Bahaya Komplikasi DM Tipe 1 Pada Anak

343 views

Bahaya Diabetes Pada Anak. Dampak diabetes bagi anak-anak bisa serius dan sangat mengkhawatirkan orang tua sehingga menjadi suatu patok keberhasilan orang tua ketika mereka bisa menyelamatkan anak-anak mereka yang memiliki diabetes tipe 1 dari bahaya komplikasi yang berujung pada cacat tetap hingga kematian prematur/dini.

Diabetes anak membutuhkan penanganan yang serius dari kerjasama antara orang tua dan dinas kesehatan setempat agar bahaya komplikasi bisa dicegah sejak anak didiagnosis awal dan positif terkait penyakit diabetes melitus.

Hal yang penting bagi orang tua untuk mencegah bahaya tersebut adalah mengontrol diabetes dengan menjaga kadar glukosa darah secara ketat dan memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi pada anak.

Dokter akan senantiasa mengikuti perkembangan kesehatan anak jika orang tua sering berkunjung dan melaporkan setiap perubahan yang terjadi.

Dibawah ini adalah 10 bahaya yang mengancam anak-anak yang mengidap diabetes tipe 1

1. Berat badan berlebih

Beberapa anak penyandang diabetes mengalami berat badan berlebih jika asupan energi melebihi keluaran dimana kelebihan energi tersebut disimpan sebagai lemak tubuh.

Meskipun resiko kelebihan berat badan juga mempengaruhi anak tanpa diabetes, akan tetapi faktor resikonya lebih kecil ketimbang anak diabetes.

Bahaya dari kelebihan berat badan akibat diabetes adalah anak-anak memiliki resiko tinggi dengan penyakit jantung jika tidak diobati sejak dini. Pengobatan ini dilakukan dengan mengimplementasikan diet rendah kalori dan hidup lebih aktif.

Baca: Tips Mencegah Obesitas Anak-Anak

2. Ketoasidosis.

Jika anak diabetes mengalami hiperglikemia secara terus-menerus maka mereka bisa mengalami resiko ketoasidosis. Diabetik Ketoasidosis disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan insulin sehingga mengakibatkan lemak tubuh digunakan untuk membentuk keton.

Keton ini akan menyebabkan darah menjadi asam sehingga dapat meracuni otak. Ciri-ciri anak mengalami ketoasidosis adalah : adanya keton dalam urin, muntah, sering mengantuk, sesak nafas, dan nafas seperti bau aseton.

Komplikasi ketoasidosis ini sangat berbahaya bagi anak diabetes dan dapat mengakibatkan koma diabetik hingga kematian prematur, jika tidak segera dilakukan pengobatan.

3. Katarak

Katarak mata biasanya timbul pada orang tua, akan tetapi katarak juga dapat menimpa anak-anakyang memiliki diabetes. Diabetes Katarak yang menyerang anak-anak diabetes sering disebut dengan badai salju katarak, karena tampilan seperti salju jika dilihat melalui ophthalmoskop. Komplikasi katarak ini bisa dihilangkan meskipun penglihatan anak tidak bisa normal seperti semula.

4. Nekrobiosis

Nekrobiosis atau necrobiosis lipoidica diabeticorum adalah sebuah perubahan pada kulit akibat diabetes namun noninfektif. Nekrobiosis disebabkan karena kontrol diabetes yang rendah. Biasanya, nekrobiosis akan hilang seiring berjalannya waktu jika anak-anak diabetes bisa mengendalikan gula darah, meski meninggalkan jejak seperti parut.

5. Kandidiasis genitalia ( thrush )

Kandidiasis genitalia adalah penyakit pada area g3nital ( pruritus vulvae ) sebagai akibat infeksi jamur atau candida. Penyakit ini disebabkan kontrol gula darah yang buruk sehingga urin mengandung glukosa yang mengakibatkan tumbuhnya jamur.

Salep fungisida bisa dijadikan obat untuk mengurangi infeksi dan rasa gatal akibat kandidiasis genitalia. Namun, pengobatan akan menjadi lebih sempurna jika anak-anak bisa mengontrol gula darah hingga urine mereka tidak mengandung glukosa lagi.

6. Gagal ginjal.

Bahaya komplikasi gagal ginjal pada anak-anak diabetes disebabkan kontrol gula darah yang buruk sehingga ada jumlah besar glukosa dalam urine yang bisa mengakibatkan infeksi pada kandung kemih hingga ke ginjal.

Untuk mengetahui adanya infeksi, sebaiknya anak-anak diabetes melakukan tes urin untuk mengetahui ada dan tidaknya albumin dalam urine ( tes mikroalbuminuria ). Jika anak mengalami gagal ginjal, kemungkinan ada 2 penyembuhan yaitu dengan dialisis ( cuci ginjal ) atau transplantasi ( cangkok ginjal ).

7. Epilepsi

Jika anak-anak mengalami hipoglikemia berat yang mengakibatkan hilang kesadaran selama berjam-jam dan mereka sering mengalami kondisi ini berulang-ulang, maka mereka bisa beresiko dengan epilepsi.

Hipoglikemia berat bisa terjadi akibat penggunaan insulin yang berlebihan, atau melakukan olahraga berat sehingga tenaga terkuras. Kadang, faktor stress bisa mempengaruhi anak-anak sehingga mereka sering terlambat makan.

8. Rambut rontok

Kerontokkan rambut pada anak-anak diabetes terjadi akibat mereka mengalami beberapa komplikasi, diantaranya

– Ketoasidosis.

Kondisi ini dapat menyebabkan kerontokan rambut dan akan tumbuh setelah beberapa bulan kemudian.

– Kurangnya hormon tiroid.

Minimnya hormon tiroid pada anak anak diabetes bisa mengakibatkan kerontokan rambut dan sering bersamaan dengan gejala lain semisal kenaikan berat badan, perlambatan mental dan ketidakmampuan untuk menjaga suhu tubuh untuk tetap hangat. Gejala-gejala tersebut bisa diobati dengan mengonsumsi tablet tiroid dan kontrol diabetes yang ketat.

9. Pilek

Kebanyakan, anak-anak diabetes diserang pilek yang tak segera sembuh. Kondisi ini disebabkan karena infeksi akibat kadar gula darah yang tinggi sehingga keton dalam darah menjadi tinggi juga dan anak harus sering masuk rumah sakit untuk mendapatkan infus. Jika anak sering mengalami infeksi, biasanya mereka terkena diabetes brittle.

Suntikan insulin dengan dosis tertentu biasanya akan segera menormalkan gula darah anak anda. Kunjungi dokter untuk menentukan jumlah dosis insulin yang dibutuhkan.

10. Koma diabetik dan koma insulin

Keadaan anak yang terlalu hiperglikemia atau mengalami hipoglikemia secara ekstrem dan berulang akan menyebabkan pingsan ( ketidaksadaran ) hingga koma. Ada 2 keadaan koma, yaitu

Koma diabetik, adalah jika anak-anak mengalami gula darah yang tinggi atau hiperglikemia secara ekstrem dan berulang-ulang sehingga menyebabkan pingsan hingga koma.
Koma insulin, adalah keadaan pingsan hingga koma pada anak-anak diabetes jika mereka sering mengalami hipoglikemia secara ekstrem dan berulang-ulang

Koma diabetik dan koma insulin bisa membahayakan jiwa anak-anak diabetes jika tidak segera dilakukan pengobatan.

Sebenarnya, masih banyak bahaya akibat komplikasi diabetes yang bakal dialami anak-anak jika orang tua tidak atau kurang pemahaman tentang diabetes sehingga ada pendapat yang mengatakan bahwa diabetes yang menyerang anak-anak itu lebih berbahaya dibanding dengan diabetes yang menyerang orang dewasa.

Oleh sebab itu, memeriksakan kondisi anak sejak dini ke rumah sakit atau dokter ahli yang terdekat di kota anda adalah solusi terbaik. Yang jelas, bahaya diabetes yang kemungkinan timbul pada tubuh anak-anak bisa dicegah dengan kontrol gula darah yang ketat, diet yang sesuai atau seimbang, dan perbaikan pola hidup

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Diabetes Anak #Komplikasi Diabetes #Komplikasi Diabetes Tipe 1