ke luar negeri di pesawat. Berikut adalah tips untuk bepergian ke luar negeri dengan diabetes sebelum menyeberang zona waktu

1. Dalam kontrol diabetes, Anda harus fleksibel, terutama pada penerbangan internasional. Hipoglikemia yang terjadi saat bepergian bisa sangat tidak menyenangkan.

2. Siapkan glukotest untuk memeriksa gula darah Anda jika Anda khawatir dan tidak yakin jumlah insulin yang dibutuhkan untuk menghindari overdosis.

3. Biasanya, maskapai penerbanagan selalu siap untuk memberikan bantuan khusus bagi penderita diabetes dan awak kabin akan melakukan yang terbaik untuk membantu Anda. Sebaiknya, Anda mengatakan kondisi diabetes Anda ke maskapai sebelum terbang.

4. Diabetesi berpengalaman akan menghindari makanan khusus diabetes karena sering rendah karbohidrat dan membawa sinyal hipo.

5. Bawa dua jam tangan dan seting salah satu dengan waktu setempat ( lokal anda ) ketika Anda akan membuat perubahan waktu suntikan. Ini akan membantu ketika Anda akan menggunakan insulin di rumah atau apartemen baru. Anda dapat melakukan perubahan secara bertahap sehubungan dengan waktu penyumtikan sampai Anda menyesuaikan diri dengan zona waktu terbaru.

6. Diabetes pengguna insulin harus sering melakukan tes gula darah setidaknya 4-5 kali dalam satu jam, itu adalah sebagai pencegahan terhadap risiko hipoglikemia saat melintasi zona waktu. Jika mulai muncul tanda-tanda hipo, segera menghisap tablet glukosa.

7. Jika Anda biasanya menggunakan insulin bolus basal (insulin reaksi cepat setiap kali makan dan insulin reaksi lambat pada waktu tidur), Anda harus terus menggunakan insulin reaksi cepat setiap kali makan. Jika Anda menggunakan insulin basal dalam dua dosis terpisah, itu akan menjadi mudah untuk mengubah dosis pada pagi dan sore di zona waktu yang baru.

Jika diabetesi bepergian ke luar kota untuk waktu yang pendek, Anda harus terus menggunakan insulin basal pada waktu yang sama seperti biasa. Namun, jika Anda menghabiskan lebih dari satu minggu di zona waktu yang baru, akan lebih baik jika mengganti waktu injeksi menjadi ke sebelum tidur.

Jika posisi kota berada di arah yang berlawanan, durasi kerja suntikan insulin kerja lambat akan lebih pendek dari biasanya, sehingga Anda mungkin harus mengurangi dosis pertama insulin basal pada saat kedatangan. Jika Anda melewatkan jumlah insulin yang dibutuhkan, Anda dapat memperbaikinya dengan insulin kerja cepat namun dalam dosis kecil.

Kunci masalahnya, ketika diabetesi melakukan perjalanan jauh ke luar kota atau ke luar negeri, adalah sering melakukan tes darah dan seorang diabetesi pengguna insulin harus fleksibel ketika bepergian, entah ke manapun tujuannnya. Jika Anda menggunakan pompa insulin, Anda hanya perlu menyesuaikan jam tangan Anda.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya