Komplikasi Diabetes Pada Kaki Dan Ciri-Cirinya

397 views

Komplikasi Diabetes Pada Kaki. Dampak diabetes pada kaki terjadi akibat kerusakan saraf ( diabetes neuropati ) sehingga pasien mengalami sirkulasi darah yang buruk pada kaki.

Ciri ciri kaki diabetes termasuk diantaranya adalah penurunan indera perasa terhadap sentuhan, peningkatan risiko cedera, dan peningkatan resiko ulserasi. Jika Anda dapat mengontrol dan merawat diabetes dengan baik maka risiko penyakit lain sama saja dengan orang tanpa diabetes.

Jika Anda telah didiagnosis dan memiliki kerusakan saraf atau sirkulasi yang buruk akibat komplikasi diabetes, Anda harus melindungi kaki dengan memeriksa kaki Anda setiap hari, memotong kuku dengan benar, dan menghindari ukuran sepatu yang terlalu sempit atau kurang pas untuk menghindari infeksi.

Selain itu, Anda harus memiliki akses ke ahli penyakit kaki yang akan memeriksa kaki Anda dan memberikan jawaban lengkap semua pertanyaan Anda tentang semua hal terkait penyakit diabetes melitus.

Kaki diabetik adalah masalah serius dan memiliki dampak buruk yaitu amputasi. Kasus dan penjelasan berikut mungkin bisa membantu Anda untuk mendapatkan sedikit informasi tentang beberapa infeksi di kaki diabetik.

Bagaimana diabetes mempengaruhi kaki? 

Diabetes mempengaruhi kaki dengan dua cara utama yang spesifik, yaitu:

1. Cara pertama, komplikasi diabetes pada kaki diabetik terjadi karena berkurangnya pasokan darah sebagai akibat dari penebalan pembuluh arteri, orang-orang sering menamakan “pengerasan arteri,” atau aterosklerosis.

Penebalan pembuluh arteri ini mengakibatkan sirkulasi yang buruk dan kaki dingin (bahkan dalam cuaca hangat) serta kram betis saat berjalan (klaudikasio intermiten).

Kondisi buruk ini tidak terbatas pada orang-orang dengan diabetes saja, tetapi terjadi juga pada orang tua, terutama per0kok. Kombinasi mer0kok dan diabetes akan memberikan dampak sangat bahaya dan pada kasus yang berat dari komplikasi kaki diabetik bisa berkembang menjadi gangren.

2. Cara kedua, diabetes mempengaruhi kaki melalui kerusakan saraf (neuropati) yang mengurangi rasa sakit (mati rasa) dan menurunkan kesadaran pada temperatur yang ekstrem.

Jika kaki Anda tidak sensitif atau mati rasa, kaki akan mudah rusak tanpa Anda menyadarinya, misalnya, Anda tidak sadar menggunakan sepatu atau sandal yang kurang pas, atau kaki anda mengalami gesekan dengan benda keras yang mengakibatkan luka tanpa Anda menyadari.

Diabetik Neuropati atau kerusakan saraf pada kaki diabetik bisa sangat sulit untuk dideteksi kecuali kaki diperiksa oleh ahli penyakit kaki.

Sekali dalam setahun, para petugas kesehatan akan membantu mengelola diabetes Anda untuk mencari tanda-tanda penurunan suplai darah atau kerusakan saraf akibat komplikasi diabetes. Mereka akan memberitahu Anda jika ada bukti bahwa diabetes telah mempengaruhi kaki sehingga Anda akan lebih waspada terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kejadian infeksi tanpa sadar.

Ciri-ciri kaki diabetes

Berikut adalah ciri-ciri kaki diabetes dan beberapa dampak diabetes pada kaki, antara lain

1. Kaki hitam – gangren

Gangren terjadi karena kematian jaringan dalam tubuh. Gangren dapat terjadi pada setiap bagian tubuh mana pun, tetapi gangren lebih khusus mengena pada jari tangan dan kaki.

Gangren terjadi pada orang dengan sirkulasi darah di kaki atau tangan yang buruk. Pasien dengan diabetes beresiko gangren jika kurangnya pasokan darah di kaki atau lengan.

Selain itu, gangren itu juga disebabkan oleh perilaku mer0kok yang merupakan penyebab utama terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah. Kombinasi perilaku mer0kok dan diabetes membuat risiko gangren muncul lebih dari dua kali lipat dibanding dengan tanpa mer0kok.

Ada bentuk lain dari penyebab gangren yaitu infeksi dan lebih umum terjadi pada pasien dengan diabetes. Kaki gangren jenis ini biasanya mempengaruhi orang-orang yang tidak memiliki sensasi rasa (mati rasa) sebagai akibat dari neuropati diabetes dan dapat terjadi meskipun pasokan darah masih kondisi baik atau normal.

Setiap infeksi pada kulit kaki, Anda harus menanggapi dengan serius dan segera melakukan pengobatan. Jika Anda ragu tentang segala sesuatu yang harus dilakukan pada kaki Anda, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda tentang komplikasi pada kaki diabetik dan gangren.

2. Kaki bengkak – kaki Charcot

Kaki Charcot atau karkot adalah pembengkakan kaki yang disebabkan oleh kerusakan saraf (neuropati). Pembengkakan kaki biasanya terjadi pada malam hari, tetapi tidak secara langsung berhubungan dengan diabetes komplikasi pada kaki. Namun, ada beberapa kemungkinan disebabkan oleh diabetes melitus dan sebagian dapat disembuhkan melalui perawatan dan kontrol diabetes yang baik

Ciri-ciri: kaki akan terasa sakit dan hangat saat disentuh dan nampak seperti pergelangan kaki yang terkilir. Jika kaki charcot tidak segera diobati maka akan berubah bentuk dan meningkatkan risiko ulkus atau bengkak bernanah di masa kemudian.

Pengobatan “Charcot foot” adalah dengan menahan gerakan atau tidak menggerakkan kaki. Kaki diberi gips untuk menghentikan perubahan bentuk. Kadang-kadang, penggunaan tablet osteoporosis dapat membantu dan dapat diresepkan untuk memperkuat tulang.

Proses perawatan kaki Charcot dapat memakan waktu hingga beberapa bulan sampai kaki tersebut menjadi stabil kembali.

3. Borok di kaki – ulkus kaki

Borok atau ulkus kaki pada pasien diabetes biasanya disebabkan oleh sensitivitas yang berkurang atau mati rasa karena kerusakan saraf (neuropati). Anda perlu memeriksa kaki secara teratur untuk menghindari cedera atau luka akibat sensitivitas yang menurun. Kemungkinan, Anda juga perlu sepatu khusus untuk diabetes dalam rangka menghindari infeksi tanpa sadar yang kemungkinan terjadi

Selain itu, pengobatan ulkus kaki adalah dengan menggunakan gips yang mudah dilepas, seperti yang digunakan dalam pengobatan patah tulang. Gips terbuat dari bahan SCOTCHCAST yang memberikan perlindungan maksimal kepada kaki ulserasi dan menghindari kemungkinan terjadi infeksi

Mintalah saran kepada podiatris dan Anda harus memeriksa hal ini kepada dokter spesialis kaki untuk mengetahui hal-hal yang terjadi sehingga Anda bisa mendapatkan beberapa informasi yang terkait dengan kaki diabetik.

Artikel Diabetes Melitus Lainnya

Tags: #Kaki Diabetes #Komplikasi Diabetes