Prevalensi Diabetes Melitus Anak Di Indonesia

352 views

Diabetes melitus tipe 1 atau lebih dikenal dengan nama diabetes usia muda yang muncul pada anak-anak menjadi satu masalah besar dan serius pada akhir-akhir abad ini dan menjadi masalah kesehatan yang populer bagi WHO selama lebih dari 25 tahun belakangan.

Bukan hanya faktor keturunan yang menjadi penyebab diabetes melitus pada anak, akan tetapi juga akibat dari pola makan dan gaya hidup yang buruk juga berkaitan erat dengan kejadian tersebut.

Oleh sebab itu, perlu pengadaan program pendidikan khusus tentang diabetes melitus agar anak-anak di dunia terutama di Indonesia dapat menunda atau bahkan mencegah timbulnya diabetes melitus.

Di Indonesia, prevalensi dan angka insiden mengenai diabetes melitus anak masih belum mempunyai perhitungan secara pasti. Hal ini disebabkan karena kultur budaya yang masih rendah pada orang tua dan anak tentang pengetahuan diabetes dan gejala-gejala, sehingga mereka merasa aman-aman saja.

Selain itu, beberapa orang tua yang mempunyai anak dengan diabetes melitus enggan melaporkan keadaan mereka kepada dinas kesehatan setempat, atau merawat anak-anak mereka di rumah sakit dengan alasan faktor ekonomi.

Akan tetapi, jika menilik negara tetangga yang mempunyai kultural yang sama, seperti negara Malaysia dan Singapura, prevalensi angka insiden diabetes melitus yang terjadi di Indonesia diperkirakan ada 240 kasus diabetes dari angka 83 juta anak dari seluruh populasi per tahun. Itu pun masih banyak yang belum masuk data sebagai akibat pengetahuan yang masih minim pada orang tua dan anak-anak di Indonesia tentang diabetes melitus.

Setelah melakukan pengumpulan data dari pasien diabetes di Indonesia selama kurang lebih 2 tahun, beberapa tim kerja seperti Unit Kelompok Kerja ( UKK ) dan Ikatan Dokter Anak Indonesia, mereka berhasil mengumpulkan 674 data dari penyandang diabetes melitus tipe 1.

Angka ini diperoleh dari kerja sama dari berbagai dinas kesehatan di seluruh Indonesia, mulai dari dokter anak, endokrinologi anak, perawat edukator diabetes, Ikatan Keluarga Penyandang Diabetes melitus Anak dan Remaja ( IKADAR ), catatan medis pasien, serta partisipasi dari Educator National University Hospital Singapura dimana negara tetangga ini telah memberikan bantuan berupa data tentang beberapa anak dari Indonesia yang melakukan pengobatan diabetes di sana.

Data yang terkumpul di UKK menunjukkan bahwa diabetes melitus menyerang anak-anak di Indonesia pada usia sekitar 10 – 15 tahun, dari populasi penduduk secara total sekitar 267.556.363 ( sensus th 2010 ), dan lebih dari 83 juta jiwa adalah anak-anak sehingga memberikan kemungkinan bahwa di luar masih banyak anak-anak Indonesia yang menderita diabetes tidak terdiagnosis.

Bahkan kemungkinan banyak anak-anak Indonesia yang sudah meninggal dunia akibat penyakit diabetes melitus namun tanpa didiagnosis akibat pengetahuan yang minim dari masyarakat itu sendiri, fasilitas yang terbatas, dan masih banyak faktor-faktor lain yang memengaruhi angka prevalensi data dari anak-anak Indonesia yang menderita diabetes melitus.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya