Ciri-Ciri Dan Gejala Diabetes Melitus Tipe 2

419 views

Gejala diabetes melitus tipe 2 muncul setelah seseorang mengalami berbagai tanda-tanda dan ciri-ciri diabetes. Namun, ciri-ciri diabetes tidak muncul secara bersamaan, akan tetapi kemunculannya bertahap yang tergantung pada kondisi dan kebiasaan calon diabetesi tipe 2 itu sendiri.

Biasanya, orang yang mengalami berbagai tanda-tanda diabetes, mereka lebih banyak tidak tahu bahwa itu adalah ciri-ciri diabetes sebagai akibat pengetahuan dan pemahaman yang minim tentang apa itu diabetes melitus.

Faktor dari kebiasaan atau gaya hidup sangat mempengaruhi perkembangan terhadap ciri-ciri diabetes, sebagai contoh, orang banyak duduk lebih cepat mengalami tanda-tanda diabetes ketimbang orang yang lebih aktif, orang yang menyukai dan sering minum produk minuman manis lebih cepat beresiko diabetes dibanding orang yang jarang minum minuman bergula.

Tanda-tanda dan gejala diabetes melitus tipe 2 hampir mirip dengan ciri-ciri pada diabetes tipe 1, hanya saja pada pasien dengan diabetes tipe 2 di tubuh mereka masih menghasilkan insulin, namun tidak cukup untuk mengatasi kenaikan gula darah.

Gejala diabetes melitus tipe 2 tahap awal

Bagaimana cara memahami ? Berikut adalah ciri-ciri diabetes tipe 2 secara umum

1. Mulut terasa kering.

Mulut terasa kering disebabkan karena ginjal butuh asupan cairan yang banyak untuk mengencerkan kelebihan gula yang akan dilarutkan bersama urin sehingga tubuh butuh cairan masuk yang lebih banyak.

Ketika pasien tidak menyediakan air untuk minum, maka badan akan mengalami dehidrasi dengan ditandai mulut kering. Untuk mengatasi kondisi ini, perbanyak minum air putih sehingga dapat mengimbangi jumlah cairan yang keluar akibat sering buang air kecil.

2. Badan merasa kelelahan

Kelelahan terjadi akibat asam lemak dan glukosa tidak bisa memasuki otot. Energi dibutuhkan pada ketika calon pasien diabetes tipe 2 melalukan aktifitas hidup.

Energi dihasilkan dari metabolisme glukosa dan asam lemak dengan bantuan insulin, proses pembentukan energi berlangsung di dalam otot.

Ketika insulin tidak bisa memasuki otot, otomatis glukosa juga tak bisa masuk ke otot juga sehingga meniadakan proses pembentukan energi. Akibatnya, pasien merasa sangat kelelahan meski hanya sedikit aktifitas. Baca: diabetes dan kelelahan

3. Merasa sangat lapar dan ingin banyak ngemil.

Kelaparan terkait dengan rasa lelah yang muncul. Ketika pasien mengalami kelelahan,otomatis otak mengirim sinyal ke perut yang mendefinisikan bahwa tubuh mengalami rasa lapar sehingga calon diabetesi tipe 2 merasa ingin makan banyak.

Tak hanya itu, kadang mereka menambah asupan cemilan dengan lebih sering untuk menutupi rasa lapar sehingga kelaparan adalah sebagai tanda bahwa mereka akan mengalami diabetes tipe 2.

4. Sulit konsentrasi dan mudah marah.

Agar lebih konsentrasi, otak butuh makanan yaitu glukosa. Karena minimnya insulin, maka glukosa sulit untuk masuk ke sel-sel otak sehingga mengalami gangguan seperti kesulitan untuk berfikir, merasa kebingungan, dan gagal fokus. Keadaan ini akan membuat calon diabetesi mudah tersinggung sehingga menjadi lekas marah.

Gejala diabetes tipe 2 parah.

Setelah pasien diabetes mengalami ciri-ciri diatas, keadaan akan semakin buruk dan lebih parah jika kadar gula darah dalam keadaan tinggi tanpa berusaha untuk mengendalikan sehingga beberapa pasien mengalami gangguan sirkulasi darah hingga kerusakan saraf. Berikut adalah ciri-ciri diabetes tipe 2 yang parah

1. Perubahan pada alat genital pria.

Jika kadar gula darah terus tinggi, maka akan terjadi perubahan pada alat genital pria sehingga mereka mengalami ejakulasi dini hingga disfungsi er3ksi.

Kondisi ini disebabkan kerusakan sistem saraf otonom yang bertugas mengontrol sirkulasi darah. Kerusakan saraf otonom terjadi akibat gula darah tinggi yang terus menerus tanpa ada upaya perbaikan.

Jika pasien bisa mengontrol gula darah, kemungkinan besar ejakulasi dini atau disfungsi er3ksi dapat dicegah untuk lebih dini.

2. Badan menjadi lebih kurus.

Glukosa adalah salah satu bahan kimia sederhana sebagai bahan dasar makanan untuk sel, energi dan untuk pertumbuhan jaringan tubuh.

Jika glukosa tidak bisa atau sangat sedikit diproses akibat tubuh kekurangan insulin, maka otot akan mengolah cadangan lemak dan protein yang ada dalam daging otot itu sendiri, dan ditambah lagi dengan hilangnya glukosa yang dibuang oleh ginjal melalui urin sehingga pasien mengalami kehilangan berat badan dan menjadi semakin lebih kurus. Baca: Alasan diabetes menyebabkan kurus

3. Infeksi kulit yang sulit sembuh.

Kadang, kulit pada alat genital wanita dan pria ditumbuhi bakteri dan jamur kandida karena ada glukosa disekitar genital yang menyebabkan infeksi genitalia.

Selain itu, gula darah tinggi akan memperlambat sirkulasi darah, yang berarti sel darah putih mengalami keterlambatan saat akan melawan infeksi.

Gula darah yang tinggi akan mengganggu bagian dari sistem kekebalan tubuh terutama sel darah putih yang diperlukan untuk melawan infeksi dan penyembuhan luka.

Proses penyembuhan luka pada diabetesi juga butuh oksigen yang larut dalam darah. Jika pasien diabetes mengalami luka di kulit, ini akan sulit diobati.

Infeksi kulit sangat sulit disembuhkan akibat pasokan oksigen yang minim, selain infeksi bakteri. Oksigen minim disebabkan karena gangguan sirkulasi darah.

4. Pandangan tidak fokus.

Biasanya, lensa mata Anda akan berubah bentuk agar anda lebih fokus terhadap objek pandang atau benda yang berada di dekat atau jauh.

Tapi ketika gula darah Anda tinggi, lensa Anda menjadi bengkak sehingga mengalami gangguan saat akan berubah bentuk untuk mencari titik fokus.

Kesimpulan :

Kadang, ciri-ciri dan gejala diabetes melitus tipe 2  sering difamiliarkan atau digambarkan dengan gejala yang muncul karena tanda-tanda dan ciri-ciri tersebut datang bersamaan dengan gejala diabetes.

Padahal, jika diamati lebih teliti, gejala diabetes itu muncul sebelum pasien mengalami ciri-ciri diabetes yang parah.

Singkatnya, ciri-ciri diabetes tipe 2 muncul setelah gejala, karena gejala diabetes tipe 2 berawal dari resistensi insulin dan hiperinsulinemia.

Sedangkan penurunan berat badan, minum dan urin berlebihan, dan lain-lain semua itu sudah memasuki tahap ciri-ciri dan bisa divonis diabetes tipe 2. Semoga bermanfaat.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Gejala Diabetes Tipe 2