Panduan Diet DM Tipe 1 Untuk Anak

339 views

Penting bagi orang tua untuk mengetahui jenis dan jumlah makanan yang dimakan untuk anak yang memiliki diabetes tipe 1 yang dirangkum dalam diet harian agar tingkat gula darah dan berat badan mereka dapat dikontrol dengan sempurna.

Menu diet pada anak-anak begitu khas karena tiap individu adalah berbeda pada cara penanganan dalam soal makan sehingga anda mungkin perlu berkonsultasi dengan AHLI DIET DIABETES terkait kebutuhan makan harian untuk anak-anak anda.

Pada prinsipnya, tugas orang tua dalam penatalaksanaan diet diabetes melitus anak dibagi menjadi 3 kategori yaitu menghindari kenaikan badan berlebih, mengatur diet, dan membantu anak-anak untuk menerima kenyataan bahwa dia adalah seorang diabetesi yang harus melakukan diet. Berikut adalah penjelasan ringkas terkait diet diabetes untuk anak :

1. Diet untuk menghindari kenaikan berat badan berlebih untuk anak.

Kenaikan berat badan adalah masalah baru setelah anak divonis diabetes tipe 1 yang harus menggunakan insulin. Ketika anak menjalani pengobatan dengan insulin, maka anak akan sulit untuk menjaga berat badan.

Akan tetapi, jika mengurangi takaran insulin maka anak anda akan mengalami hiperglikemia, dan jika mengurangi jumlah makanan maka anak anda akan mengalami resiko hipoglikemia.

Pada posisi yang serba sulit seperti ini, memberikan anak berupa karbohidrat tambahan dalam rangka mengontrol hipoglikemia adalah alternatif yang direkomendasikan saat anak-anak mengurangi jatah makan mereka.

Anda bisa mengunjungi ahli diet untuk menentukan jenis karbohidrat tambahan yang sesuai dengan kondisi tubuh anak dalam rangka mengontrol berat badan.

2. Mengatur diet.

Diet adalah bagian penting dari manajemen diabetes, hal ini berlaku untuk umum. Anda sangat direkomendasikan untuk menerima nasehat dari ahli gizi atau dokter ahli yang menangani kasus diabetes anak. Pada intinya, semua orang butuh makanan sehat dalam diet harian mereka.

Penekanan dalam hal ini terpatri pada 3 point, yaitu memilih makanan berkalori rendah, mengurangi lemak jenuh, dan meningkatkan sayuran dan buah.

Berikut adalah panduan ringkas dalam mengatur diet untuk diabetes anak

– Karbohidrat, disarankan memilih makanan yang berserat tinggi dan ber-indeks glikemik rendah seperti gandum, beras merah, jagung, kentang dan lain-lain.
– Mengurangi lemak, terutama lemak jenuh, lemak trans atau lemak terhidrogenasi. Lemak ini sering ditemukan pada mentega, margarin, keju, krim, dan lemak daging. Pilih susu rendah lemak atau yogurt bebas lemak. Pilihlah sumber makanan yang mengandung lemak tak jenuh rantai tunggal seperti minyak zaitun. Pilih daging tanpa lemak untuk mendapatkan protein yang cukup.
– Perbanyak makanan yang ber-Omega 3 seperti mackerel, salmon, dan sarden.
– Memasak makanan sebaiknya dikukus, dipanggang, atau dibakar. Hindari memasak makanan dengan cara digoreng.
– Meningkatkan konsumsi buah dan sayur setidaknya 5 porsi dalam sehari dengan perbandingan 3 untuk sayuran dan 2 untuk buah-buahan.
– Mengurangi konsumsi gula, bukan menghindari gula. Sebagai alternatif pengganti gula, anda bisa menambahkan sedikit gula batu pada makanan anak-anak. Gula batu bersifat aman bagi pankreas. Jika ada madu, pilihlah jenis madu mahoni. Madu mahoni adalah madu yang berasal dari perkebunan mahoni. Madu ini sangat baik untuk pasien diabetes namun gunakan dengan jumlah dan waktu yang terjadwal.
– Kurangi jumlah garam karena dapat meningkatkan tekanan darah. Tambahkan bumbu atau rempah-rempah sebagai penguat rasa, anda bisa menambahkan kayu manis dalam makanan anak.

3. Bantu anak untuk menerima kenyataan.

Kebanyakan, tiap anak mempunyai selera sendiri dalam masalah makanan. Keadaan ini sering menjadi ajang pertempuran di meja makan yang disebabkan karena anak-anak sering sulit untuk diatur saat menjalani diet, satu-satunya jalan bagi anda untuk memenangkan pertempuran adalah dengan mengendalikan situasi.

Berikut beberapa contoh sikap untuk orang tua ketika menghadapi anak-anak saat di meja makan

– Sediakan beberapa makanan di meja atau di kulkas, dan biarkan anak-anak memilih makanan yang mereka suka.
– Jangan membeda-bedakan antara makanan untuk anak-anak dan dewasa.
– Berikan penilaian yang sama pada tiap makanan sehingga makan brokoli senikmat makan es krim.
– Jangan pernah memberi hadiah jika mereka mau makan sayuran dengan menawarkan permen, es krim atau jajanan warung.
– Jangan menghibur ketika mereka sedang sedih dengan menawarkan makanan, kecuali saat mereka lapar dan anda mengetahui kondisinya.

Dengan memberikan motivasi dan kebebasan bersikap saat di meja makan, maka anak-anak akan mengerti kondisi tentang dirinya sendiri seiring bertambahnya waktu dan usia sehingga mereka akan menjalani diet diabetes harian tanpa paksaan.

Dan yang penting, anak-anak bisa menerima kenyataan bahwa dia adalah seorang diabetesi sehingga akan dapat mengelola diet secara mandiri meski jauh dari kontrol orang tua.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya