Ciri-Ciri Diabetes Pada Bayi Baru Lahir

370 views

Gejala dan ciri-ciri diabetes pada bayi baru lahir. Diabetes neonatal adalah tipe penyakit diabetes melitus tipe langka yang muncul pada bayi baru lahir akibat beberapa gen mengalami mutasi.

Diabetes neonatal atau diabetes pada bayi baru lahir ini disebabkan karena faktor keturunan dari salah satu kedua orang tua yang mengidap penyakit diabetes melitus, dimana gen ibu dengan diabetes memiliki pengaruh terhadap bayi untuk menderita diabetes neonatal sebesar 2 kali lebih kuat ketimbang ayah ( dominan autosomal ), dan biasanya pasien tidak membutuhkan insulin

Diabetes neonatal berbeda dengan diabetes tipe 1 karena bukan disebabkan gangguan autoimun ( antibodi yang dibentuk tubuh menyerang dan merusak sel-sel pulau langerhans di pankreas ).

Akan tetapi diabetes neonatal pada bayi yang baru lahir disebabkan beberapa sel pankreas mengalami mutasi genetik atau lebih dikenal sebagai diabetes monogenik.

Akibatnya, insulin yang diproduksi oleh pankreas tidak mencukupi kebutuhan saat mengkonversi glukosa menjadi energi ( resistensi insulin ) sehingga level glukosa darah menjadi tinggi ( hiperglikemia ).

Jenis diabetes pada bayi

Ada 2 tipe diabetes melitus neonatal, yaitu

1. Diabetes neonatal permanen ( Permanen Neonatal Diabetes Mellitus )

Diabetes tipe ini menyerang bayi dan bersifat permanen, seumur hidup bayi hingga dewasa mungkin membutuhkan pengobatan untuk memperpajang usia.

2. Diabetes neonatal sementara ( Transient Neonatal Diabetes Mellitus ).

Tipe diabetes pada bayi lahir ini bersifat sementara. Dan dari banyak kasus, diabetes neonatal sementara atau transient bisa sembuh dengan sendiri pada tahun pertama atau diobati dengan glibenklamid (GB)

Namun, diabetes neonatal transient akan kembali lagi menyerang ketika bayi sudah menginjak masa remaja, jika mereka tidak bisa meningkatkan pola makan dan gaya hidup yang benar.

Untuk menentukan jenis diabetes melitus yang muncul pada bayi tersebut, diperlukan tes genetik sehingga dokter bisa memilih jenis pengobatan yang sesuai dengan tipe penyakit.

Ciri-ciri diabetes pada bayi

Ciri-ciri dan gejala diabetes pada bayi baru lahir hampir sama dengan tipe penyakit diabetes melitus pada umumnya, yaitu rasa haus yang berlebihan, perkembangan tubuh bayi tidak normal dan lambat ( kurus dan pucat ), terdapat keton dalam urine, dan frekuensi buang air kecil berlebihan. Biasanya, ciri-ciri dan gejala ini muncul pada usia bayi sekitar 4 – 6 minggu dan didiagnosis dengan diabetes neonatal awal.

Baca: Ciri-ciri diabetes

Cara deteksi diabetes bayi

Jika anak anda mengalami beberapa ciri-ciri dan gejala seperti diatas, sebaiknya anda segera melakukan tes urine bayi anda dengan alat tes seperti ketur tes atau ketostix.

Ketur tes atau ketostix berfungsi untuk mendeteksi adanya keton di dalam urine bayi. Biasanya, bayi akan mengeluarkan urine secara refleks saat dia tidak berpakaian.

Atau, anda juga bisa mengambil sampel urine dengan menekan alat tes keton pada popok bayi. Akan tetapi, tes keton akan lebih akurat jika bayi anda berpuasa lebih dulu.

Dalam kondisi puasa, tubuh bayi akan lebih cepat merubah sumber energi dari karbohidrat menjadi lemak yang merupakan sumber keton. Jika terdapat sedikit keton dalam urine bayi, anda bisa sedikit lebih tenang.

Akan tetapi, jika bayi belum sembuh dari gejala-gejala yang muncul dan keton masih ada dalam urine, segera periksakan kondisi bayi ke dokter ahli diabetes untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Bahaya diabetes pada bayi jika tak diobati

Jika bayi hiperglikemia secara berkelanjutan tanpa diobati secara intensif, maka dampak dan bahaya menjadi lebih serius.

Beberapa bahaya yang timbul akibat diabetes pada bayi baru lahir ini adalah seperti dehidrasi, lemah otot, epilepsi, ketoasidosis, bahkan hingga kematian prematur ( dini ).

Selain itu, dampak yang muncul akibat diabetes neonatal adalah keterlambatan perkembangan tubuh dan otak sehingga menurunkan kemampuan bayi dalam belajar.

Oleh sebab itu, penanganan dan pengobatan diabetes neonatal dilakukan lebih serius untuk menghindari komplikasi lebih lanjut.

Pengobatan

Pengobatan diabetes bayi lahir tergantung dari jenis diabetes itu sendiri. Jika diabetes yang bersifat sementara, bayi bisa diobati dengan glibenklamid (GB) yang tersedia dalam bentuk cair dan bisa ditambahkan dalam makanan bayi.

Glibenklamid adalah obat khusus yang bertugas memancing sel pankreas untuk memproduksi insulin. Jika GB tidak mencukupi, maka bayi mungkin perlu mendapatkan suntikan insulin.

Namun dari beberapa kejadian, hanya sekitar 50% bayi dengan diabetes neonatal tersebut tidak membutuhkan insulin.Pada banyak kasus terkait penyakit diabetes melitus anak, diabetes neonatal akan sembuh dengan sendiri pada tahun pertama dengan pengobatan GB dan insulin.

Namun, pada kasus yang lain, diabetes neonatal juga butuh pengobatan dengan GB dan insulin dalam jangka panjang, terutama pada diabetes neonatal yang bersifat permanen.

Selain itu, pengobatan diabetes neonatal perlu diimbangi dengan diet agar penyembuhan menjadi optimal seperti diet rendah kalori, membatasi garam, menghindari lemak jenuh, memilih susu bebas lemak, mengonsumsi omega 3, membatasi konsumsi gula dan lain-lain.

Penting bagi ibu selama menyusui untuk melakukan diet bumil agar pengobatan diabetes neonatal pada bayi dapat berjalan sesuai rencana. Kunjungi dokter untuk mendapatkan informasi lengkap tentang pengobatan dan diet tersesuai.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Diabetes Anak #Gejala Diabetes