Diabetes Bisa Menyebabkan Gagal Jantung

362 views

Komplikasi Diabetes Pada Jantung. Apa hubungan diabetes dan penyakit jantung? Bagaimana diabetes bisa menyebabkan gagal jantung? Risiko penyakit jantung akibat komplikasi diabetes melitus tipe 1 dan 2 disebabkan karena tingkat gula darah yang tinggi ( hiperglikemia ) sehingga menyebabkan aliran darah tidak lancar.

Akibatnya, otot jantung kekurangan asupan nutrisi dan oksigen sehingga menghambat aksi jantung dalam memompa darah.Kondisi ini akan merusak beberapa saraf dan pembuluh darah yang kemudian akan mengakibatkan komplikasi diabetes pada jantung hingga stroke.

Kedua penyakit ini menjadi penyebab utama kematian pada penderita diabetes.

Hubungan diabetes dan penyakit jantung

Orang dengan diabetes lebih berisiko menderita serangan dan gagal jantung. Ketika serangan jantung datang, itu akan ditentukan tingginya kandungan gula dalam darah dan berat badan.

Potensi gagal jantung pada diabetesi dapat terjadi 2 kali apabila penderita diabetes telah mengalami serangan jantung untuk yang pertamakali.

Orang tanpa diabetes juga beresiko dengan serangan penyakit jantung, namun serangan jantung pada orang dengan diabetes melitus adalah lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tanpa diabetes.

Hal ini disebabkan gula darah tinggi yang tidak terkendali dan menumpuk sehingga membuka kesempatan pada penyumbatan dan pengerasan arteri (aterosklerosis) pada diabetesi yang mengakibatkan resiko tingkat kematian menjadi lebih tinggi ketimbang mereka yang tanpa diabetes.

Para peneliti menemukan bahwa penyakit jantung akibat diabetes terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah utama – macroangeopathy. Jika penyumbatan terjadi di pembuluh darah yang kecil – microangeopathy –  maka penderita akan mengalami gejala seperti rasa sakit dan kesemutan pada tungkai tubuh.

Cara mencegah gagal jantung pada diabetes

Kontrol yang baik dari diabetes dapat menunda dan bahkan mencegah gagal jantung pada diabetes.

Penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan peningkatan kolesterol pada pasien dengan diabetes tipe 1 dan 2 terjadi peningkatan hingga lima kali lebih sering daripada orang tanpa diabetes.

Faktor risiko untuk gagal jantung pada diabetes merupakan penyebab penting kematian dini, terutama pada pasien dengan diabetes tipe 1.

Saat ini, ada target yang direkomendasikan untuk pencegahan penyakit jantung akibat diabetes yaitu dengan kontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Tingkat HbA1C harus di 6,5% -7%; kolesterol total harus kurang dari 4.0 dan LDL kurang dari 2,0 mmol / liter; dan tekanan darah tidak melebihi 140/80.

Namun, jika Anda memiliki albuminuria atau proteinuria, nilai tekanan darah harus kurang dari 135/75.

Jika anda dengan diabetes melitus sering menggunakan r0kok maka resiko peredaran darah yang buruk akan meningkat secara cepat. Berhentilah mer0kok, kendalikan gula darah, tingkatkan aktifitas harian, dan tingkatkan olahraga secara terjadwal. Semua ini akan mendukung perbaikan peredaran darah anda.

Jika masalah anda lebih buruk, kunjungi dokter yang lebih rutin. Dokter akan merujuk anda kepada ahli bedah pembuluh darah untuk melihat kemungkinan penyembuhan kasus ini.

Gambaran penanganan, ahli bedah akan menyisipkan sebuah tabung dengan balon kecil ke dalam arteri ( angioplasti ) atau dengan operasi untuk memotong sumbatan.

Hubungan diabetes dengan angina

Apa itu angina ? Angina merupakan salah satu dari gangguan jantung yang disebabkan ketika pasokan darah ke jantung tidak memadai karena penyempitan pembuluh darah (arteri koroner).

Angina dapat berpotensi gagal jantung pada diabetesi. Resiko angina tidak hanya terbatas pada orang-orang dengan komplikasi diabetes, tetapi juga terjadi pada orang tanpa diabetes yang mengalami gangguan sirkulasi darah.

Angina biasanya disebabkan oleh aktivitas fisik karena pada saat itu membutuhkan aliran darah yang cukup besar untuk jantung. AKan tetapi, jika penyempitan arteri adalah sudah sangat parah , serangan angina dapat terjadi ketika Anda tidak sedang aktif.

Kadang-kadang, perbaikan sirkulasi darah koroner dapat dilakukan dengan memasukkan tabung kecil yang disebut stent atau operasi untuk memotong sumbatan.

Kardiolog ( ahli spesialis jantung ) akan melakukan berbagai tes, termasuk Anda harus berjalan di atas treadmill kemudian dokter akan merekam detak jantung Anda.

Ahli kesehatan juga akan menyuntikkan pewarna ke dalam arteri koroner untuk mengidentifikasi lokasi sumbatan. Tindakan ini biasanya dilakukan dengan memasukkan tabung ke daerah pangkal kaki atas dengan menggunakan anestesi lokal.

Jika kecil kemungkinan untuk memperbaiki sumbatan, ada beberapa perawatan yang tersedia untuk memperlebar arteri koroner dan mencegah pembekuan darah. Informasi lebih lanjut tentang angina dan penyakit jantung akibat diabetes, Anda bisa dapatkan dan meminta penjelasan lebih detail pada ahli yang merawat diabetes Anda.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Gagal Jantung #Komplikasi Diabetes