Definisi Hiperinsulinemia

393 views

Definisi hiperinsulinemia adalah suatu kondisi pada seseorang dimana pankreas memproduksi insulin dalam jumlah banyak dan secara tidak normal untuk membantu tubuh saat menyerap glukosa dari aliran darah.

Jadi, hiperinsulinemia sangat erat hubungannya dengan resistensi insulin, yang merupakan gejala pre-diabetes dan berlanjut ke diabetes melitus tipe 2.

Jika seseorang mengalami hiperinsulinemia maka orang tersebut belum bisa divonis diabetes, karena pankreas masih dapat menghasilkan insulin dalam jumlah banyak, tetapi hyperinsulinaemia terkait dengan gejala awal diabetes. Dan, diabetes mellitus dapat terjadi pada orang dengan kondisi hiperinsulinemia kronik ( berulang ).

Mekanisme terjadinya hiperinsulinemia bersamaan waktu dengan mekanisme terjadinya resistensi insulin, dimana kondisi ini terjadi ketika otot, lemak dan hati saat hendak menyerap glukosa tidak sensitiv terhadap insulin yang dipasok , dan pankreas mengira bahwa tubuh butuh banyak insulin, sehingga pankreas memproduksi insulin dalam jumlah yang berlebihan.

Penyebab

Beberapa hal bisa menjadi penyebab hiperinsulinemia yang dapat menyebabkan resistensi insulin hingga berujung ke diabetes tipe 2, namun yang paling umum adalah kurangnya aktifitas fisik sehingga kadar gula darah setelah makan menjadi meningkat dan berlebihan.

Selain aktifitas fisik, beberapa faktor penyebab yang mendukung terjadinya hyperinsulinaemia seperti : sering makan dan minum yang mengandung gula secara berlebihan, pola makan tidak teratur, kurang tidur atau sering begadang, banyak tidur, suka ngemil, mer0kok, makan berlebihan, dan lain-lain.

Obesitas juga merupakan faktor penyebab hyperinsulinaemia, namun orang kurus juga bisa mendapat resiko tersebut jika mereka kurang olahraga atau aktifitas fisik lainnya.

Kadang, hyperinsulinaemia juga disebabkan adanya tumor pada sel penghasil insulin ( insulinoma ) dimana sel-sel tersebut juga menghasilkan insulin sehingga menambah jumlah insulin secara berlebihan dan tidak normal (nesidioblastosis). Akan tetapi, insulinoma ( tumor pankreas ) sangat jarang ditemukan dan hanya beberapa persen saja.

Gejala

Gejala hiperinsulinemia sering tidak menampakkan tanda-tanda yang jelas, sama seperti halnya dengan gejala resistensi insulin.

Namun, beberapa ciri-ciri hiperinsulinemia dapat ditemukan pada orang yang mengalami kelebihan berat badan, merasa sangat kehausan dan ingin minuman manis yang dingin, sering merasa kelaparan dan ingin makan banyak, sulit untuk konsetrasi, dan mudah mengalami kelelahan.

Dampak dan bahaya

Dampak dan bahaya hiperinsulinemia jika tidak segera diobati, kemungkinan pasien akan mengalami penyakit yang lebih serius seperti : asam urat tinggi, pengerasan arteri (artherosclerosis), obesitas, hipertensi, hingga diabetes tipe 2.

Jika Anda mendapatkan gejala dan ciri-ciri seperti diatas, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut agar bahaya yang timbul dapat segera ditangani.

Pengobatan dan pencegahan

Hiperinsulinemia dapat diobati dengan obat diabetes dari resep dokter. Namun, pengobatan tersebut akan lebih sempurna jika diimbangi dengan gaya hidup sehat. Bagaimana cara hidup sehat ? Diet yang seimbang, perbaiki gaya hidup anda, dan rajin beraktifitas fisik.

Kurangi nonton tv atau main komputer sambil ngemil. Setidaknya, olahraga 3 kali dalam seminggu meski hanya 25 – 30 menit seperti jalan sehat, renang, jogging, main gym, main treadmill, lari pagi, dan lain-lain.

Atur pola makan anda, konsumsi makanan berserat, pilih makanan yang ber indeks glikemik rendah. Sesuaikan porsi makan baik itu jumlah maupun jenis makanan. Perbanyak minum air putih, batasi minum gula atau soda biasa, batasi minum teh manis, hindari minuman yang menggunakan pengawet dan pemanis buatan, dan lain-lain.

Hiperinsulinemia pada diabetes tergantung insulin.

Pasien diabetes pengguna insulin, baik itu diabetes tipe 1 atau 2 bisa mendapatkan hiperinsulinemia jika mereka berlebihan saat menyuntikkan insulin ( overdosis insulin), sebagai akibat lupa dan menyuntikkan insulin sebanyak lebih dari satu kali dalam rentang waktu yang sama.

Resiko akibat hiperinsulinemia pada pasien diabetes adalah hipoglikemik ( gula darah turun dibawah 70 mg/dl ). Jika anda mendapatkan gejala hipoglikemik akibat hyperinsulinaemia, segera mengonsumsi tablet glukosa atau minum jus buah.

Hiperinsulinemia pada janin.

Hyperinsulinaemia bisa menyerang janin dalam kandungan dari ibu hamil yang mempunyai diabetes tak terkontrol sehingga kadar gula dalam darah ibu menjadi tinggi ( hiperglikemik ).

Keadaan kadar gula darah tinggi, akan memberikan dampak pada pankreas janin. Pankreas janin masih menghasilkan insulin, meskipun ibu tidak.

Dalam kondisi seperti ini, pankreas janin akan memproduksi insulin yang berlebihan untuk menetralisir aliran gula darah dari ibu, sehingga janin mengalami resistensi insulin dan hiperinsulinemia.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Resistensi Insulin