Sejarah Penemuan Insulin

356 views

Dahulu, jika orang telah didiagnosis dengan penyakit diabetes melitus maka hampir tak ada pengobatan bagi penderita diabetes dan kematian dini menjadi finalnya.

Saat itu, satu-satunya pengobatan untuk diabetes adalah diet karbohidrat ekstra ketat dengan pembatasan konsumsi hanya 450 kalori per hari sehingga banyak pasien diabetes mengalami kelaparan, bahkan kondisi kelaparan tersebut menjadi sumber kematian baru bagi pasien selain akibat diabetes.

Penemuan sel beta pulau langerhans

Pada tahun 1869, seorang mahasiswa kedokteran Jerman yang bernama Paul Langerhans, menemukan bahwa dalam jaringan pankreas terdapat beberapa sel-sel yang memproduksi cairan, akan tetapi status sel-sel tersebut masih belum diketahui.

Beberapa sel-sel ini akhirnya terbukti adalah sel-sel beta yang berperan sebagai produsen insulin. Atas keberhasilannya, Dr. Paul Langerhans dinobatkan sebagai penemu pertama kali sel-sel penghasil insulin, maka sel-sel tersebut diberi nama sel-sel pulau Langerhans.

Pemberian nama insulin

Pada tahun 1889, dua peneliti dari warga negara Jerman, Oskar Minkowski dan Joseph von Mering, menemukan bahwa ketika kelenjar pankreas telah dihilangkan dari seekor anjing, maka hewan tersebut akan mengembangkan gejala diabetes dan meninggal tak lama sesudahnya.

Hal ini menyebabkan muncul pendapat baru bahwa pankreas adalah satu-satunya situs dimana cairan penting yang berperan sebagai penyebab diabetes tersebut diproduksi.

Dari peneletian mereka menyimpulkan bahwa pankreas mempunyai 2 peran penting yaitu : produsen cairan untuk pencernaan, dan cairan untuk menstabilkan gula darahKemudian, penelitian dilanjutkan untuk meneliti sel-sel beta pulau Langerhans (nama kelompok sel-sel khusus di pankreas yang ditemukan oleh Paul Langerhans) pada pasien dengan diabetes.

Pada tahun 1910, Sir Edward Albert Sharpey menemukan bahwa ada salah satu dari cairan kimia yang hilang dari pankreas pada penderita diabetes. Kemudian, dia memberi nama bahan kimia tersebut dengan nama insulin, diambil dari nama latin ” insula ” yang berarti pulau.

Dr. Banting mengungkap rahasia insulin

Pada bulan Oktober 1920 di Toronto, Kanada, Dr Frederick Grant Banting, seorang ahli bedah ortopedi memastikan ide bahwa cairan kimia yang berperan sebagai pengatur gula darah tersebut dihasilkan oleh sel-sel pulau Langerhans yang berada di pankreas.

Dalam percobaan yang dilakukan, ia meligasi saluran pankreas untuk menghentikan aliran nutrisi ke pankreas sehingga menyebabkan pankreas menyusut. Dengan demikian, akan memudahkan mengambil ekstrak pankreas meskipun belum bisa menetralisir zat racun jika ekstrak pankreas tersebut digunakan untuk manusia.

Pada awal tahun 1921 di musim panas, Dr Banting mempromosikan temuannya ke Profesor John Macleod di Universitas Toronto.

Akan tetapi, menurut Prof. Macleod bahwa temuan Dr Banting sangat meragukan. Akhirnya, dengan meyakinkan bahwa penelitian ini akan berhasil dan Prof. Macleod pun menyetujui. Kemudian, Dr Banting diberi fasilitas lengkap di laboratorium dan 70 ekor anjing diabetes dan anjing tanpa diabetes untuk percobaan.

Tak hanya itu, Dr. Banting juga diberi seorang asisten bernama Charles Herbert Best, seorang mahasiswa kedokteran. Percobaan berhasil, Dr Banting dan Best bisa mengekstrak insulin dari pankreas, dan dapat mengatasi anjing diabetes sekarat dengan diberi ekstrak pankreas ( insulin ). Namun, ekstrak insulin masih belum bisa dimurnikan dari zat racun jika digunakan manusia.

Pada akhir 1921, seorang ahli biokimia bernama Bertram Collip, bergabung dengan tim. Collip diberi tugas untuk memurnikan insulin supaya dapat digunakan untuk manusia.

Dia mulai melakukan beberapa penelitian dengan mencoba untuk menemukan dosis yang tepat dan melakukan beberapa penelitian untuk mengurangi efek dari overdosis insulin. Lalu, kapan dan pada siapa hasil uji insulin ini di tes kepada manusia ?

Uji coba insulin pertama kali

Manusia pertama kali diberikan insulin adalah Leonard Thompson, seorang pemuda berusia 14 th yang sedang sekarat akibat diabetes di rumah sakit Toronto. Sebuah keajaiban, dalam waktu kurang 24 jam, kadar glukosa berbahaya menjadi turun, dan selamatlah Thompsom dari ambang kematian.

Dr Banting menerima Nobel Kedokteran

Pada tahun 1923, Dr. Banting dan Macleod menerima Hadiah Nobel Kedokteran, mereka berbagi dengan Best dan Collip, meski sebelumnya terjadi perdebatan kecil.

Banting mengklaim bahwa yang lebih berhak mendapat tropi penghargaan adalah Charles Best, bukan Collip. Namun, Collip telah berhasil memurnikan insulin dari racun dan menentukan dosis yang tepat sehingga insulin dari hewan bisa digunakan untuk manusia.

Insulin dikenal dunia

Berita tentang penemuan insulin menyebar ke seluruh dunia seperti tsunami sehingga didengar oleh Dr. Robin Lawrence. Saat itu, beliau sedang dalam keadaan lemah akibat penyakit diabetes.

Lalu, beliau menuju rumah sakit King’s College dan mendapat 20 unit suntikan insulin pada pukul 10.00 pagi. Pada jam 16.00, beliau mengalami hipoglikemia untuk yang pertama kali.

Dr. Robin pun selamat dari kematian akibat diabetes. Kemudian, beliau bersama HG Wells pergi ke Inggris untuk mendirikan Asosiasi Diabetes, hingga sekarang disebut Diabetes UK.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Insulin